Radar TNI AD

Radar TNI AL

Radar TNI AU

Radar Terbaru

Angkatan Laut Malaysia Lihat Fasilitas PT PAL Indonesia

Program Pertukaran Perwira pada TNI Angkatan Laut untuk berkolaborasi baik untuk operasional maupun taktikal terus ditingkatkan. Memiliki kesamaan demografis, Para Perwira AL Malaysia yang mengikuti program pertukaran ini melihat kemampuan AL Indonesia, juga Industri Strategis yang mendukung kebutuhan tersebut, salah satunya PT PAL Indonesia (Persero).
PT PAL Indonesia
PT PAL Indonesia 
Sebagai Industri Strategis memenuhi kebutuhan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) Matra Laut, penguasaan teknologi menjadi satu upaya untuk menghasilkan produk yang tepat mutu dan tepat guna. Program Pertukaran periwra AL mengunjungi PT PAL Indonesia melihat kemampuan dan kapabilitas yang dimiliki.
Diterima langsung Kepala Humas, Bayu Witjaksono dan Kepala Biro Protokol Siwi Lailatul, para delegasi AL ini banyak terkagum dengan fasilitas yang dimiliki. Dalam diskusi yang terjadi, banyak pertanyaan terkait kapasitas dan kapabilitas PT PAL Indonesia (Persero) dalam memenuhi Kebutuhan Pokok.
Sumber : https://www.instagram.com

Trump Sambut Keinginan Brasil untuk Jadi Anggota NATO

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuka kemungkinan Brasil bisa menjadi anggota NATO. Hal itu dia sampaikan saat menjamu Presiden sayap kanan Brasil, Jair Bolsonaro, di Gedung Putih.
Brasil - Amerika
Brasil - Amerika 
"Saya berniat menunjuk Brasil sebagai sekutu utama non-NATO atau bahkan mungkin, jika Anda mulai memikirkannya, mungkin sekutu NATO," kata Trump, kepada wartawan di Rose Garden, seperti dilaporkan AFP, Rabu (20/3/2019).
"Saya harus berbicara dengan banyak orang, tetapi mungkin sekutu NATO, yang akan sangat memajukan keamanan dan kerja sama antara negara-negara kita."
Saat ditanya apakah Brasil harus diberikan hak istimewa NATO, Trump menjawab, "Kami melihat hal itu sangat kuat. Kami sangat condong melakukan itu."
"Hubungan yang kami miliki sekarang dengan Brasil tidak pernah sebaik ini," tambah Trump.
"Saya pikir ada banyak permusuhan dengan presiden lain. Tapi tidak ada permusuhan dengan saya. Dan kita akan melihat hal itu sangat, sangat kuat, dalam hal apakah itu (soal) NATO atau ada hubungannya dengan sekutu."
Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO), yang merayakan 70 tahun sejak didirikan pada April, bulan lalu membuka jalan bagi Makedonia untuk menjadi anggota ke-30.
Trump sendiri tidak henti-hentinya mengecam anggota NATO di Eropa. Trump menuduh negara-negara NATO mengambil keuntungan dari perlindungan yang ditawarkan oleh militer AS, sementara mereka tidak mengeluarkan budget lebih untuk pasukan bersenjata mereka sendiri.
Sebelum menjabat, Trump menyebut NATO "kuno" dan segera setelah pertemuan puncak NATO Juli lalu.(Nathania Riris Michico)

Rusia Tak Bersedia Hancurkan Rudal 9M729 yang Diprotes AS

Rusia tidak sudi menghancurkan Novator 9M729, rudal jarak menengah yang bisa membawa hulu ledak nuklir. Senjata ini diprotes Amerika Serikat (AS), yang dianggap melanggar Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) era Perang Dingin.
Novator 9M729
Novator 9M729  
Penolakan Moskow untuk menghancurkan senjata itu disampaikan Kementerian Luar Negeri setempat hari Selasa.
Pemerintah AS pada bulan lalu mengatakan bahwa pihaknya akan menarik diri dari Perjanjian INF dalam tempo enam bulan kecuali Moskow mengakhiri apa yang dikatakan Washington sebagai pelanggaran pakta tahun 1987 tersebut.
Rusia membantah melanggar perjanjian itu dan menuduh balik AS-lah yang melanggar perjanjian pencegah perang nuklir tersebut. Sebagai respons atas keputusan AS, Rusia juga mengumumkan penangguhan perjanjian itu.
"Kami tidak dapat menghancurkan kompleks (rudal) 9M729, yang telah dinyatakan Washington melanggar perjanjian tanpa alasan apa pun," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan di situs webnya, seperti dikutip Reuters, Rabu (20/3/2019).
Rudal Novator 9M729 oleh NATO dinamai sebagai SSC-8.
Dalam sebuah komentar sebelum Forum Perlucutan Senjata Jenewa, kementerian itu mengatakan usulan Rusia untuk mempertahankan Perjanjian INF 1987 tetap berlaku. "Tapi kita tidak akan mengetuk pintu yang tertutup," kata kementerian tersebut.
Pentagon pada minggu lalu mengumumkan bahwa AS akan memulai produksi awal suku cadang untuk sistem rudal jelajah yang diluncurkan di darat. Sistem rudal itu adalah senjata dilarang Perjanjian INF.(Muhaimin)

Taiwan Inginkan 100 MBT M1A2X dari AS untuk Alasan Imbangi China

Taiwan telah mengajukan kemungkinan pembelian lebih dari 100 MBT (main battle tank) M1A2X kepada Amerika Serikat.
Penjualan peralatan militer AS ke Taiwan yang diklaim China sebagai wilayahnya, telah menjadi gangguan dalam hubungan antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu.
MBT M1A2X
MBT M1A2X 
Menurut laporan media, Taiwan meningkatkan permintaannya untuk instrumen pertahanan buatan AS tahun ini, termasuk jet tempur dan tank.
Seorang pejabat militer mengatakan, AS akan mengumumkan penjualan tank tempur M1A2X ke Taiwan dalam tiga bulan ke depan.
Washington mengatakan akan membuat keputusan terkait tank dalam 120 hari dari tanggal aplikasi.
M1A2X adalah konfigurasi khusus dari M1A2C, varian terbaru dari MBT Abrams yang sedang diproduksi.
Versi ini memperbaiki banyak masalah terkait ruang, berat, dan tenaga yang diketahui selama Operation Iraqi Freedom dan akan menjadi varian dasar untuk semua peningkatan bertahap di masa depan.
Selain peningkatan kemampuan bertahan, M1A2C Abrams dapat meneriman teknologi matang yang dianggap relevan oleh Angkatan Darat secara operasional.
Perbaikan fokus pada peningkatan margin daya listrik, Vehicle Health Management Systems, perlindungan alat peledak improvisasi terpadu yang terintegrasi, auxiliary power unit baru, pelatihan tertanam dan data link amunisi.
Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan berencana mengakuisisi MBT Abrams untuk menggantikan tank M60A3 Patton dan CM-11 Brave Tiger.
Setelah upaya Taiwan sebelumnya untuk membeli MBT M1 Abrams tahun 2017 gagal, negara tersebut telah merencanakan untuk meningkatkan armada sebanyak 400 tank M60A3.
Selain T60 M60A3, Taiwan juga memiliki sekitar 400 CM-11 yang memiliki sasis M60 hybrid dan dilengkapi menara meriam dari M48 Patton yang lebih tua namun memiliki sistem penembakan milik Abrams.
Pemerintah Taiwan akan membeli tank untuk melengkapi dua batalion lapis baja, termasuk pelatihan awak benih dan pasokan suku cadang selama lima tahun.
Saat ini Angkatan Bersenjata Taiwan sangat membutuhkan untuk memperbarui armada tank tempur, yang terdiri dari tank usang M60A3 Patton dan CM-11 Brave Tiger.
Menurut ahli, Taiwan butuh lebih dari 500 tank baru untuk mengimbangi kekuatan angkatan bersenjata China.
Negara ini juga mengajukan permintaan untuk penjualan 66 pesawat tempur F-16V Block 70/72 dari AS dengan perkiraan nilainya 13 miliar dolar AS.
Berdasarkan pembicaraan, satu F-16V Block 70/72 dihargai sekitar 70-90 juta dolar.
Dalam beberapa pekan terakhir, Taiwan diberitakan meningkatkan permintaan atas alat pertahanan dari AS. (Beny Adrian)

Tegang dengan Pakistan, India Kerahkan Kapal Induk

Angkatan Laut India telah mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengerahkan kapal selam nuklir, kelompok tempur kapal induk dan puluhan kapal angkatan laut lainnya ke Laut Arab Utara. Pengerahan puluhan kapal itu berlangsung di tengah ketegangan dengan Pakistan yang sedang memanas.
INS Vikramaditya
INS Vikramaditya 
Pengerahan puluhan kapal militer itu untuk latihan perang skala besar di lepas pantai India di Laut Arab Utara.
Ketegangan kedua negara bersenjata nuklir itu dipicu serangan bom bunuh diri terhadap konvoi polisi paramiliter India wilayah Kashmir pada 14 Februari 2019. Serangan tersebut menewaskan lebih dari 40 polisi paramiliter dan memicu aksi saling serang kedua negara.
Angkatan Laut India mengatakan serangan pada Februari lalu telah mendorong Angkatan Laut untuk dengan cepat memindahkan kapal-kapalnya ke penyebaran operasional. Pengerahan puluhan kapal itu dimulai sejak hari Minggu.
"Pengerahan itu terdiri dari kapal selam nuklir, kelompok kapal induk INS Vikramaditya dan sejumlah kapal, kapal selam, dan pesawat terbang," bunyi pernyataan Angkatan Laut India, dikutip Bloomberg, Selasa (19/3/2019).
Pernyataan itu juga mencakup rincian tentang mobilisasi militer India setelah serangan teroris. "Sekitar 60 kapal angkatan laut, 12 kapal penjaga pantai dan 60 pesawat terlibat dalam latihan perang TROPEX," lanjut pernyataan itu.
Serangan di Kashmir mendorong India untuk meluncurkan serangan udara terhadap kamp pelatihan di Pakistan milik Jaish-e-Mohammed, sebuah kelompok yang berbasis di Pakistan yang mengklaim serangan bom bunuh diri di Kashmir.
Dalam serangan mendadak yang terpisah, Islamabad mengirim jet tempur untuk menyerang sasaran di India dan menembak jatuh sebuah pesawat Angkatan Udara India di wilayah Kashmir yang dikontrol Pakistan. Seorang pilot India ditangkap, tetapi kemudian dilepaskan lagi.
Abhijit Singh, mantan perwira Angkatan Laut India dan peneliti senior di kelompok think tank Observer Research Foundation di New Delhi mengatakan India mengikuti prosedur operasi standar dan tidak melakukan sesuatu yang luar biasa dengan memobilisasi kapalnya.
"(Yang) sedang dibuat, Angkatan Laut India berada tepat di depan pintu Pakistan, tetapi tidak seperti itu, itu bukan eskalasi dari pihak India," kata Singh, yang menambahkan bahwa kapal-kapal yang berpartisipasi dalam latihan Angkatan Laut biasanya hanya membawa pasokan dan persenjataan yang minim.
India sebelumnya mengatakan angkatan bersenjatanya dalam kondisi siaga setelah Perdana Menteri Narendra Modi menyalahkan Pakistan atas serangan di Kashmir. Pada saat itu, para pejabat India membantah pernyataan Islamabad bahwa mereka telah mendeteksi dan mengusir kapal selam India dari perairan teritorial.
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri India dan seorang juru bicara Angkatan Laut Pakistan tidak dapat segera berkomentar.(Muhaimin)

TNI Kerahkan Dua Kapal Perang Menuju Malaysia

TNI Angkatan Laut membentuk satuan tugas (satgas) dan mengerahkan dua kapal perang, yakni KRI Banda Aceh-593 dan KRI Halasan-630 untuk berpartisipasi pada ajang internasional The 15th Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA) 2019.
 KRI Halasan-630
 KRI Halasan-630 
KRI Banda Aceh-593 secara resmi dilepas oleh Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda TNI Heru Kusmanto dari Dermaga 300 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa 19 Maret 2019. Sementara sedangkan KRI Halasan-630 akan berlayar menuju Langkawi Malaysia dari Dermaga Mentigi, Kepri.
Pada kegiatan LIMA yang digelar dua tahunan ini, keikutsertaan TNI AL selain untuk mempererat hubungan bilateral dengan negara penyelenggara dalam hal ini Malaysia, sekaligus menjalin hubungan multilateral dengan negara-negara peserta LIMA 2019 yang hadir pada kegiatan tersebut.
LIMA 2019 akan digelar 26-30 Maret 2019 di Langkawi, Malaysia. Pada rangkaian kegiatan tersebut, Satgas TNI AL akan ikut serta di berbagai kegiatan seperti festival budaya. Para prajurit akan menampilkan Tari Saman dari Aceh dan Tari Gabu-gabu dari Maluku, festival makanan yang menyajikan berbagai makanan tradisional Indonesia, Fleet Review, Open Ship, Demo Visit Board Search and Seizure (VBSS) dari Komando Pasukan Katak TNI AL, hingga terlibat pada Farewell Pass dengan seluruh Angkatan Laut negara lainnya.
Kedua KRI yang diberangkatkan pada ajang internasional ini merupakan hasil karya anak bangsa produksi industri pertahanan dalam negeri PT PAL, Surabaya.
KRI Banda Aceh-593 unsur KRI yang berada di bawah Komando Lintas Laut militer merupakan kapal jenis Landing Platform Dock (LPD) dengan ukuran lebar 22.004 meter dan panjang 125 meter. Sedangkan KRI Halasan – 630 merupakan kapal bertipe Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 meter yang saat ini berada di bawah Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I TNI AL. (Adam Prawira)

TNI AU Beli 6 Unit Pesawat Pemadam Kebakaran CL-415

TNI AU dipastikan membeli enam pesawat amfibi spesialis pemadam kebakaran Canadair CL-415 dari Kanada.
Kepastian itu disampaikan KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna kepada para pemimpin redaksi media nasional di ruang VIP Lanud Adi Sucipto, Yogyakarta, Selasa (19/3/2019).
CL-415
CL-415 
Hari ini KSAU menggelar sambung rasa dengan sejumlah pemred dan wartawan di Lanud Adi Sucipto.
Dalam sambung rasa ini Marsekal Yuyu memberikan kesempatan kepada media untuk bertemu langsung dengan tim Jupiter Aerobatic Team (JAT) yang akan tampil di Lankawi International Maritime and Aerospace Exhibiton di Langkawi, Malaysia.
Pameran akan berlangsung dari 26-30 Maret 2019. Pada kesempatan ini, KSAU mengajak para wartawan menyaksikan langsung latihan terakhir JAT di atas langit Lanud Adi Sucipto.
“Pesawat CL-415 akan digunakan dalam misi penanggulangan kebakaran hutan yang rutin terjadi di wilayah Pekanbaru,” ujar KSAU.
Menurut Yuyu, pemerintah memutuskan membeli CL-415 karena selama ini BNPB menghabiskan anggaran cukup besar untuk menyewa helikopter Mi-17 dari Rusia.
Untuk itu akan lebih efisien jika Indonesia mengoperasikan sendiri pesawat pemadam kebakaran.
Dijelaskan KSAU, untuk mengoperasikan CL-415 ini TNI AU tidak akan melakukan pemekaran organisasi.
“Kita tidak buat skadron baru, nanti dimasukkan ke dalam Skadron 4,” ungkap Yuyu.
Untuk efektivitas pengoperasian, pesawat CL-415 akan ditempatkan di Pekanbaru.
Canadair CL-415 (Superscooper, kemudian Bombardier 415) adalah pesawat amfibi berbasis CL-215 dan dirancang khusus untuk pemadam kebakaran. Pesawat ini dibangun oleh Canadair yang kemudian menjadi Bombardier.
Dibanding CL-215, CL-415 telah mengalami peningkatan bobot dan kecepatan.
CL-415 dapat meraup hingga 6.140 liter (1.620 US gal) air dari sumber terdekat, yang bisa dicampur busa kimia jika diinginkan untuk pemadaman kebakaran.
Sekitar awal tahun 2000, Canadair pernah berkunjung ke Jakarta untuk promo tour pesawatnya. Sejumlah wartawan diajak menyaksikan langsung pesawat di Lanud Halim Perdanakusuma.
Ketika itu Canadair CL-415 juga melakukan demonstrasi kemampuan penyedotan air di kawasan Ancol. (Beny Adrian)

Jupiter Aerobatic Team TNI AU Berangkat ke Malaysia untuk Tampil di Airshow LIMA 2019 Langkawi

Kemarin, Rabu (20/3/2019), TNI AU memberangkatkan Jupiter Aerobatic Team (JAT) dari Lanud Adi Sucipto, Yogyakarta ke Langkawi, Malaysia.
JAT akan tampil di Langkawi International Maritime and Aerospace (LIMA) Exhibiton 2019 di Langkawi, Malaysia yang akan berlangsung dari 26-30 Maret 2019.
Jupiter Aerobatic Team (JAT)
Jupiter Aerobatic Team (JAT)  
Sebanyak tujuh pesawat KT-1B Wong Bee dan dua pesawat C-130 Hercules akan lepas landas menuju Langkawi, Malaysia.
Total personel JAT yang diberangkatkan ke Langkawi berjumlah 63 orang. Bertindak sebagai mission commander adalah Marsma TNI Bob Hendry Panggabean yang merupakan Komandan Lanud Adi Sucipto.
“JAT akan menjadi duta bangsa, akan mengharumkan nama Indonesia di event internasional, sebelumnya JAT sudah pernah tampi di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam,” ujar KSU Marsekal TNI Yuyu Sutisna.
Disampaikan Yuyu, undangan dari Malaysia ini merupakan kehormatan bagi Tim Jupiter serta TNI AU. “Akan semakin memperkuat kerja sama antara angkatan udara kedua negara,” kata KSAU.
Tidak hanya di seputaran Asean, sebenarnya Jupiter Aerobatic Team juga mendapat undangan tampil dari negara di luar Kawasan. “Namun karena faktor jarak yang jauh, saya belum mengizinkannya,” aku Yuyu tanpa menyebut negara pengundang.
JAT diawaki instruktur penerbang pilihan TNI AU yang berada di Skadron Pendidikan 102, Wing Pendidikan Terbang, Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.
Jupiter Aerobatic Team menggunakan pesawat KT-1B buatan Korea Selatan. Terkait kesiapan pesawat KT-1B, KSAU mengatakan bahwa TNI AU akan membeli tiga pesawat lagi untuk memperkuat Skadron 102.
Pembelian tiga pesawat ini tentunya sebagai substitusi dari jumlah pesawat yang jatuh. Sehingga dengan penambahan tiga KT-1B akan membuat Skadron 102 tetap dalam kondisi optimal untuk mendidik calon penerbang TNI AU.
Masih menggunakan corak warna merah putih, namun bagian ekor tegak KT-1B Wong Bee JAT ditutupi stiker biru dengan bendera merah putih dan kepala burung Garuda.
Dalam penampilannya di (LIMA) Exhibiton di Langkawi, Malaysia, Jupiter Aerobatic Team akan menyuguhkan tarian udara selama 15 menit.
Kita doakan Jupiter Aerobatic Team mampu menjalankan tugas mulianya sebagai duta bangsa dengan baik dan selamat. (Beny Adrian)
Formasi JAT:
Jupiter 1: Letkol Pnb Marcellius Kilat Dirgantara
Jupiter 2: Kapten Pnb Ngurah
Jupiter 3: Kapten Pnb Anggoro
Jupiter 4: Letkol Pnb Yunus
Jupiter 5: Mayor Pnb Habiebie
Jupiter 6: Mayor Pnb Idam Satria

Jet Tempur Hawk TNI AU Adakan Latihan dan Patroli Udara di Langit Kepri

Empat unit pesawat tempur jenis Hawk 100/200 dari Skadron Udara 1 Lanud Supadio Pontianak yang dilengkapi dengan persenjataan rudal Maverick milik TNI Angkatan Udara (AU) mendarat di Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin 18 Maret 2019.
Hawk TNI AU
Hawk TNI AU 
Komandan Lanud (Danlanud) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kolonel Pnb Elistar Silaen menyambut kedatangan empat pesawat tempur yang dipimpin oleh Komandan Skadron Udara 1 Letkol Pnb Supriyanto.
Dalam briefing tertutup di Ruang VIP Bandara Hang Nadim, Elistar mengingatkan seluruh personel yang terlibat untuk mengutamakan faktor keamanan serta memperhatikan keselamatan terbang dan kerja dalam pelaksanaan latihan tersebut.
"Latihan yang merupakan simulasi operasi udara di atas wilayah Kepulauan Riau tersebut akan dilaksanakan selama empat hari ke depan, 18- 22 Maret 2019," ujar Elistar.
Kepala Dinas Operasi Lanud RHF Mayor Lek Wardoyo menjelaskan, kegiatan tersebut akan dibagi dalam beberapa jenis latihan, di antaranya latihan penembakan Maverick, latihan terbang day and night, latihan transisi hingga terbang provisiensi.
“Ada juga pengamanan patroli udara secara bersama-sama,” kata Wardoyo.
Selain latihan terbang, akan diadakan sesi Open Base/Static Show untuk masyarakat umum yang direncanakan digelar pada Kamis 21 Maret 2019 mulai pukul 14.30 WIB-18.00 WIB.
“Dalam momen latihan ini kami juga memberikan kesempatan masyarakat Kepulauan Riau melihat dari dekat alutsista berupa pesawat tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Udara,” ujarnya.
Terlihat ada empat unit pesawat tempur jenis Hawk 100/200 serta helikopter SAR Puma yang akan melakukan fly pass beberapa kali untuk meramaikan acara tersebut.
“Setelah atraksi fly pass, dilanjutkan dengan open base/static show sehingga masyarakat umum bisa melihat lebih dekat dan pesawat tempur tersebut serta berinteraksi dan berfoto dengan pesawat, pilot TNI AU maupun ground team yang terkait,” tuturnya.
Wardoyo mengajak seluruh masyarakat Kepri, khususnya warga Kota Batam untuk datang ke Apron Bandara Internasional Hang Nadim agar bisa mengenal dan melihat lebih dekat alutsista berupa pesawat tempur yang dimiliki TNI Angkatan Udara, serta berinteraksi secara langsung dengan pilot dan crew.
“Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bentuk dan media untuk menumbuhkan rasa cinta, jiwa nasionalisme, serta bangga kepada Tanah Air, khususnya kepada generasi muda,” tutup Wardoyo. (Muhammad Bunga Ashab)

Anggota Brimob Gugur dalam Baku Tembak dengan KKB di Nduga

Kontak tembak antara anggota Brigade Mobil (Brimob) dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terjadi Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua. Seorang anggota Brimob gugur, sedangkan dua lainnya terluka tembak.
Anggota Brimob Gugur
Anggota Brimob Gugur 
"Benar, petugas kami di Papua diserang diduga oleh KKB," kata Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal M. Iqbal, di Kementerian Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta, Rabu, 20 Maret 2019.
Insiden baku tembak itu terjadi pada Rabu pagi, 20 Maret 2019 di Bandara Mugi Distrik Mugi, Kabupaten Nduga. Iqbal mengatakan anggotanya yang gugur dalam kontak tembak itu telah dievakuasi. Sedangkan dua korban luka tengah dirawat di rumah sakit setempat.
Ini insiden kedua yang terjadi antara aparat keamanan dan KKB dalam bulan ini.
Tak hanya kontak senjata dengan anggota Brimob pada awal Maret 2019, 25 pasukan TNI Satuan Tugas Penegakan Hukum diserang sekitar 50 orang bersenjata pimpinan Egianus Kogoya. Tiga prajurit TNI gugur dalam insiden itu. (M Rosseno Aji)

Radar Acak