Jajal Rudal Berkemampuan Nuklir Terbaru, Iran Langgar Resolusi DK PBB - Radar Militer

23 Desember 2015

Jajal Rudal Berkemampuan Nuklir Terbaru, Iran Langgar Resolusi DK PBB

Rudal Balistik Berkemampuan Nuklir
Rudal Balistik Berkemampuan Nuklir

Pemerintah Iran dinyatakan telah melanggar resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB karena tindakannya yang menjajal rudal balistik berkemampuan nuklir terbarunya pada 12 Oktober 2015.
Laporan itu disampaikan Tim Pemantau Aktivitas Nuklir Iran untuk PBB. Menurut laporan itu, rudal balistik yang dijuluki ‘Emad’ dan diluncurkan oleh Pemerintah Iran pada 12 Oktober telah melanggar resolusi DK PBB.
“Berdasarkan analisis dan temuan dari tim pemantau, kami menyimpulkan bahwa peluncuran rudal balistik oleh Iran pada 12 Oktober merupakah pelanggaran yang sah, mengacu pada resolusi DK PBB 1929,” demikian pernyataan tim pemantau itu, sebagaimana dikutip dari Reuters, Rabu (16/12/2015).
“Secara teknis, tindakan Iran itu tidak sepenuhnya melanggar kesepakatan nuklir dengan negara-negara Barat. Namun, laporan kami ini pasti akan menjadi bahan pertimbangan negara-negara itu,” lanjut pernyataan tersebut.
Sebagaimana diberitakan pada 12 Oktober 2015, Pemerintah Iran telah menjajal rudal balistik terbarunya. Mereka menyatakan hal itu merupakan upaya Iran dalam memperbaiki akurasi senjata rudal mereka, bukan untuk melanggar kesepakatan nuklir dengan enam negara kekuatan dunia atau P5+1 (AS, Jerman, Prancis, Inggris, Rusia, dan China).
Berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani pada 14 Juli 2015 di Wina, Austria, sanksi dari AS, Uni Eropa, dan PBB, akan dicabut. Sebagai gantinya, Iran setuju untuk membatasi program nuklirnya dalam jangka waktu yang sangat lama.
Kesepakatan tersebut juga mengharuskan Iran untuk mengurangi produksi uraniumnya selama satu dekade. Hal itu diperlukan supaya enam negara kekuatan dunia, atau P5+1 (AS, Prancis, Inggris, Jerman, Rusia, dan China) percaya bahwa Iran tak berupaya membuat senjata nuklir.
Iran Jajal Rudal Balistik Terbaru
Meski mendapat larangan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Iran menjajal rudal balistik terbaru pada Minggu 12 Oktober 2015. Hal ini merupakan usaha dari Iran untuk memperbaiki akurasi senjata rudal mereka.
Iran memiliki program rudal terbesar di daerah Timur Tengah. Namun, akurasi dan efektifitas serangan rudal Iran masih sangat buruk sekali.
Namun, sebuah stasiun televisi memperlihatkan kesuksesan peluncuran rudal terbaru Iran yang diberi nama Emad. Ini merupakan senjata presisi pertama Iran. Rudal itu diduga untuk menyerang musuh regional Israel.
“Rudal Emad mampu menyerang target dengan presisi tingkat tinggi dan mampu menghancurkan mereka. Hal ini sangat meningkatkan kemampuan strategis pencegahan Iran,” kata Menteri Pertahanan Iran Hossein Dehghan, seperti diberitakan Reuters, Senin (12/10/2015).
Sebagaimana diketahui, Dewan Keamanan PBB (DK PBB) melarang kekuatan asing membantu Iran dalam mengembangkan program rudal balistik dengan cara apa pun.
PBB juga melarang Iran dari melakukan kegiatan yang berkaitan dengan rudal balistik yang dapat membuat hulu ledak nuklir. Namun, pejabat Iran sepertinya melanggar perjanjian tersebut dengan membuat rudal Emad.
“Kami tidak meminta izin dari siapa pun untuk memperkuat pertahanan dan kemampuan rudal kami,” kata Dehghan.
“Kepemimpinan dan pasukan bersenjata kami bertekad untuk meningkatkan kekuatan. Hal ini dilakukan mempromosikan perdamaian dan stabilitas wilayah. Tidak ada niat untuk melakukan agresi atau melakukan ancaman,” tambahnya.

Sumber : http://news.okezone.com/read/2015/12/16/18/1268981/jajal-rudal-nuklir-terbaru-iran-langgar-resolusi-dk-pbb

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb