ST Kinetics Tampilkan Konsep "Track over Wheels" pada Kendaraan Lapis Baja Terrex

01:00
Loading...
Track over Wheels
Track over Wheels
Pengembang sistem persenjataan darat Singapore Technologies (ST) Kinetics meluncurkan konsep baru yang bertujuan untuk meningkatkan mobilitas kendaraan militer di medan bertanah lunak dan sulit pada Airshow Singapore 2016 diselenggarakan 16-21 Februari lalu.
Disebut sistem 'track over wheels', konsep ini dipamerkan dengan menggunakan kendaraan lapis baja 8x8 Terrex yang telah dimodifikasi khusus dan telah dicat dalam skema kamuflase Angkatan Darat Australia dan diberi nama 'Terrex 1+'.
Varian unik ini menggabungkan sejumlah fitur yang penting bagi kebutuhan Project Land 400 Phase 2 Departemen Pertahanan Australia untuk hingga berjumlah 225 kendaraan intai tempur (combat reconnaissance vehicles - CRV) roda ban untuk menggantikan Australian Light Armoured Vehicles (ASLAV) yang telah menua, meskipun diketahui bahwa perusahaan tersebut juga menawarkan platform baru berbobot 30-ton Terrex 2 untuk program tersebut dan bukan Terrex 1 yang berbobot 24 ton.
Varian yang dipamerkan tersebut dilengkapi dengan remote weapon station Adder yang dipersenjatai dengan meriam 30-mm, senapan mesin koaksial 7,62 mm dan peluncur rudal non-line of sight (N-LOS), kursi peredam ledakan, serta ban cadangan di sisi lambung kendaraan.
Sebuah set track karet yang dapat dibongkar pasang membungkus dua roda depan kendaraan, yang diklaim oleh ST Kinetics dirancang untuk meningkatkan mobilitas kendaraan di medan bertanah lunak dan sulit.
"Ini ide yang diadaptasi dari industri pertanian dan kehutanan, di mana track dipasang di atas roda yang ada untuk mengatasi hilangnya traksi di daratan yang lunak dan berlumpur," kata seorang perwakilan ST Kinetics kepada IHS Jane. "Ini bisa menjadi pilihan untuk [pihak militer] untuk mempertimbangkannya di masa depan."
Proses instalasi track tersebut membutuhkan persiapan dan waktu instalasi yang minimal. Kendaraan cukup didorong ke depan dan berada di atas satu set trek, yang kemudian secara manual track tersebut ditutup mengitari roda dan dikunci dengan baut pada sambungan track.

Sumber : http://janes.com/
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon