Menhan: Kerjasama Pembuatan Pesawat Tempur KFX/IFX dengan Korea Selatan Tetap Berlanjut - Radar Militer

11 Juli 2018

Menhan: Kerjasama Pembuatan Pesawat Tempur KFX/IFX dengan Korea Selatan Tetap Berlanjut

Pesawat Tempur KFX/IFX
Pesawat Tempur KFX/IFX 

Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu, menyatakan, pihaknya menginginkan kerjasama pembuatan pesawat tempur dari Korea Selatan (Korsel) tetap dilanjutkan. Pihaknya menunggu instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait persetujuan tersebut.
"Teruslah. Tinggal tunggu perintah presiden aja," kata Ryamizard usai Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi I DPR, di Jakarta, Senin (9/7).
Ryamizard mengatakan, pihaknya akan menunggu Undang-undang (UU) yang memberi payung hukum terkait kerjasama pembuatan tersebut. Rencannya, pada Selasa (10/7), DPR akan mengambil keputusan terkait UU tersebut.
Dalam Raker tersebut, pemerintah dan Komisi I menyepakati RUU Kerja Sama Bidang Pertahanan Indonesia-Korea. RUU mencakupi pertukaran personel militer, senjata, dan pembentukan komite bersama.
"Tadi kami memutuskan kerja sama antara Korea dan Indonesia. Besok dibawa ke rapat paripurna. Kalau sudah disetujui, itu akan diratifikasi dan sifatnya mengikat secara hukum bagi kedua negara," kata Wakil Ketua Komisi I Hanafi Rais usai rapat.
Menurutnya, Komisi I merekomendasikan agar pelaksanaan pembelian tersebut tidak menyalahi aturan. Pemerintah harus taat hukum dan membawa keuntungan bagi Indonesia.
"Jangan sampai keputusan akhirnya adalah berhenti. Kemudian mengganggu hubungan kedua negara. Atau bahkan mungkin menyalahi UU,” jelas Hanafi Rais.
Sebagaimana diketahui, rancangan jet tempur canggih KFX/IFX adalah pesawat semi siluman generasi 4.5. pesawat ini akan dikembangkan antara Indonesia dan Korsel. Saat ini, proyek tersebut ditunda pengerjaannya karena pemerintah menginginkan negosiasi ulang.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb