AL Australia (RAN) Siap Luncurkan Arafura Class Offshore Patrol Vessel Terbaru

KangUsHa 13:00
Loading...

Mendengar nama Arafura (Arafuru), pikiran kita langsung akan tertuju pada lokasi pertempuran laut yang mengkaramkan KRI Matjan Tutul pada 15 Januari 1962 dan Komodor Yos Sudarso gugur disana sebagai kesuma bangsa. Bagi Australia sendiri, Arafura tak pelak merupakan laut perbatasan di utara yang membatasi territorial lautnya dengan Indonesia dan Papua Nugini.
Arafura Class Offshore Patrol Vessel
Arafura Class Offshore Patrol Vessel 
Terkhusus tentang OPV Arafura Class, belum lama ini ada kabar bahwa pembangunan unit kapal patroli lepas pantai ini telah tuntas, yaitu pembangunan struktur lunas HMAS Arafura telah berhasil dirampungkan. Mengutip dari Janes.com, Menhan Australia, Christopher Pyne pada 21 Maret 2019 telah mengumumkan tuntasnya tahapan pembangunan lunas kapal pertama dari 12 unit Arafura Class yang dipesan Kementerian Pertahanan Austalia.
Lebih dari 50 ton baja telah dipasang untuk struktur lunas yang dikerjakan di galangan Australian shipyard (ASC), Adelaide, Australia Selatan. Dengan penyelesaian lunas tersebut, maka jadwal penyerahan HMAS Arafura kepada pihak RAN akan tepat waktu pada tahun 2021.
Bagi AL Australia, Arafura Class digadang untuk menggantikan secara bertahap kapal patroli Armidale Class. Karena disasar untuk mengisi kelas kapal patroli, maka urusan persenjataan tidak ada yang “berat-berat.” Dengan bobot 1.640 ton, Arafura Class dipersenjatai kanon 40 mm pada haluan dan 2 pucuk SMB (Senapan Mesin Berat ) 12,7 mm dengan teknologi RCWS (Remote Control Weapon System).
Arafura Class mempunyai panjang 80 meter, lebar 13 meter dan draught 4 meter. Kapal patroli yang dibangun dari desain PV80 ini ditenagai dua mesin diesel, dimana kekuatan tiap mesin mencapai 8.500kW. Kecepatan maksiumnya 20 knots dan dengan bahan penuh dapat mengarung sejauh 7.400 km.
Sebagai kapal patrol modern yang ditugaskan untuk menjaga wilayah perbatasan, Arafura Class sudah menggunakan Combat Management System 9LV yang dipasok oleh Saab Australia. Salah satu bekal perangkat canggih yang melekat adalah next-generation 2D radar dan beragam electro optical sensors.
Walau tak dilengkapi hanggar, Arafura Class sudah dilengkapi fasilitras deck untuk dapat di darati helikopter ukuran sedang. Canggihnya lagi, kapal patrol ini seolah siap untuk meladeni operasi amfibi terbatas, pasalnya di bagian buritan terdapat stern ramp (rampa) untuk docking 3 unit Rigid-Hulled Inflatable Boats (RHIB) ukuran 8,5 meter. Adanya docking mengingatkan pada peran Landing Plarform Dock (LPD).
Arafura Class diawaki oleh 40 personel dan tersedia kapasitas untuk 60 penumpang. Dirunut dari proses pembangunannya, kontrak Arafura Class ditandatangani pada November 2017. Yang terlibat adalah Luerssen Australia (subsidiary of Lürssen) dan Australia-based shipbuilder Civmec , keduanya membuat perusahaan joint venture Australian Maritime Shipbuilding and Export Group (AMSEG) untuk pengembangan Arafura Class.
Pembangunan dua unit kapal pertama dimulai di galangan ASC di Adelaide. Dan 10 unit kapal lainnya akan dibangun di galangan kapal Henderson Civmec di Australia Barat. (Gilang Perdana)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon