AS: Aktivitas Militer Korea Utara Tak Mencerminkan Denuklirisasi

KangUsHa 07:00
Loading...

Amerika Serikat menilai kegiatan militer Korea Utara saat ini belum mencerminkan tujuan denuklirisasi, yang menjadi persyaratan untuk pencabutan sanksi.
Roket Unha-3
Roket Unha-3 
"Ada pengurangan ketegangan di sepanjang zona demiliterisasi dan dilakukannya penghentian provokasi strategis, ditambah pernyataan publik tentang niat untuk melakukan denuklirisasi." "Akan tetapi, hanya sedikit atau bahkan tidak ada perubahan yang dapat diverifikasi terjadi pada kemampuan militer Korea Utara," kata Komandan Pasukan AS di Korea Selatan, Jenderal Robert Abrams di hadapan para anggota parlemen, Rabu (27/3/2019).
"Kemampuan (militer Korea Utara) ini terus membuat Amerika Serikat, Korea Selatan, maupun sekutu regional kami lainnya berada dalam ancaman bahaya," tambahnya dikutip AFP.
Jenderal Abrams mengatakan, pihaknya meyakini diperlukan kekuatan yang siap sedia untuk mempertahankan keamanan dan mencegah setiap tindakan agresif yang mungkin terjadi. Ketika ditanya tentang tanda-tanda aktivitas militer yang dilaporkan sejumlah media dan kantor berita, di mana Korut tengah mempersiapkan uji coba rudal dan roket, Abrams mengatakan tidak dapat berkomentar dalam sesi terbuka.
"Yang pasti aktivitas mereka yang kami amati tidak konsisten dengan denuklirisasi," ujarnya. Presiden AS Donald Trump belum lama ini telah kembali bertemu dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, di Hanoi, Vietnam. Namun pertemuan kedua antara Trump dan Kim itu tidak berjalan lancar dan berakhir lebih cepat dari yang direncanakan.
Disebut Trump meninggalkan ruang pertemuan setelah Kim Jong Un mulai memaparkan proposalnya untuk membongkar salah satu fasilitas nuklirnya dengan penghapusan sebagian sanksi yang menghambat ekonomi rakyat Korea Utara. Namun AS mengatakan tidak akan menerima denuklirisasi Korea Utara secara bertahap, melainkan harus secara cepat dan total, sebagai imbalan atas pencabutan sanksi.(Agni Vidya Perdana)
Sumber : kompas.com
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon

Radar Acak