Dua Sukhoi Su-30 Skadron 11 TNI AU Dukung Kegiatan Penerbang Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi

KangUsHa 19:00
Loading...

Dua pesawat tempur Su-30MK2 nomor ekor TS-3008 dan TS-3009 milik Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar saat ini ditugaskan di Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur.
Kedua pesawat mulai Rabu siang tadi telah digunakan untuk mendukung kegiatan Program Type Rating Refreshing Su-30MK2 para penerbang Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi yang telah memiliki type rating di pesawat tersebut.
 Sukhoi Su-30
 Sukhoi Su-30 
Mereka diproyeksikan menjadi penerbang Su-35 yang akan memperkuat Skadron Udara 14. Su-35 akan menggantikan pesawat F-5E/F Tiger II yang sudah dipensiunkan oleh TNI AU.
Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Widyargo Ikoputra menjawab Angkasa Review menjelaskan, Skadron Udara 14 saat ini masih memprogramkan penyiapan personel yang akan mengoperasikan Su-35. Tentunya, sesuai dengan rencana pengadaan pesawat pengganti F-5 E/F Tiger II.
Untuk mendukung program tersebut, lanjut Ikoputra, maka Lanud Iswahjudi diperintahkan untuk mengoperasikan Su-30 dari Skadron Udara 11 yang “bisa” difungsikan sebagai pesawat latih karena berkursi ganda. Sementara nantinya Su-35 hanya berkursi tunggal.
“Proyeksi ke depan, jika Su-35 datang maka skadron yang mengoperasikannya (Skadron Udara 14) tentunya sudah siap dengan personel yang akan mengawaki pesawat tersebut dan diharapkan memiliki pesawat Su-30 yang bisa difungsikan sebagai trainer karena Su-35 single seater,” ujarnya, Rabu (10/4/2019) malam.
Ditambahkan, dua Su-30MK2 yang ditempatkan di Lanud Iswahjudi saat ini disertai dengan satu Instruktur Penerbang (IP), satu Element Leader (EL), dan dua Siswa Konversi dari Skadron Udara 11 yang juga akan berlatih dengan pesawat tersebut di Lanud Iswahjudi.
Sementara untuk Skadron Udara 14 sendiri memiliki empat penerbang yang sudah mempunyai type rating di pesawat Su-30MK2.
Iko tidak menyebutkan berapa lama kedua pesawat Su-30MK2 Skadron Udara 11 ini akan ditempatkan di Lanud Iswahjudi.
“Sesuai situasi, kondisi, kebutuhan, dan tentunya perintah dari pimpinan,” ujar penerbang Su-27/30 mantan Komandan Skadron Udara 11 yang alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) 1992 ini.
Lebih jauh ia menerangkan, penempatan Su-30 di Lanud Iswahjudi merupakan suatu kegiatan squadron move seperti halnya sebuah skadron yang melaksanakan operasi maupun latihan di luar markas (home base)-nya. (Roni Sontani)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon

Radar Acak