Kirim Pesawat Pengintai, AS Awasi Rudal Korea Utara dari Langit

KangUsHa 09:41
Loading...

Pesawat pengintai AS khusus pendeteksi rudal balistik tiba di Jepang untuk mengawasi rudal Korea Utara. Pesawat AU AS RC-135S, atau yang dikenal Cobra Ball, tiba di Pangkalan Udara Kadena, Okinawa, akhir pekan kemarin, seperti dikutip dari Sputnik, 3 April 2019.
 RC-135S
 RC-135S 
Akun Twitter pelacak penerbangan Aircraft Spot, mendeteksi pesawat terbang dari Diego Garcia, pangkalan udara AS di kepulauan Samudera Hindia ke Jepang dan diyakini mendarat pada Sabtu pukul 8.30 pm.
Pesawat RC-135S dilengkapi dengan berbagai jenis kamera canggih untuk melacak rudal balistik dan kemungkinan hulu ledak.
Pesawat pengintai tiba di Jepang setelah laporan baru-baru ini dari pejabat intelijen Korea Selatan bahwa Korea Utara ingin menyelesaikan renovasi Stasiun Peluncuran Satelit Sohae.
Media Korea Selatan, Joong Ang Daily melaporkan bahwa Suh Hoon, kepala Badan Intelijen Nasional Korea Selatan, memberikan kesaksian kepada Majelis Nasional baru-baru ini bahwa Korea Utara hampir menyelesaikan pemulihan stasiun peluncuran.
Para ahli nuklir telah mencatat bahwa situs tersebut telah digunakan kembali. Suh Hoon juga menambahkan bahwa truk pengangkut barang terlihat di situs militer Korut dekat Pyongyang.
Semua fasilitas seharusnya dibongkar berminggu-minggu setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam KTT bersejarah di Singapura pada Juni tahun lalu.
Setelah pertemuan, Trump mengumumkan bahwa AS akan menghentikan latihan militer udara dengan Korea Selatan.
Menurut sebuah pernyataan dari Gedung Putih, Kim telah setuju untuk menyelesaikan denuklirisasi, dan kedua negara berjanji untuk bekerja sama.
Namun momentum dari KTT pertama mendingin, dan selama pertemuan jilid dua kedua pemimpin di Vietnam, kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan. Korea Utara menuntut semua sanksi dihapus, sementara AS ingin denuklirisasi penuh semua situs yang mampu mengembangkan senjata, dan meminta Korea Utara menyerahkan senjata nuklir dan bahan bakarnya ke Amerika Serikat.(Eka Yudha Saputra)
Sumber : tempo.co
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon

Radar Acak