Kontrak Pembelian Dua LST ke PT Bandar Abadi Oleh Kementrian Pertahanan

KangUsHa 23:00
Loading...

Melalui acara penanda-tanganan kontrak pembelian alutsista secara bersamaan yang bernilai hampir Rp 22 triliun kemarin, termasuk diidalamnya adalah pengadaan 2 kapal Landing Ship Tank atau yang lebih dikenal dengan nama kapal Angkut Tank (AT).
Ilustrasi LST PT Bandar Abadi
Ilustrasi LST PT Bandar Abadi 
Kali ini yang mendapatkan pesanan adalah PT. Bandar Abadi galangan kapal di Tanjung Uncang, Batam. Pemilihan galangan di Batam ini sekaligus pengakuan bahwa kota-kota di Banten, Surabaya, Jakarta, Lampung dan Batam telah memiliki galangan kapal besar yang siap untuk membuat kapal-kapal bagi kepentingan TNI AL.
Rencana TNI AL untuk memiliki 12 kapal LST baru hingga 2024 benar-benar diwujudkan, sudah 7 kapal LST dipesan. Adapun pesanan LST sebelumnya telah dilakukan di PT Dok Kodja Bahari Jakarta sebanyak 2 unit, PT Daya Radar Utama Lampung sebanyak 2 unit yang kemudian disusul lagi dengan kontrak lanjutan sebanyak 3 unit. Sehingga total sudah 7 unit.
Kini Kemhan memesan lagi 2 kapal LST sehingga total jumlah kapal LST baru yang dimiliki TNI AL akan menjadi 9 unit. Masih tersisa 3 unit LST untuk periode 5 tahun ke depan agar dapat mencapai jumlah 12 kapal hingga tahun 2024. Kapal LST baru ini akan menjadi kapal yang ke-8 dan 9.
PT Bandar Abadi adalah perusahaan galangan kapal swasta besar di Batam yang mempunyai dry dock dengan kapasitas 70,000 DWT dan panjang kapal maksimal hingga 202 meter.
Kapal LST yang dibangun adalah kelas AT-117 yang memiliki panjang 117 m, lebar 16.4 m, dan dengan berat total 2.300 ton kapal mampu dipacu hingga kecepatan 16 knot, jarak jelajah kapal sekitar 6,000 nm pada kecepatan 14 knot. Kapal LST ini dapat menampung 10 tank Leopard atau 15 unit tank BMP-3F dan mampu membawa 2 helikopter dengan berat total 10 ton di dek kapal.
Sumber : Defense Studies
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon

Radar Acak