Tank Roket TOS-1A Buratino, Sistem Senjata Baru Kerajaan Arab Saudi dari Rusia

KangUsHa 09:09
Loading...

Dalam Perang Dunia II pasukan Sekutu sempat dibuat pusing oleh pasukan Jepang yang bersarang di bungker-bungker beton dan merupakan perkubuan senapan mesin maupun meriam. Untuk menghancurkan perkubuan yang sangat kuat itu pasukan Sekutu kemudian menciptakan senjata yang sangat mengerikan yaitu penyembur api (flamethrower).
TOS-1A Buratino
TOS-1A Buratino 
Awalnya senjata penyembur api berupa tangki khusus berisi bensin yang dipanggul tentara seperti halnya membawa ransel. Senjata maut ini kemudian berkembang karena bisa dipasang di atas tank. Alhasil, sehingga api yang menyembur pun makin besar.
Flamethrower ternyata terbukti menjadi senjata ampuh Sekutu guna melumpuhkan bungker, baik yang merupakan pertahanan rahasia pasukan Jepang maupun Nazi Jerman.
Ketika flamethrower menyemprot perkubuan, biasanya pasukan lawan akan keluar dengan tubuh terbakar. Setelah itu pasukan Sekutu memilih menembak mati semua personel naas itu karena sudah sulit diselamatkan.
Dalam perkembangan terkini Rusia termasuk yang mengembangkan senjata flamethrower untuk menghancurkan perkubuan musuh dalam jarak dekat atau bisa juga untuk menghancurkan kendaraan tempur ringan musuh. Flamethrower yang diproduksi Rusia merupakan senjata berupa roket yang diluncurkan dari basis tank T-72 dan dikenal dengan nama TOS-1A Solntsepek (pencipta api neraka).
Sebagai peluncur multiroket pengobar api, tank TOS-1A Buratino bisa meluncurkan 30 roket dalam waktu 15 detik.
Roket yang ditembakkan TOS-1A Buratino sangat efektif untuk menghancurkan perkubuan musuh dari jarak 6 km dan ketika roket-roket yang ditembakkan menghantam sasaran maka segera tercipta lautan api yang sangat mengerikan.
Demikian mengerikan akibat dari roket-roket pencipta api TOS-1A Buratino sehingga para pengamat militer Barat sampai menjulukinya sebagai senjata nuklir mini.
Bukti TOS-1A Buratino merupakan senjata pembakar yang mengerikan karena langsung menghanguskan sasaran dalam skala luas adalah ketika pasukan Rusia menggunakannya dalam perang melawan ISIS di Suriah dan konflik Chechnya.
Baru-baru ini media sosial Rusia memberitakan bahwa Arab Saudi telah membeli sejumlah TOS-1A Buratino. Kendaraan tempur berbobot 45 ton dan diawaki oleh tiga orang ini disebut sudah dikirim ke negeri raja minyak itu.
Bisa diprediksi, sebagai kendaraan tempur darat yang juga berfungsi sebagai pelindung pasukan infanteri, keberadaan TOS-1A Buratino di Arab Saudi, tampaknya akan segera digunakan untuk bertempur di Yaman. Akhir-akhir ini pasukan Arab Saudi memang sering kewalahan menghadapi gempuran pemberontak Houthi dari arah perbatasan yang dilancarkan secara gerilya. (A Winardi)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon

Radar Acak