Bagaimana Pasukan Marinir Kembali ke Induk Pasukannya Setelah Beroperasi

KangUsHa 17:00
Loading...

Setelah melaksanakan latihan perang, prajurit Korps Marinir TNI AL dan puluhan tank amfibi dari berbagai jenis, melaksanakan reembakasi ke Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yang berada di perairan Pantai Banongan, Asembagus, Situbondo, Minggu (19/5).
KRI Teluk Banten-516
KRI Teluk Banten-516 
Proses pemulangan prajurit Marinir ke induk pasukannya cukup unik. Pasukan diangkut dengan perahu pendarat ke kapal yang lego jangkar di pinggir pantai. Kemudian pasukan harus memanjat kapal menggunakan tangga yang tersusun dari tali tambang.
Prajurit dan kendaraan tempur Korps Marinir melaksanakan reembarkasi ke KRI Makassar-590, KRI Teluk Banten-516, dan KRI Teluk Cendrawasih-533.
KRI Makassar-590 lego jangkar di perairan Banongan, sedangkan KRI Teluk Banten dan KRI Teluk Cendrawasih melaksanakan beaching di pantai Banongan.
Pangkoarmada II menyampaikan bahwa Latopsfib merupakan upaya meningkatkan kemampuan profesionalisme personel, organisasi, dan alutsista dalam operasi amfibi agar siap menghadapi dan melaksanakan tugas pokok.
Di samping itu latihan ini juga untuk menguji profesionalisme prajurit TNI AL khususnya prajurit Pasmar 2 Korps Marinir maupun Koarmada II dalam melaksanakan operasi amfibi.
Pelaksanaan reembarkasi ini disaksikan langsung oleh Pangkoarmada II Laksda TNI Mintoro Yulianto. Turut mendampingi Dansatfib Koarmada II Kolonel Laut (P) Dede Burhanuddin, Asops Danpasmar 2 Kolonel Marinir Edi Prayitno, Danbrigif 2 Mar Kolonel Marinir Agus Gunawan Wibisono, Danmenkav 2 Mar Kolonel Marinir Arif Handono, Danmenbanpur 2 Mar Kolonel Marinir Citro Subono, Asrena Danpasmar 2 Kolonel Marinir Kakung Priyambodo, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal, Asintel Danpasmar 2 Letkol Mar Samson Sitohang, dan Pasintel Brigif 2 Mar Letkol Mar Beni Rahim. (Beny Adrian)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon

Radar Acak