Belanja Militer Turun, Rusia Terdepak ke Posisi Enam

KangUsHa 21:00
Loading...

Untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir, Rusia terdepak dari posisi lima besar negara yang paling tinggi anggaran belanja militernya. Pada 2018, pengeluaran militer Rusia turun sebesar 3,5% dibandingkan anggaran 2017.
Militer Rusia
Militer Rusia 
“Sebaliknya belanja militer negara-negara Eropa tengah justru naik sebesar 12%, sebagian besar karena meningkatnya persepsi ancaman dari Rusia," bunyi laporan Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), yang dirilis di Stockholm, Swedia, Senin (29/4/2019).
Rusia menempati posisi keenam, berada di bawah Prancis dalam pengeluaran militer, sebesar US$ 61,4 miliar (Rp 860 triliun), tetapi pengeluarannya menurun 3,5% dibandingkan dengan 2017.
Lima negara yang menempati posisi teratas belanja militer terbanyak adalah AS, Tiongkok, Arab Saudi, India dan Prancis. AS menaikan belanja militer militer sebesar 44,6% menjadi US$ 649 miliar (sekitar Rp 9.086 triliun), sedangkan Tiongkok menghabiskan US$ 250 miliar (Rp 3.500 triliun)
SIPRI, yang memantau perkembangan pengeluaran militer di seluruh dunia dan menerbitkan “Database Pengeluaran Militer” setiap tahun, mencatat bahwa penurunan belanja militer Rusia terjadi setelah periode ekspansi ke wilayah Ukraina.
Rusia telah mencaplok Crimea dari Ukraina pada 2014 dan mendukung separatis di timur negara itu. Rusia juga memiliki perselisihan baru-baru ini dengan negara-negara Baltik yang merupakan anggota NATO, seperti Latvia dan Lithuania, menyusul berbagai provokasi udara dan laut, serangan mendadak dan latihan militer di Laut Baltik.
"Program modernisasi militer utama Rusia, yang dimulai pada 2010, mengarah pada peningkatan tahunan yang signifikan dalam pengeluaran militer (antara 4,9% dan 16%) hingga 2015. Mulai 2016, anggaran militer Rusia cenderung menurun," bunyi laporan SIPRI.
Sebaliknya, pengeluaran militer di beberapa negara Eropa tengah dan timur juga menunjukkan peningkatan, misalnya, pengeluaran militer di Polandia naik 8,9% pada 2018 (menjadi $ 11,6 miliar) dan Ukraina naik 21% menjadi US$ 4,8 miliar.(Jeany Aipassa)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon

Radar Acak