Korvet Kelas Sa'ar 6 Pertama AL Israel

KangUsHa 07:00
Loading...

Korvet kelas Sa'ar 6 pertama milik Angkatan Laut Israel secara resmi diberi nama INS Magen pada sebuah upacara di Kiel, Jerman pada 23 Mei.
Kapal itu dinamai oleh Ny. Eti Sharvit, istri Vice Admiral Eli Sharvit, Panglima Angkatan Laut Israel, di hadapan para pejabat tinggi dari Pemerintah dan Angkatan Laut Israel serta pejabat tinggi Angkatan Laut Jerman.
Korvet Kelas Sa'ar 6
Korvet Kelas Sa'ar 6  
Penamaan ini menandai tonggak penting dalam program berkelanjutan Thyssenkrupp Marine Systems (TKMS) sebagai General Contractor untuk membangun empat korvet rudal next generation kelas Sa'ar-6 untuk Angkatan Laut Israel.
Kapal-kapal kelas Sa'ar-6 memiliki desain stealth dengan jejak yang rendah dengan solusi yang dibuat khusus dan berbagai teknologi baru di dalamnya.
Kontrak untuk pengiriman empat korvet Sa'ar-6 ditandatangani pada Mei 2015. Desain kapal-kapal tersebut akan sedikit didasarkan pada korvet kelas Braunschweig milik Angkatan Laut Jerman, tetapi dengan perubahan rekayasa untuk membuat platform dasar yang lebih kuat secara militer.
Keempat kapal akan dibangun di Jerman dalam proyek bersama oleh German Naval Yards Holdings dan Thyssenkrupp Marine Systems (TKMS). Biaya konstruksi diperkirakan mencapai NIS 1,8 miliar ($ 480 juta). Israel akan membayar dua pertiga dari biaya tersebut dan pemerintah Jerman akan mensubsidi sepertiga dari biaya pembangunan korvet itu, seperti halnya pembangunan kapal selam kelas Dolphin.
Setelah menyelesaikan tahap desain, tahap konstruksi dimulai dengan upacara pemotongan baja kapal pertama dalam kelasnya (INS Magen) pada bulan Februari 2018. Hanya 15 bulan setelah pemotongan baja pertama, kapal itu undocked, untuk memenuhi jadwalnya yang sangat ambisius. INS Magen direncanakan akan diserahkan pada musim semi 2020 setelah menyelesaikan konstruksi dan pengujian. Tiga kapal lainnya akan menyusul kemudian dalam interval beberapa bulan.
Korvet kelas Sa'ar 6 memiliki panjang 90 m, lebar 13 m, dan displacement muatan penuh sekitar 1.900 ton. Kapal memiliki ruang hangar dan dek penerbangan yang mampu mengakomodasi helikopter kelas menengah tipe SH-60.
Kapal-kapal tersebut dipersenjatai dengan meriam utama Oto Melara 76 mm, dua RCWS Typhoon, 32 sel peluncur vertikal (VLS) untuk rudal permukaan-ke-udara Barak-8, sistem pertahanan titik C-Dome (versi laut Iron Dome), 16 rudal anti-kapal, radar AESA EL/M-2248 MF-STAR, dan dua peluncur torpedo 324 mm.
Peran utama kapal tersebut adalah untuk melindungi anjungan gas alam di laut Mediterania terhadap kemungkinan ancaman melalui laut atau ancaman roket. (Angga Saja - TSM)
Sumber : defpost.com
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon

Radar Acak