Ninja Bomb, Rudal Rahasia Tanpa Hulu Ledak Pencabut Nyawa Sasaran Terpilih

KangUsHa 21:36
Loading...

Amerika Serikat diam-diam telah mengembangkan rudal jenis pembunuh senyap yang dapat menghancurkan sasaran terpilih tanpa mencederai orang-orang yang berada di sekitarnya.
Semacam peluru yang dilepaskan sniper, tapi ini berupa rudal yang diluncurkan dari wahana udara. Tanpa meledak, rudal berbobot 100 pon (45 kg) ini akan menubruk sasarannya, seperti misalnya pemimpin kelompok teroris.
Ninja Bomb
Ninja Bomb 
“Ninja Bomb” atau Bom Ninja, demikian julukan yang disematkan pada rudal rahasia yang dikembangkan atas permintaan dari CIA dan Pentagon ini.
Tidak lain, rudal berkode R9X ini merupakan turunan atau hasil modifikasi dari rudal udara ke darat AGM-114 Hellfire.
Hulu ledak Hellfire dihilangkan, agar rudal ini tidak menimbulkan ledakan dan efek fatal bagi orang-orang yang bukan menjadi sasaran maupun fasilitas di sekitar target. Jadi, rudal ini memang tidak akan meledak, namun membuat mati sasarannya.
Dilansir The Drive dan sejumlah media lain yang mengutip pemberitaan The Wall Street Journal (9/5), belasan pejabat militer AS telah mengakui adanya senjata rahasia yang sudah digunakan di berbagai tempat ini.
Pengembangan dan pembuatan rudal ini memang tidak diberitakan kepada publik sebelumnya. Namun disinyalir, proyek ini dijalankan semasa pemerintahan Presiden Barack Obama. Persisnya di awal tahun 2011.
Tujuannya, adalah untuk mengurangi jumlah korban sipil dalam kampanye perang di Afganistan, Pakistan, Irak, Suriah, Somalia, Yaman, maupun lokasi lainnya.
Rudal ini pula yang disiapkan sebagai senjata ‘Plan B’ untuk membunuh Pemimpim al Qaeda, Osama bin Laden di Abbotabbad, Pakistan.
R9X dilengkapi dengan enam bilah baling-baling yang berfungsi sebagai ‘pisau’. Baling-baling yang berada di bagian hampir depan rudal ini akan membuka secara otomatis saat rudal sudah mendekati sasarannya.
Baling-baling dengan julukan “the Flying Ginsu” ini akan menjadi pisau pencincang target.
Dapat juga ‘pisau’ yang selama penerbangannya ini menempel di tubuh rudal kemudian mengembang menjadi alat perobek atap mobil atau pelindung lainnya yang terbuat dari lapisan kayu atau plastik.
Dikatakan, pelaku peledakan kapal USS Cole di Pelabuhan Yaman tahun 2000 yaitu Jamal al-Badawi adalah contoh pelaku yang tewas oleh serangan rudal R9X yang dilancarkan Pentagon.
Kemudian pada Februari 2017, warga negara Mesir yang pemimpin nomor dua Al Qaeda yaitu Ahmad Hasan Abu Khayr al-Masri juga tewas di Idlib Suriah karena serangan yang dilakukan CIA menggunakan R9X yang diluncurkan dari wahana udara AS. (Roni Sontani)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon

Radar Acak