Pindad Dapat Lampu Hijau Bangun Pabrik di Luar Negeri

KangUsHa 21:00
Loading...

Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose mengatakan, Pindad sudah mendapat lampu hijau membangun pabrik di luar negeri. Meski demikian, Pindad masih melakukan kajian terkait izin.
"Kami sudah mendapat lampu hijau, namun sebagai industri pertahanan apakah bisa atau tidak (membangun pabrik di luar negeri), itu masih dikaji," ujarnya dalam wawancara khusus dengan penulis di kompleks PT Pindad, Bandung, Jumat, 26 April 2019.
Komodo Buatan Pindad
Komodo Buatan Pindad 
Abraham membenarkan sedang dipertimbangkan untuk pabrik baru Pindad adalah salah satu negara di Asia Selatan. “Itu memang program kami di tahun 2019,” kata dia.
Ekspansi ke luar negeri dilakukan guna memperbesar pasar ekspor. “Rasanya sudah waktunya membesarkan kapasitas Pindad untuk merambah ke pasar ekspor. Sehingga ada beberapa tawaran kerja sama, apakah itu nanti membangun di Indonesia atau tidak tertutup kemungkinan kami membangun di luar. Ini semua dalam kajian,” ujarnya.
Kajian yang dilakukan termasuk melakukan survei pembangunan pabrik di sejumlah negara Asia. Soal lini bisnis yang digarap adalah seputar produk senjata dan amunisi.
Abraham mengatakan, kerja sama strategis yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah menambah kapasitas produksi amunisi. “Dalam waktu dekat kami akan menjalin kerja sama dengan perusahaan dari luar untuk membangun pabrik amunisi di Turen, Malang. Selanjutnya kami akan membangun pabrik untuk amunisi berkaliber besar," ujarnya.
Pembangunan pabrik amunisi ini ditargetkan bisa mendongkrak pendapatan. Hampir 80 persen dari pendapatan Pindad disumbang dari pasar dalam negeri dan sisanya ekspor. "Bisa dikatakan 80 persen untuk kebutuhan dalam negeri, 20 persen untuk ekspor yang bisa dikatakan cukup jumlahnya belum cukup besar dan terdistribusi di beberapa negara Asia Tenggara,” kata dia. (Dewi Rina Cahyani)
Sumber : tempo.co
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon

Radar Acak