Australia Bakal Bangun Pelabuhan Khusus untuk Marinir AS - Radar Militer

25 Juni 2019

Australia Bakal Bangun Pelabuhan Khusus untuk Marinir AS


Australia berencana membangun pelabuhan laut dalam di pantai utara yang dapat mengakomodasi penyebaran Angkatan Laut Amerika Serikat (AS). Rencana pembangunan ini sebagai bagian dari upaya melawan kehadiran China yang semakin meningkat di kawasan itu.
 Marinir AS
 Marinir AS 
Media nasional mengutip beberapa pejabat pertahanan dan pemerintah melaporkan, fasilitas itu akan berjarak sekitar 40 kilometer dari Darwin, ibu kota Australia Utara, yang secara kontroversial menyewakan pelabuhannya sendiri ke operator China pada 2015.
Pelabuhan Darwin sudah termasuk fasilitas militer namun menurut laporan ABC News, Senin (24/6/2019), pelabuhan baru itu akan menawarkan lokasi bagi kapal perang amfibi besar.
Unit-unit Marinir AS yang terdiri lebih dari 2.000 tentara secara berkala berputar melalui Darwin sebagai bagian dari kerja sama militer yang erat antara kedua sekutu.
Baik Australia maupun AS membangun kehadiran militer mereka di Pasifik Barat untuk melawan gerakan China guna mendapatkan pengaruh di wilayah strategis tersebut. Mereka terutama membangun pos-pos di pulau-pulau yang disengketakan di Laut China Selatan.
Sebagai bagian dari upaya itu, AS dan Australia baru-baru ini mengumumkan rencana membangun pangkalan militer bersama di Pulau Manus Papua Nugini, timur laut Australia.
ABC News melaporkan, pelabuhan baru Australia di Glyde Point akan mencakup operasi komersial dan industri di samping fasilitas untuk kegiatan militer.
Pengumuman tentang pelabuhan ini bertepatan dengan latihan militer dua tahunan Talisman Sabre AS-Australia yang akan digelar pada pertengahan Juli.(Nathania Riris Michico)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb