FAA Melarang Seluruh Maskapai AS Terbang di Wilayah Udara Iran

KangUsHa 04:00
Loading...

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Amerika Serikat (AS) melarang seluruh pesawat sipil terbang di wilayah udara Iran dan sekitarnya, yang mencakup wilayah di atas Selat Hormuz dan Teluk Oman. Larangan ini keluar setelah pesawat nirawak atau drone mata-mata militer Washington ditembak jatuh oleh rudal Teheran.
 American Airlines
 American Airlines  
Menurut FAA pesawat sipil selama ini terbang paling dekat sekitar 45 mil laut (51 mil) dari ketinggian drone Angkatan Laut AS.
Badan itu mengkhawatirkan lalu lintas udara sipil seiring dengan ketegangan yang sedang berlangsung dan meningkatnya aktivitas militer di kawasan tersebut.
Larangan itu sebagian besar akan memengaruhi penerbangan dari Amerika Utara ke Asia.
Sebelumnya pada hari Kamis, maskapai AS United Airlines membatalkan semua penerbangan dari Bandara Internasional Newark (EWR) di New Jersey ke Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj (BOM), bandara internasional utama di Mumbai, India.
"Mengingat kejadian terkini di Iran, kami telah melakukan tinjauan keselamatan dan keamanan menyeluruh atas layanan India kami melalui wilayah udara Iran dan memutuskan untuk menangguhkan layanan kami antara EWR dan BOM," kata United Airlines di situsnya seperti dikutip Reuters, Jumat (21/6/2019).
Dua maskapai besar AS lainnya, American Airlines dan Delta Air Lines, mengatakan mereka tidak terbang di atas wilayah udara Iran.
Iran bersikeras bahwa drone mata-mata militer AS, RQ-4 Global Hawk, bergerak dalam mode siluman di atas perairan teritorialnya, sehingga ditembak jatuh. Namun, Washington berpendapat pesawat nirawaknya itu terbang di atas perairan internasional.(Muhaimin)

Ikuti Langkah AS, Maskapai Inggris Hindari Wilayah Udara Iran

British Airways menyatakan, mereka akan mengikuti panduan yang dibuat oleh Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Amerika Serikat (AS), untuk menghindari wilayah udara Iran.
FAA mengimbau kepada seluruh maskapai penerbangan sipil untuk menghindari wilayah udara Iran. Imbauan ini dikeluarkan setelah Teheran menembak jatuh drone milik Angkatan Laut AS di atas Selat Hormutz.
British Airways
British Airways 
"Tim keselamatan dan keamanan kami terus-menerus berhubungan dengan pihak berwenang di seluruh dunia sebagai bagian dari penilaian risiko komprehensif mereka di setiap rute yang kami operasikan," kata juru bicara British Airways, seperti dilansir Reuters pada Jumat (21/6).
Sementara itu, sebelumnya maskapai AS United Airlines membatalkan semua penerbangan dari Bandara Internasional Newark (EWR) di New Jersey ke Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji Maharaj (BOM), bandara internasional utama di Mumbai, India.
"Mengingat kejadian terkini di Iran, kami telah melakukan tinjauan keselamatan dan keamanan menyeluruh atas layanan India kami melalui wilayah udara Iran dan memutuskan untuk menangguhkan layanan kami antara EWR dan BOM," kata United Airlines.
Dua maskapai besar AS lainnya yakni American Airlines dan Delta Air Lines, juga mengatakan bahwa mereka tidak akan terbang di atas wilayah udara Iran.(Victor Maulana)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon

Radar Acak