AS Setuju Jual Tank dan Rudal ke Taiwan Senilai USD2,2 M - Radar Militer

10 Juli 2019

AS Setuju Jual Tank dan Rudal ke Taiwan Senilai USD2,2 M


Pentagon mengatakan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah menyetujui kemungkinan penjualan tank M1A2T Abrams, rudal Stinger dan peralatan terkait ke Taiwan dengan nilai diperkirakan mencapai USD2,2 militer. Penjualan ini dilakukan meskipun ada protes dari China terkait kesepakatan tersebut.
M1A2T Tank Abrams
M1A2T Tank Abrams 
Penjualan senjata yang diminta oleh Taiwan, termasuk 108 General Dynamics Corp M1A2T tank Abrams dan 250 rudal Stinger, tidak akan mengubah keseimbangan militer di wilayah itu, kata Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DCSA) Pentagon dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari Reuters, Selasa (9/7/2019).
DSCA memberi tahu Kongres awal pekan ini tentang kemungkinan penjualan senjata, yang katanya juga dapat mencakup senapan mesin, amunisi, kendaraan lapis baja Hercules untuk memulihkan tank yang tidak beroperasi, alat berat transportasi dan dukungan terkait.
Reuters bulan lalu melaporkan bahwa pemberitahuan tidak resmi tentang penjualan yang diusulkan telah dikirim ke Kongres AS.
AS adalah pemasok senjata utama ke Taiwan, yang dianggap China sebagai provinsi pemberontak. Beijing tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk membawa pulau itu di bawah kendalinya.
Terkait hal itu, Kantor Kepresidenan Taiwan menyatakan "terima kasih yang tulus" kepada pemerintah AS atas penjualan senjatanya.
"Taiwan akan mempercepat investasi pada pertahanan dan terus memperdalam hubungan keamanan dengan Amerika Serikat dan negara-negara dengan gagasan serupa," kata Chang Tun-han, juru bicara presiden Taiwan, dalam sebuah pernyataan.
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan pada bulan Maret bahwa Washington menanggapi positif permintaan Taipei untuk penjualan senjata baru guna meningkatkan pertahanannya dalam menghadapi tekanan dari China. AS tidak memiliki hubungan formal dengan Taiwan tetapi terikat oleh hukum untuk membantu menyediakannya sarana untuk mempertahankan diri.
Kementerian Pertahanan Taiwan mengonfirmasi telah meminta senjata-senjata itu dan bahwa permintaan itu berjalan normal.
Komitmen AS untuk menyediakan senjata kepada Taiwan untuk mempertahankan diri membantu militer Taipei meningkatkan kemampuan tempurnya, mengkonsolidasikan kemitraan keamanan Taiwan-AS dan memastikan keamanan Taiwan, kata kementerian itu bulan lalu dalam sebuah pernyataan.
Bulan lalu Kementerian Luar Negeri China mengatakan ketika kemungkinan penjualan pertama kali dilaporkan bahwa pihaknya sangat mengkhawatirkan penjualan senjata AS ke Taiwan yang berkuasa, dan mendesak Amerika Serikat untuk menghentikan penjualan untuk menghindari kerusakan hubungan bilateral.(Berlianto)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb