India Berencana Tambah 18 Unit Sukhoi Su-30MKI dari Rusia

KangUsHa 17:00
Loading...

Angkatan Udara India (IAF) berencana menambah 18 unit jet tempur Su-30MKI dari Rusia. Hal ini dikatakan Wakil Direktur Dinas Federal Rusia untuk Kerja Sama Teknik dan Militer (FSMTC) Vladimir Drozhzhov seperti dikutip Kantor Berita Rusia, TASS (8/7/2019).
 Sukhoi Su-30MKI  India
 Sukhoi Su-30MKI  India 
Dijelaskan Drozhzhov kepada media, FSMTC saat ini sedang memroses pengajuan dari New Delhi. Pesawat akan dibeli dalam bentuk kit dan akan dirakit di Hindustan Aeronautics Limited (HAL), India.
Dengan adanya penambahan 18 Su-30MKI, berarti IAF akan memiliki skadron ke-14 dari 13 skadron tempur saat ini dan akan berkekuatan total 272 Su-30MKI.
Skadron baru tersebut dijadwalkan mulai beroperasi tahun depan atau selambatnya pada 2021.
Lebih jauh Drozhzhov menerangkan, Rusia telah selesai mengirimkan seluruh komponen untuk 222 Su-30MKI kepada HAL untuk dirakit maupun dibuat di India secara lisensi. Hal ini berdasar sejumlah kesepakatan yang telah ditandatangani kedua belah pihak sejak tahun 2000-an.
Mengutip pemberitaan Janes.com (9/7), selain memasok komponen-komponen utama pesawat Su-30MKI dan sistem persenjataannya kepada HAL, Rusia juga memasok 5.803 tipe lempeng titanium, alumunium, maupun baja bagi pesawat tersebut. Rusia juga mengirim 7.100 komponen standar seperti mur, baut, maupun paku (rivet).
Dapat dikatakan, produk lisensi Su-30MKI oleh HAL mengandung 50% yang dipasok dari Rusia.
Selain memesan 18 unit tambahan Su-30MKI, menurut Drozhzhov, Rusia juga meminta penambahan jet tempur MiG-29 yang sudah di-upgrade.
Berkaitan dengan Su-30MKI, dua unit jet tempur kelas berat milik IAF ini sudah dimodifikasi untuk dapat membawa rudal luncur udara supersonik BrahMos-A dan telah melaksanakan uji coba penembakannya.
IAF mengajukan modifikasi 40 Su-30MKI agar dapat terintegrasi dengan rudal Bramaputra-Moskwa ini. Penambahan 18 Su-30MKI, tulis The Diplomat (10/7), tampaknya sekaligus untuk dapat memiliki kapabilitas membawa BrahMos-A. (Roni Sontani)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon

Radar Acak