Rusia Canangkan Uji Coba Rudal Balistik Antar-Benua Sarmat Selesai Tahun Depan - Radar Militer

09 Juli 2019

Rusia Canangkan Uji Coba Rudal Balistik Antar-Benua Sarmat Selesai Tahun Depan


Rusia saat ini masih menguji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-28 Sarmat. Sistem rudal yang diberi nama “Satan 2” oleh pihak Barat ini dijadwalkan selesai menjalani seluruh rangkaian uji tahun depan.
ICBM Sarmat
ICBM Sarmat 
“Sebagian besar uji penembakan akan selesai akhir tahun ini. Uji coba final kami jadwalkan rampung tahun depan,” ujar Kepala Roscosmos Dmitry Rogozin seperti dikutip TASS, Sabtu (6/7).
RS-28 Sarmat dikembangkan tahun 2000-an untuk menggantikan sistem ICBM lama R-36M2 Voyevoda (NATO: SS-18 Satan). Sistem rudal ini dirancang oleh Biro Desain Makeyev Rocket.
Rudal berbobot 200 ton RS-28 Sarmat telah ditetapkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai satu dari enam persenjataan strategis Rusia pada 1 Maret 2018 lalu.
Sarmat mampu membawa 10 ton muatan dan akan melepaskan 10-15 hulu ledak MIRV atau 24 wahana layang hipersonik Avangard. Sistem rudal ini dirancang guna menghancurkan sistem antirudal musuh.
Pada 2017, prototipe rudal Sarmat diberitakan telah dikirimkan ke Plesetsk untuk menjalani uji coba peluncuran, namun kemudian ditunda guna menjalani lagi seluruh pengecekan ulang sistem.
Disebutkan, RS-28 Sarmat akan ditempatkan pertama kali di Divisi Roket Spanduk Merah ke-13, Angkatan Bersenjata Rudal ke-31 di Dombarovsky, Orenburg Oblast.
Pada 30 Maret 2018, Kementerian Pertahanan Rusia pertama kali memperlihatkan video peluncuran kedua rudal balistik di Plesetsk Cosmodrome.
RS-28 Sarmat memiliki panjang 36 m dan diameter 3 m. Rudal ini mampu menjangkau jarak sejauh 6.800 mil (10.943 km) dengan kecepatan terbang mencapai 20,7 Mach (25.000 km/jam). (Roni Sontani)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb