Turki Bakal Tempatkan Sistem Pertahanan Udara S-400 untuk Perisai Ibu Kota Ankara

KangUsHa 20:00
Loading...

Apabila tidak ada aral melintang, Turki akan menerima kiriman pertama sistem pertahanan rudal S-400 dari Rusia dalam bulan ini.
Otoritas Turki pun dikabarkan berencana untuk menempatkan sistem pertahanan rudal mutakhir namun kontroversial itu di ibu kota Ankara, di mana sempat terjadi upaya kudeta pemerintah pada 2016.
Sistem Pertahanan Udara S-400
Sistem Pertahanan Udara S-400  
Para pejabat Turki belum secara resmi mengumumkan rencana penempatan S-400, namun sejumlah media lokal telah melaporkan dua lokasi yang akan menjadi lokasi pengerahan sistem pertahanan udara mutakhir itu.
Surat kabar harian Cumhuriyet melaporkan, Rabu (3/7/2019), bahwa satu dari dua sistem pertahanan rudal S-400 pertama akan dipasang di pangkalan udara di ibu kota Turki.
Lokasi tersebut sebelumnya dikabarkan ditunjuk sebagai langkah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk mengamankan kekuasaan selama 16 tahunnya dari upaya kudeta di masa yang akan datang.
Menurut Cumhuriyet, lokasi pertama yang akan menjadi tempat pengerahan S-400 adalah pangkalan udara Ankara yang sebelumnya bernama Akinci.
Pangkalan udara itu diduga menjadi pusat komando untuk peristiwa kudeta militer yang gagal pada 15 Juli 2016.
Sedangkan perangkat peluncur rudal S-400 kedua akan dikerahkan di tenggara Turki, menurut harian Daily Sabah yang pro-pemerintah.
Perbatasan tenggara negara mayoritas Kurdi itu berbatasan dengan Suriah dan Irak.
"Sistem S-400 hanya akan diaktifkan saat terjadi peningkatan risiko dan ancaman terhadap keamanan," lapor NTV.
Diberitakan sebelumnya, sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia yang dipesan Ankara telah mulai dimuat ke dalam pesawat kargo pada Minggu (30/6/2019) lalu.
Pengiriman sistem pertahanan S-400 diharapkan bakal tiba di Turki beberapa pekan ke depan, demikian dilaporkan radio swasta Turki, Haberturk, dikutip Reuters.
Ditambahkan laporan itu, S-400 akan dikirim menggunakan dua pesawat kargo yang berangkat dari pangkalan udara militer Rusia.
Sementara tim teknis Rusia yang bertanggung jawab dalam mengawasi pemasangan sistem pertahanan rudal mutakhir itu dijadwalkan tiba di Turki pekan depan. (Agni Vidya Perdana)
Sumber : kompas.com
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon