Alutsista Bertambah, TNI AU Bentuk Satuan Pemeliharaan Baru

KangUsHa 15:00
Loading...

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara atau TNI AU memiliki Komando Pemeliharaan Materiil baru. Satuan itu adalah Depo Pemeliharaan (Depohar) 80 yang ber-home base di Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Depohar ini membawahi tiga satuan pemeliharaan (sathar), yakni 81,82,dan 83.
Depo Pemeliharaan
Depo Pemeliharaan 
“Depo ini dipimpin oleh seorang Kolonel yang di bawahnya ada satuan pemeliharaan setingkat batalyon,” kata Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, di pelataran pesawat utama Lanud Iswahjudi, Rabu 31 Juli 2019.
Yuyu menjelaskan pembentukan Depohar 80 dan satuan di bawahnya merupakan bagian dari rencana strategis TNI AU. Adapun alasannya untuk memaksimalkan fungsi dari alat utama sistem persenjataan (alutsista) pesawat yang kian bertambah. “Tantangan ke depan, pesawat akan terus berdatangan baik jenis maupun jumlahnya,” ujar dia kepada sejumlah wartawan.
Karena itu, Depohar 80 memiliki tugas memelihara mesin pesawat tempur, di antaranya komponen, alat uji, asesoris, dan fabrikasi level berat. Jenis pesawat tempurnya seperti F-16, Hawk Mk.109/209,T50i Golden Eagle, dan Su-27/30. Dengan demikian, beban kerja satuan teknik yang selama ini melaksanakan tugas itu lebih ringan.
“Harus melakukan pemisahan antara skuadron teknik dengan depohar biar lebih fokus melakukan pemeliharaan engine pesawat. Lebih fokus, lebih teliti, kualitas akan lebih terjamin,” kata Yuyu.
Ditanya tentang personel yang bertugas di Depohar 80 TNI AU dan satuan baru, ia menyatakan diambilkan dari satuan lain yang memiliki kemampuan di bidang teknik. Ke depan, pengisian personel akan terus dilakukan secara bertahap.
"Mudah-mudahan 3 sampai 5 tahun ke depan kebutuhan personel di depo bisa terpenuhi. Sekarang yang penting bisa melaksanakan tugas walaupun dengan minimal,” kata dia. (Nofika Dian Nugroho)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon

Radar Acak