Destroyer HMAS Hobart (DDG 39) AL Australia (RAN) Uji Coba Tembakkan Rudal SM-2 Standard Missile untuk Pertama Kali - Radar Militer

21 Agustus 2019

Destroyer HMAS Hobart (DDG 39) AL Australia (RAN) Uji Coba Tembakkan Rudal SM-2 Standard Missile untuk Pertama Kali


Kapal perang destroyer terbaru Angkatan Laut Australia (RAN), HMAS Hobart (DDG 39), menjadi yang pertama dari jenisnya yang menembakkan rudal di perairan negara tersebut. Rudal yang ditembakkan dalam uji coba itu adalah SM-2 Standard Missile.
AL Australia (RAN) Uji Coba Tembakkan Rudal SM-2 Standard Missile
AL Australia (RAN) Uji Coba Tembakkan Rudal SM-2 Standard Missile 
Tes tembak misil berlangsung hari Selasa (20/8/2019) di lepas pantai New South Wales (NSW). Senjata yang ditembakkan berhasil menghantam target. Menteri Pertahanan Linda Reynolds mengatakan tes misil yang sukses menunjukkan kemampuan kapal perang paling canggih milik Angkatan Laut Australia.
"HMAS Hobart (DDG 39) adalah kapal perang paling canggih dan mematikan yang pernah dioperasikan oleh Angkatan Laut Australia, dan penembakan rudal ini adalah demonstrasi bagaimana dia bisa bertarung dan menang di laut," katanya.
Komandan kapal, Ryan Gaskin, mengatakan uji tembak misil yang sukses ini adalah langkah yang signifikan. "Penembakan rudal adalah kesempatan untuk menguji upgrade (peningkatan) baru-baru ini pada sistem tempur kapal Aegis dan mempersiapkan perusahaan kapal untuk penempatan mereka yang akan datang," katanya, dikutip 9news.com.au.
HMAS Hobart (DDG 39), yang ditugaskan sejak September 2017, dilengkapi dengan sistem pertempuran dan persenjataan canggih. Sistem rudal kapal perang yang sangat cerdas memungkinkan Angkatan Laut untuk melihat, mengunci dan menghantam pesawat, drone dan bahkan rudal musuh pada jarak lebih dari 150 kilometer.
Jika diperlukan, HMAS Hobart (DDG 39) juga dapat mengidentifikasi beberapa target dan menembakkan banyak rudal secara instan sebagai respons.
Kapal ini juga dilengkapi dengan sistem sonar modern, umpan, torpedo yang diluncurkan di permukaan dan berbagai senjata pertahanan jarak dekat yang efektif dan memungkinkannya melakukan peperangan di bawah laut.
HMAS Hobart (DDG 39) berbasis di Garden Island di Sydney dan akan digunakan untuk pertama kalinya bulan depan sebagai kapal utama dalam penempatan gugus tugas. (Muhaimin)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb