NCSIST Taiwan Kembangkan UAV Kelas MALE Baru - Radar Militer

21 Agustus 2019

NCSIST Taiwan Kembangkan UAV Kelas MALE Baru


Badan penelitian dan pengembangan pertahanan utama Taiwan telah meluncurkan prototipe wahana udara tak berawak (UAV) medium-altitude long-endurance (MALE) di Pameran Teknologi Dirgantara & Pertahanan (TADTE) 2019 Taipei yang diadakan 15 hingga 17 Agustus lalu.
UAV Kelas MALE Taiwan
UAV Kelas MALE Taiwan 
Mock-up skala penuh dari desain yang diusulkan, diidentifikasi sebagai MALE (unmanned aircraft system), sedang dikembangkan oleh Aeronautical System Research Division (ASRD) dari National Chung-Shan Institute of Science and Technology (NCSIST) dan memanfaatkan pengalaman yang diperoleh dari pengembangan MALE UAV Teng Yun (Cloud Rider) yang pertama kali dipamerkan di TADTE 2015.
Dua prototipe Teng Yun - yang telah diberi kode MU-1611 dan MU-1612 - masing-masing berukuran 8 m dengan rentang sayap 18 m diketahui telah dibangun. Spesifikasi resmi menunjukkan bahwa wahana udara tersebut memiliki jangkauan operasi lebih dari 1.000 km, daya tahan penerbangan (flight endurance) 24 jam, dan ketinggian terbang maksimum 25.000 kaki (7.620 m). Wahana udara ini telah terbukti mampu melakukan navigasi otonom serta lepas landas dan mendarat otomatis selama uji coba penerbangan yang ekstensif sejak diperkenalkan.
Desain MALE UAS yang baru mengadopsi konfigurasi fisik yang mirip dengan Teng Yun, yang juga memiliki kemiripan yang mencolok dengan UAV pengintai berkemampuan serang General Atomics Aeronautical Systems Inc MQ-9 Reaper, dengan airframe ramping dengan monoplane bersayap rendah, sirip ekor-V dan sirip perut, dan tiga roda pendarat yang dapat ditarik.
NCSIST belum mengungkapkan spesifikasi terperinci dari MALE UAS baru tersebut, meskipun juru bicara ASRD mengatakan kepada Jane pada 16 Agustus bahwa desain terbaru itu akan menggunakan mesin turboprop baru yang memberikan daya output yang "jauh lebih besar" daripada mesin piston pada Teng Yun, menyebabkan ukuran badan pesawat yang lebih besar yang memberikan bobot lepas landas maksimum (MTOW) dan kapasitas muatan yang lebih besar pula.
Perangkat tambahan penting lainnya yang terlihat pada mock-up termasuk perangkat optik fixed forward-looking yang terdiri dari kamera siang hari charge-couple device (CCD) dan pencitraan inframerah (IR) yang dimasukkan ke dalam bagian hidung UAV, serta tambahan turret electro-optical/infrared (EO/IR) standar pada bagian dagu.(Angga Saja-TSM)
Sumber : janes.com

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb