KRI Ahmad Yani (351), Salah Satu Fregat Van Speijk Class Milik TNI AL

KangUsHa 06:00
Loading...

KRI Ahmad Yani (351) merupakan kapal pertama dari 6 unit kapal perang kelas Perusak Kawal Berpeluru Kendali Kelas Ahmad Yani - Van Speijk Class milik TNI AL. Dinamai menurut Nama salah seorang Pahlawan Revolusi (Jenderal Ahmad Yani).
KRI Ahmad Yani (351)
KRI Ahmad Yani (351) 
Usia KRI Ahmad Yani (AMY)-351 sudah cukup tua, Meski begitu, kapal yang diproduksi di Belanda pada 1 Oktober 1963 itu tampak masih terlihat kokoh.
Fregat dari Jenis Van Speijk Class ini, oleh TNI AL Secara Bertahap harus segera dipurna tugaskan sampai tahun 2024. Maklum, keenam kapal tersebut sudah aktif sejak tahun 1967. Salah satu fregat Van Speijk Class (KRI Slamet Riyadi 352) dari kapal sejenis secara Resmi telah di pensiunkan pada 16 Agustus 2019 lalu.
Selain sudah cukup dimakan usia, TNI AL dan pemerintah telah melakukan rencana pengadaan baru kapal tempur kelas fregat dengan spesifikasi yang mumpuni. Sebelum dipurna tugaskan semua maka mau tak mau harus ada penggantinya. TNI AL saat ini tengah membangun dan mempersiapkan kebutuhannya untuk mendapatkan kapal perang baru baik secara kuantitas maupun kualitas.
Mengutip Janes beberapa waktu lalu, Pemerintah Denmark yang melihat akan adanya persiapan untuk mengganti keenam KRI tersebut dan awalnya pada 2016 lalu mereka menawarkan fregat kelas berat rasa Destroyer kepada Indonesia yakni Iver Huitfeldt Class. Meskipun disinyalir jika diadopsi oleh Angkatan Laut Indonesia, kemungkinan keberadaanya sebagai kapal perang utama yang berdampingan dengan fregat KRI Martadinata class. Selain Iver Huitfeldt Class apakah akan ada pilihan alternatif lain yang lebih gahar?
Berikut nama-nama keenam unit Van Speijk Class, KRI Ahmad Yani 351, KRI Slamet Riyadi 352, KRI Yos Sudarso 353, KRI Oswald Siahaan 354, KRI Abdul Halim Perdanakusuma 355 dan KRI Karel Satsuit Tubun 356.(Tengku Adhitya)
Sumber : Forum Studi Militer - FSM
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon

Radar Acak