MADEX 2019: HHI Luncurkan Konsep Desain KDDX Untuk Kebutuhan Destroyer AL Korsel

KangUsHa 15:00
Loading...

Pada MADEX 2019, pameran pertahanan maritim di Busan, Korea Selatan, galangan kapal Korea Selatan Hyundai Heavy Industries (HHI) meluncurkan desain KDDX-nya.
KDDX adalah kebutuhan kapal destroyer mendatang untuk Angkatan Laut Korea Selatan.
Desain KDDX HHI
Desain KDDX HHI  
Persyaratan formal belum dikeluarkan, oleh karena itu desain HHI didasarkan pada pengalaman dan pengetahuan mereka yang diperoleh dalam program AL Korea Selatan sebelumnya.
KDDX HHI tersedia dalam beberapa konfigurasi seperti 3 jenis haluan yang berbeda:
- haluan konvensional
- hi-bow
- wave piercing (inverted bow)
HHI membandingkan manfaat dan komprimasi dari setiap jenis haluan dan mendapati bahwa opsi ketiga (inverted bow, mirip dengan DDG 1000 Angkatan Laut AS atau fregat masa depan Angkatan Laut Prancis) menawarkan keuntungan terbaik. Desain haluan yang sama diadopsi untuk kapal konsep yang diluncurkan oleh HHI di MADEX 2019 juga.
KDDX HHI berukuran 156 meter panjangnya dengan lebar 19 meter dan displacement 6.500 ton. Menyangkut sistem senjatanya, HHI memberi tahu bahwa desainnya dilengkapi dengan 8x rudal anti-kapal, 48x K-VLS dibagian depan dan 16x K-VLS II dibelakang. 
K-VLS II buatan Hanwha akan dapat mengerahkan generasi rudal baru seperti rudal jelajah serang darat baru yang sedang dikembangkan. Di atas hangar helikopter terdapat CIWS next generation yang saat ini sedang dikembangkan dengan Badan Pengembangan Pertahanan Korea Selatan (Agency for Defense Development - ADD) dan akan disebut sebagai "K-CIWS". 
Dalam ADEX 2019 diketahui bahwa KDDX akan menggunakan senjata utama meriam 5 inchi Mark 45 buatan BAE Systems dengan sistem pemuatan otomatis baru (akan dipasang di kapal frigate Type 26). Ada dua hanggar helikopter yang mampu mengakomodasi helikopter Wildcat atau MH-60R.
Untuk sistem sensor, KDDX akan menampilkan tiang (mast) terintegrasi generasi baru. Menurut informasi, HHI telah memasuki kemitraan dengan Hanwha Systems dan desain kapal mereka menampilkan I-Mast buatan Hanwha. Pesaing HHI untuk KDDX, DSME, sedang bernegosiasi dengan LIG Nex1 untuk jenis kemitraan serupa. Inovasi besar lainnya dari KDDX untuk sensor adalah sistem sonar terintegrasi, yang merupakan sistem ASW next generation yang menggabungkan sonar yang dipasang dihull dan sonar array yang ditarik.
KDDX akan dilengkapi dengan sistem propulsi elektrik terintegrasi yang terdiri dari 2x motor penggerak (2x25.000 kW), 2x generator turbin gas (2X26.000 kW) dan 2x generator diesel (2x3.000 kW).
Awak kapal akan berjumlah antara 160 hingga 180 pelaut. Kapal tersebut akan mendapat manfaat dari teknologi "Smart Ship" HHI terbaru.(Xavier Vavasseur)(Angga Saja-TSM)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon

Radar Acak