AL Inggris Resmikan Kapal Induk HMS Prince of Wales (R09) - Radar Militer

11 Desember 2019

AL Inggris Resmikan Kapal Induk HMS Prince of Wales (R09)


Kapal induk kelas Queen Elizabeth, HMS Prince of Wales (R09) telah diresmikan masuk kedinasan Armada Angkatan Laut Kerajaan Inggris (Royal Navy), kemarin (10/12). The Duchess of Cornwall, sebagai Lady Sponsor kapal tersebut , bersama The Prince of Wales, memimpin upacara di HM Naval Base Portsmouth pagi kemarin, dihadapan sekitar 2.000 undangan dari kalangan industri, sekutu, rekan-rekan dan keluarga.
Kapal Induk HMS Prince of Wales (R09)
Kapal Induk HMS Prince of Wales (R09)  
Komandan kapal, Captain Darren Houston, membacakan surat perintah commissioning kepada para awak dan para tamu yang berkumpul di hanggar kapal, yang akan menampung hingga 40 jet F-35 dan berbagai helikopter. Diantara mereka yang hadir adalah First Sea Lord, Admiral Tony Radakin, duta besar dari Prancis dan AS, dan Komandan Armada Keenam AS, Vice Admiral Lisa Franchetti.
Sekitar 550 tamu VIP, 1.400 keluarga dan rekan-rekan, termasuk tamu mantan awak kapal HMS Prince of Wales sebelumnya, battleship yang tenggelam pada tanggal yang sama 78 tahun lalu oleh armada Jepang di Laut Cina Selatan, bergabung dengan kru untuk mengikuti upacara.
HMS Prince of Wales, berukuran sedikit lebih besar dan lebih berat daripada saudaranya. Kapal tersebut memiliki displacement 65.000 ton, panjang 284 meter dan beam 73 meter. Pembangunan kapal dimulai pada tahun 2011 di Rosyth Dockyard dan dilakukan peluncuran pada 21 Desember 2017. Kapal diserahkan kepada Angkatan Laut Inggris pada tahun 2019, dan akan sepenuhnya siap untuk tugas garis depan di seluruh dunia mulai tahun 2023.
Kapal induk ini ditenagai oleh empat mesin diesel dan dua turbin gas, yang dijalankan oleh departemen teknik kelautan sejumlah 170 orang. Mereka adalah bagian dari awak kapal inti yang terdiri dari sekitar 700 yang dapat bertambah menjadi lebih dari dua kali lipat dengan penambahan personel dari Skuadron Udara Angkatan Laut dan personel Marinir Kerajaan Inggris.
Tidak seperti kebanyakan kapal induk besar, Prince of Wales tidak dilengkapi dengan ketapel dan arrestor wire, dan sebaliknya dirancang untuk mengoperasikan pesawat V / STOL. Desain kapal menekankan pada faktor fleksibilitas, dengan akomodasi untuk 250 pasukan Marinir dan kemampuan untuk mendukung mereka dengan helikopter serang dan pengangkutan pasukan dengan helikopter seukuran Chinook.
Lebih dari 10.000 orang di seluruh Inggris telah berkontribusi dalam pembangunan kapal tersebut sebagai bagian dari Aircraft Carrier Alliance, memanfaatkan pengalaman yang mereka peroleh dalam membangun dan mengoperasikan HMS Queen Elizabeth.
HMS Queen Elizabeth baru-baru ini kembali dari penugasan keduanya ke pantai timur Amerika Utara melakukan uji coba penerbangan dengan jet F-35 Inggris dan mengembangkan kemampuan perangnya. Kedua kapal induk bersama-sama di Portsmouth untuk melakukan pemeliharaan rutin dan cuti Natal bagi awak kapal sebelum melanjutkan program mereka untuk mencapai kemampuan operasional.(Xavier Vavasseur)(Angga Saja-TSM)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb