Pangdam Lepas 7 Prajurit Satgas Pemeliharaan Perdamaian PBB di Libanon - Radar Militer

06 Desember 2019

Pangdam Lepas 7 Prajurit Satgas Pemeliharaan Perdamaian PBB di Libanon


Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto melepas tujuh prajurit TNI Angkatan Daerah (AD) dari Kodam Siliwangi yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Misi Perdamaian PBB di Lebanon tahun 2019.
Pelapasan satgas tersebut berlangsung di Makodam III/Siliwangi Jalan Aceh, Kota Bandung, Kamis (5/12/2019). Satu dari tujuh anggota Satgas Misi Perdamaian PBB adalah Mayor Inf Agus dari Menvetcaddam III/Siliwangi.
Prajurit Satgas Pemeliharaan Perdamaian PBB
Prajurit Satgas Pemeliharaan Perdamaian PBB 
Dalam kesempatan itu, Pangdam memberi ucapan selamat kepada tujuh prajurit yang terpilih bergabung dalam Satgas Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB di Lebanon.
"Sejatinya setiap prajurit TNI yang diberangkatkan ke daerah operasi merupakan prajurit terpilih, terdidik, dan terlatih sekaligus sebagai bentuk kepercayaan dan kehormatan dari negara," kata Nugroho.
Sejak awal dilantik dan disumpah menjadi prajurit TNI, ujar Panglima, sudah tertanam di dalam hati untuk siap menunaikan berbagai tugas operasi.
Apalagi tugas operasi sebagai Satgas Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB merupakan kepercayaan dan kehormatan oleh bangsa dan negara, serta dunia untuk menjaga dan memelihara perdamaian di wilayah selatan Lebanon.
"Perlu saya sampaikan, komitmen Indonesia untuk ikut melaksanakan dan menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial merupakan amanat dari alinea keempat Pembukaan UUD RI 1945," ujar Panglima.
Dalam konteks internasional, tutur Nugroho, partisipasi tersebut merupakan indikator penting dan konkret dari peran suatu negara memberikan kontribusi dalam menjaga perdamaian dan keamanan dunia.
Sedangan dalam konteks nasional, keterlibatan tersebut merupakan sarana peningkatan profesionalisme individu dan organisasi yang terlibat langsung dalam operasi perdamaian internasional.
"Semoga tugas-tugas yang akan diemban Satgas Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB dapat berhasil dengan baik. Senantiasa memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa mendapat bimbingan dan petunjuk Nya," tutur Nugroho.
Kemudian, ungkap Pangdam, jaga nama baik Indonesia, sopan santun, dan hargai budaya di wilayah tempat penugasan. Pelajari dan pahami adat istiadat, budaya, dantradisi masyarakat setempat untuk memudahkan melakukan komunikasi.
"Tak kalah pentingnya, peran Indonesia di selatan Lebanon selama ini sangat direspons baik oleh semua kalangan, baik masyarakat maupun pemerintah daerah setempat. Karena itu, jangan ciderai kepercayaan tersebut dengan perbuatan tidak terpuji," ungkap Pangdam.(Agus Warsudi)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb