Inilah Pertimbangan Indonesia Kirim Tentara ke Australia Bantu Pemadaman Karhutla


Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid menyebut, bantuan pemadaman kebakaran untuk Australia dari Indonesia tak sekadar menjaga hubungan baik kedua negara. Bantuan itu, menurutnya sebagai kewajiban atas dasar rasa kemanusiaan.
Karhutla Australia
Karhutla Australia 
"Hubungan saling membantu terutama di kala sulit pasti akan sangat membantu hubungan antara Indonesia dengan Australia. Tapi kita tidak hanya melakukan ini semata untuk hubungan baik dengan Australia saja, tapi yang paling utama kewajiban kemanusiaan kita, sesuai dengan perintah Undang-undang agar kita membantu ketertiban dunia. Salah satunya ketika ada negara yang mengalami musibah itu kita wajib membantu," kata Meutya selepas Rapat Dengar Pendapat dengan Kemenlu dan TNI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (30/1).
Meutya berharap bantuan berupa pengiriman personel TNI itu dapat berguna dan mereka selamat kembali ke Indonesia setelah bertugas. Ia juga menyebut, titik api kebakaran di Australia masih cukup banyak. "Yang kami dapat informasi sampai hari ini titiknya terus bertambah. Jadi kita harapkan (TNI) bisa betul-betul berperan," tukasnya.
Sebelumnya, Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyebut pihaknya bakal mengirim satu Satuan Setingkat Peleton (SST) Zeni yang terdiri dari Batalyon Semi Konstruksi Angkatan Darat, Batalyon Marinir dan Dinas Konstruksi Angkatan Udara untuk Australia.
Ia menjelaskan, pasukan itu bakal bertolak pada 1 Februari 2020 mendatang dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma. "Rencananya akan kita berangkatkan besok tanggal 1 (Februari) dengan menggunakan pesawat Hercules TNI AU melalui Kupang (Nusa Tenggara Timur)," kata Hadi di lokasi yang sama.
Dari Kupang, lanjut Hadi, personel akan akan dibawa menuju Rosemount, lalu akan menggunakan jalan darat yang disediakan pemerintah Australia menuju Distrik Eden. Perjalanan itu diperkirakan menempuh jarak kurang lebih 490 kilometer. "Tugas kami di sana membantu pemerintah Australia dalam rangka memadamkan kebakaran yang ada di sana. Namun kita diberikan wilayah yang sudah ditentukan berdasarkan hasil assessment dari TNI dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) yang rencananya juga akan hadir di wilayah Distrik Eden," papar Hadi.
Ada pun personel yang dikirim sebanyak 44 personel, yang terdiri terdiri dari 36 personel dari Satgas Garuda. Satgas Garuda terdiri dari 26 personel TNI AD, 6 TNI AL, 4 TNI AU. Sementara tim LO sebanyak 6 personel, dengan rincian 3 personel TNI, 2 personel Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 1 personel KJRI Sydney. Selain itu ada tim kesehatan sebanyak 2 personel dari TNI AD.(Erlina Fury Santika)

Puluhan Tahun Nihil Kecelakaan, Inilah Rahasia Fasharkan Puspenerbal


Jam terbang pesawat-pesawat udara Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal), memang tidak diragukan lagi. Berbagai operasi perang dan non perang telah dilalui.
Sebagai satuan yang bertugas mendukung operasi angkatan laut, baik untuk operasi tempur, operasi SAR maupun operasi bantuan kemanusiaan, burung-burung besi milik TNI AL ini seolah tidak hentinya menghiasi udara.
Fasharkan Pesud Puspenerbal
Fasharkan Pesud Puspenerbal 
Namun, sudah puluhan tahun ini pula, hampir tidak terdengar ada pesawat TNI Angkatan Laut yang mengalami kecelakaan dalam menjalankan tugas negara. Lantas apa rahasia dibalik nihilnya kecelakaan tersebut?
Kepala Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan Pesawat Udara (Fasharkan Pesud), Kolonel Laut (T) Bambang Yunianto, mengungkapkan, bahwa daur hidup atau life cycle dari pesawat udara harus tetap dipertahankan dengan cara melakukan pemeliharaan dan perbaikan secara berkala.
"Kuncinya ada bebera hal, bahwa pemeliharaan pesawat udara itu terdiri dari manusianya itu sendiri,"katanya kepada sindonews.com, Kamis (30/1/2020).
Manusia atau teknisinya harus terlatih dan tentunya sudah melalui jenjang pendidikan dari tingkat dasar. Flat Enginer atau teknisi yang berdinas TNI AL, kata Bambang, rata-rata pernah sekolah maupun kursus dasar teknik di sekolah-sekolah penerbangan.
"Jadi dasar-dasar sekolah itu sudah ada sehingga mereka menguasai pemeliharaan, karena perangkat lunak atau sofware dari pesawat udara itu sendiri berupa maintenence manual yang terdiri dari panduan-panduan berupa bahasa inggris. Kita harus tahu dan menguasai maintenence manual itu untuk memandu pemeliharaan pesawat udara," tuturnya.
Selain manusia, lanjutnya, hal yang tidak kalah pentingnya adalah dukungan suku cadang. Dukungan ini betul-betul tidak boleh main-main karena bunyinya pesawat adalah detik. "Jadi kalau dikapal ada kerusakan masih bisa mengapung, kalau pesawat ada kerusakan tetunya akan membawa accident," kata dia.
Meski puluhan tahun nihil kecelakaan, Bambang mengakui bukan berarti pesawat-pesawat udara dibawah pemeliharaannya tidak pernah eror. Selama ini yang terjadi hanya kecil kemungkinan pada penunjukan yang miss atau split dan tidak fatal.
"Alhamdulillah puluhan tahun ini tidak ada kecelakaan, mudah-mudahan tidak terjadi," ucapnya.
Sebagai satuan yang memiliki tugas melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan pesawat udara, fasilitas pendukung serta material udara Puspenerbal, Fasharkan Pesud menerapkan dua metode pemeliharaan yakni preventif dan korektif.
Preventif adalah perawatan terhadap pencegahan apabila pesawat itu sudah melaksanakan terbang selama 100 jam. Pelaksanakan pemeliharaan pencegahan ini dikenal dengan periodical inspection. Disitu ada pemeliharaan seratus, dua ratus dan sebagainya.
"Kemudian untuk pemeliharaan secara korektif adalah pemeliharaan apabila terjadi kerusakan. Itu untuk menghindari Incident maupun Accident ditempat kita," papar Bambang.
Selain itu juga ada beberapa tingkatan pemeliharaan yang diterapkan oleh Fasharkan. Diantaranya ada pemeliharaan pesawat yang periodik atau dikenal dengan pemeliharaan berkala, pemeliharaan tingkat ringan, menengah maupun tingkat depo.
Tingkat ringan merupakan pemeliharaan berkala tingkat satu, dua dan tiga. Tingkat satu membutuhkan waktu perawatan selama tujuh hari, tingkat dua selama 14 hari, dan tingkat tiga para teknisi melaksanakan perawatan selama 21 hari. Sedangkan untuk tingkat depo atau tingkat empat sampai dengan dua bulan.
"Pemeliharaan di tempat kami ini adalah pemeliharaan tingkat depo, kalau tingkat organik dilaksanakan di skuadron udara masing-masing," tandasnya.(Ali Masduki)

Departemen Pertahanan Amerika Serikat : Senapan Jet Tempur F-35 Tak Akurat


Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) baru-baru ini melakukan penilaian tahunan atas kemajuan program pesawat jet tempur siluman F-35 Lockheed Martin, dan hasilnya buruk. Salah satunya, senapan 25mm yang dipasang pada pesawat itu tak akurat dalam menembak target.
Menurut laporan Bloomberg, pesawat termahal ini memiliki 873 kelemahan perangkat lunak yang berbeda-beda.
Jet Tempur F-35
Jet Tempur F-35 
Kantor Pengujian Departemen Pertahanan AS menyatakan akurasi dari satu versi senapan 25mm pesawat tersebut dianggap "tidak dapat diterima".
Pada dasarnya, pesawat tempur futuristik adalah tembakannya yang mengerikan, namun fakta terbaru tentang kelemahan senapan tersebut menjadi berita yang lebih buruk untuk program F 35, yang telah menelan biaya USD428 miliar dari dana pembayar pajak Amerika.
"Senapan 25mm pada model Angkatan Udara dari Joint Strike Fighter memiliki akurasi 'tidak dapat diterima' dalam mengenai sasaran darat dan dipasang di blok mesin yang retak," kata Kantor Pengujian Pentagon mengatakan dalam penilaian terbarunya tentang sistem senjata AS yang paling mahal tersebut.
Penilaian tahunan ini disusun oleh Robert Behler, Direktur Pengujian dan Evaluasi Operasional Departemen Pertahanan. Penilaian tidak mengungkapkan setiap kegagalan besar baru dalam kemampuan terbang pesawat canggih Amerika ini.
Namun, penilaian itu menandai daftar panjang masalah yang menurut kantor tersebut harus diselesaikan, termasuk 13 yang dideskripsikan sebagai item "wajib diperbaiki" Kategori 1 yang memengaruhi kemampuan keselamatan atau tempur sebelum F-35 yang akan datang senilai USD22 miliar pada fase Blok 4.
Laporan yang diperoleh Bloomberg menyebutkan jumlah masalah pada perangkat lunak F-35 sebanyak 873 pada November 2019. Itu turun dari 917 pada September 2018, ketika jet tempur memasuki pengujian pertempuran intens yang diperlukan sebelum produksi penuh, termasuk 15 item Kategori 1.
"Meskipun kantor program sedang bekerja untuk memperbaiki kekurangan, penemuan-penemuan baru masih sedang dibuat, menghasilkan hanya sedikit penurunan dalam jumlah keseluruhan dan meninggalkan banyak yang signifikan untuk ditangani," bunyi laporan penilaian kantor tersebut, seperti dikutip TIME.
Selain itu, Kantor Pengujian mengatakan bahwa kerentanan pada keamanan siber yang diidentifikasi dalam laporan sebelumnya belum terselesaikan. Laporan ini juga mengutip masalah dengan keandalan, ketersediaan pesawat, dan sistem perawatan.
Seorang juru bicara untuk kantor program F-35 Pentagon tidak segera mengomentari laporan Kantor Pengujian.
Brett Ashworth, juru bicara Lockheed yang berbasis di Bethesda, Maryland, mengatakan, "Meskipun kami belum melihat laporannya, F-35 terus matang dan merupakan jet tempur yang paling mematikan, survivable, dan terhubung di dunia."
"Terus meningkat, dengan armada global rata-rata lebih dari 65 persen tingkat kemampuan misi dan unit-unit operasional secara konsisten berkinerja hampir 75 persen," ujar Ashworth. (Muhaimin)

Pasukan Garuda TNI Siap Mengemban Misi Negara di Kongo Afrika


Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto diwakili Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto memimpin upacara pemberangkatan Satgas misi PBB sebanyak 175 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-Q MONUSCO. Upacara pemberangkatan berlangsung di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (30/1/2020).
Letjen TNI Joni Supriyanto Pimpin Upacara Pemberangkatan Satgas PBB ke Kongo
Letjen TNI Joni Supriyanto Pimpin Upacara Pemberangkatan Satgas PBB ke Kongo
Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat kepada para prajurit yang telah mendapatkan kehormatan sekaligus kepercayaan untuk mengemban tugas internasional, yang tergabung dalam misi Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB.
Menurut Panglima TNI, tugas yang diemban para prajurit sarat dengan Misi Negara baik dari aspek militer, politik, diplomasi maupun budaya. Misi tersebut menjadikan para prajurit berkewajiban menjaga nama baik dan kehormatan bangsa dan negara. Untuk itu, tugas harus dilaksanakan dengan penuh semangat, dedikasi dan loyalitas, serta tetap memperhatikan faktor keamanan dan kesiapsiagaan.
Lebih lanjut, Panglima TNI menegaskan para prajurit harus mampu mengantisipasi setiap perkembangan situasi di wilayah tugas. Pembekalan dan pelatihan yang telah diterima agar menjadi acuan sehingga dapat memperkecil peluang terjadinya insiden yang tidak perlu dalam pelaksanaan tugas. Pengalaman tugas dari satuan satuan terdahulu termasuk dari satuan negara lain dapat dijadikan pelajaran penting untuk pengembangan keberhasilan tugas.
Penugasan ke Misi PBB juga harus dapat dijadikan momen bagi para prajurit memperluas wawasan dan pengetahuan. Keberhasilan tugas Satgas Kizi TNI Konga XX-Q MONUSCO sangat menentukan citra dan prestasi serta keberlanjutan misi-misi perdamaian Indonesia di masa mendatang.
Satgas Kizi TNI Konga XX-Q MONUSCO akan menggantikan Satgas Kizi TNI Konga XX-P MONUSCO yang saat ini dalam proses kembali ke Tanah Air dari Kongo Afrika. Satgas Kizi TNI Konga XX-Q MONUSCO berjumlah 175 personel terdiri dari 153 TNI AD, 17 TNI AL dan 5 TNI AU dengan mainbody pasukan dari Detasemen Zeni Tempur 2/Prasada Sakti, Padang-Sumatera Barat di bawah komando Letkol Czi M.P. Sibuea sebagai Dansatgas.(fri/jpnn)

Inggris Keluar dari Uni Eropa Hari Ini


Inggris meninggalkan Uni Eropa pada hari Jumat (31/1/2020) untuk masa depan Brexit (British Exit) yang tidak pasti. Ini adalah langkah geopolitik yang paling signifikan sejak hilangnya kerajaan dari sistem politik dan pukulan 70 tahun upaya untuk menempa persatuan Eropa dari reruntuhan dua perang dunia.
Inggris Keluar dari Uni Eropa Hari Ini
Inggris Keluar dari Uni Eropa Hari Ini 
Negara tersebut hengkang dari klub Eropa tempatnya bergabung sejak tahun 1973. Pada suatu pukulan, Uni Eropa akan kehilangan 15 persen dari ekonominya, pemboros militer terbesarnya dan ibu kota keuangan internasional; London.
Perceraian ini akan membentuk nasib Inggris—dan menentukan kekayaannya—untuk generasi yang akan datang.
"Ini adalah saat ketika fajar menyingsing dan tirai ditutup pada babak baru," kata Perdana Menteri Boris Johnson yang akan menyampaikan pidatonya di televisi. Dia telah memberikan sedikit petunjuk tentang rencana pasca-Brexit di luar kata-kata inspirasional.
"Ini adalah awal era baru," kata Johnson, salah satu pemimpin utama kampanye "Leave" pada 2016, seperti dikutip Reuters.
Di luar simbolisme untuk mundur dari keanggotaan selama 47 tahun lamanya, hanya sedikit yang benar-benar akan berubah hingga akhir tahun 2020, di mana saat itu Johnson telah berjanji untuk mencapai kesepakatan perdagangan bebas yang luas dengan Uni Eropa, blok perdagangan terbesar di dunia.
Bagi para pendukung, Brexit adalah mimpi "hari kemerdekaan" bagi Inggris yang melarikan diri dari apa yang mereka sebut sebagai proyek yang didominasi oleh Jerman.
Referendum Brexit Juni 2016 menunjukkan sebuah negara yang terpecah dan memicu pencarian jiwa tentang segala sesuatu dari pemisahan diri dan imigrasi ke kapitalisme, kekaisaran dan Britishness modern.
Begitulah keparahan kehancuran Brexit sehingga sekutu dan investor dibiarkan takjub oleh negara yang selama beberapa dekade disebut-sebut sebagai pilar percaya diri stabilitas ekonomi dan politik Barat.
Di dalam negeri, Brexit telah menguji ikatan yang mengikat Inggris Raya; Inggris dan Wales, dalam memilih untuk meninggalkan blok Eropa. Namun, Skotlandia dan Irlandia Utara memilih untuk tetap bergabung dengan Uni Eropa.
Jadi pada "Brexit Day", beberapa pihak akan merayakan dan beberapa pihak lainnya akan menangis, tetapi banyak warga Inggris tidak melakukan keduanya.
Johnson akan memimpin rapat kabinet di Sunderland, kota pertama yang menyatakan dukungan untuk Inggris meninggalkan Uni Eropa dalam referendum Juni 2016. Brexiteers akan merayakannya di Parliament Square sementara beberapa lawan Brexit juga akan berkumpul.
Bendera nasional Inggris, Union Jack, yang berkibar di gedung Dewan Eropa di Brussels akan diturunkan pada pukul 19.00 malam (18.00 GMT) pada hari Jumat.
Parlemen Eropa berencana untuk menempatkan salah satu bendera Inggris-nya di House of European History, museum terdekat sejarah benua itu sejak Revolusi Prancis 1789.
Setelah kegagalan berulang-ulang dari "Remainers" untuk menyatukan, mengatur atau memenangkan pemilihan, harapan utama orang Eropa adalah dampak ekonomi dari kepergian akan meyakinkan generasi baru untuk merencanakan cara kembali ke dalam kawanan.
Dengan kesedihan, beberapa dukungan untuk Brexit dan bahkan harapan untuk kembali, orang-orang Eropa dari 27 anggota Uni Eropa yang tersisa mengucapkan selamat berpisah.
"Saya sangat menyesal Inggris keluar. Saya pikir itu adalah hal yang sangat, sangat buruk bagi Eropa, untuk Inggris, untuk semuanya," kata Sara Invitto, dari Milan. "Selamat tinggal!" (Muhaimin)

Perancis Lakukan Evakuasi 200 Warganya dari Wuhan Dengan Pesawat Militer


Pesawat militer milik Perancis berhasil mengevakuasi ratusan warga keluar dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, yang menjadi sumber virus corona.
Pesawat jet yang mengangkut 200 orang itu telah meninggalkan Wuhan pada Jumat (31/1).
  Evakuasi Dengan Pesawat Militer Perancis
Evakuasi Dengan Pesawat Militer Perancis  
Jurnalis AFP yang berada di dalam pesawat melaporkan penerbangan telah bergerak menuju selatan Perancis.
Para penumpang itu akan menjalani karantina selama 14 hari untuk memastikan diri mereka terbebas dari virus corona.
Amerika Serikat dan Jepang telah lebih dulu memulangkan warganya dari Wuhan. Rencananya AS akan melakukan evakuasi berikutnya dalam beberapa hari mendatang.
Inggris juga berencana membawa pulang sekitar 200 warganya pada Jumat ini. Hal serupa dilakukan Australia dan Selandia Baru.
Sementara Komisi Eropa menyatakan sedang menyiapkan penerbangan untuk mengevakuasi warga mereka.
China telah mengisolasi Provinsi Hubei, khususnya wilayah Wuhan yang diduga merupakan tempat asal virus corona. Diyakini virus itu berasal dari binatang yang dijual di pasar setempat.
Kota lain di Hubei juga telah dikarantina termasuk dengan menutup akses transportasi.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan status gawat darurat global atas virus tersebut.
Hingga kini jumlah korban meninggal akibat virus mematikan itu telah mencapai 213 orang dan menginfeksi ribuan lainnya.
Selain di China, kasus infeksi virus corona terdeteksi di sejumlah negara, yakni di Kanada, Amerika Serikat, Perancis, Sri Lanka, Thailand, Taiwan, Vietnam, Korea Selatan, Nepal, Singapura, Australia, Malaysia, Jepang, Kamboja, dan Jerman. Lalu Finlandia, Uni Emirat Arab, Filipina, dan India.
Meski demikian belum ada laporan korban meninggal selain di China. (dea)

Amerika Serikat Bakal Kembangkan Misil Pencegat Rudal Hipersonik Avangard


Presiden Vladimir Putin mengklaim rudal hipersonik Avangard Rusia tak terkalahkan. Namun, Pentagon atau Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) sedang berusaha membuktikan bahwa klaim Putin salah.
Ilustrasi
Ilustrasi 
Pada hari Selasa lalu, Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) Pentagon mengumumkan bahwa mereka telah memberikan kontrak senilai USD13 juta kepada kontraktor pertahanan Northrop Grumman untuk program Glide Breaker, sebuah upaya percobaan untuk mengembangkan sistem misil pencegat untuk mengalahkan rudal hipersonik yang sangat canggih dan sangat bermanuver.
Militer AS menganggap misil hipersonik yang dapat dimanuver sebagai tantangan strategis. Menembak jatuh bahkan rudal konvensional yang bepergian dengan kecepatan hampir lima kali kecepatan suara tidak mudah.
"Jika Anda menuju (kecepatan) Mach 13 di tepi paling utara Teluk Hudson, Anda memiliki kecepatan sisa yang cukup untuk mencapai 48 benua di Amerika Serikat dan Alaska. Anda dapat memilih untuk mengarahkannya ke kiri atau kanan, dan menghantam Maine atau Alaska, atau Anda dapat memilih San Diego atau Key West. Itu masalah yang mengerikan," kata Paul Selva, mantan Wakil Kepala Staf Gabungan militer AS.
"Program Glide Breaker berniat untuk memajukan Amerika Serikat secara berarti melawan kendaraan hipersonik dengan mengembangkan teknologi yang memungkinkan untuk pencegat canggih yang dapat melakukan pekerjaan," tulis DARPA, seperti dikutip Defense One, kemarin.
Thomas Karako, seorang rekan senior Program Keamanan Internasional dan direktur Proyek Pertahanan Rudal di Pusat Strategi dan Pembelajaran Internasional mengatakan salah satu cara untuk berpikir tentang mencegat rudal hipersonik adalah dengan membayangkannya lebih seperti pesawat terbang daripada rudal balistik konvensional. "Ini pada dasarnya adalah pertahanan udara tingkat lanjut. Itu tidak dianggap sebagai tantangan yang ajaib. Kami ahli dalam hal itu," kata Karako.
Di satu sisi, bahkan lebih mudah pada pertahanan udara konvensional, di mana sulit untuk mengidentifikasi pesawat musuh. "Itu sebabnya saya menggedor drum pada lapisan sensor ruang sepanjang waktu," katanya, merujuk pada dorongan Pentagon untuk konstelasi satelit baru. "Kamu harus melihatnya sebelum bisa membunuhnya."
"Penting untuk diingat bahwa hal-hal ini, bepergian dengan kecepatan tinggi di bawah banyak tekanan termal, jauh dari tak terkalahkan. Mereka memiliki banyak kerentanan. Anda mungkin dapat menyatukan berbagai pendekatan yang berbeda, termasuk efek perang siber atau elektronik, untuk menjatuhkannya," ujar Karako.
Untuk mencegat rudal balistik antarbenua (ICBM) konvensional, AS akan menggunakan lebih rudal satu pertahanan yang berbasis darat, yakni 44 di Alaska dan empat di California. AS tidak memiliki hulu ledak pada sistem rudal pertahanan darat, jadi intersepsi harus sangat tepat.
Untuk menembak jatuh rudal hipersonik, Amerika Serikat dapat menggunakan hulu ledak yang dapat menghancurkan misil musuh, yang artinya mengurangi kebutuhan akan presisi. Dia mengutip sistem pencegat Arrow 2, SM-6, dan PAC-2. "Itu bukan hit-to-kill. Mereka sangat eksplosif. Mungkin Anda ingin meletakkan senapan di depan (ancaman misil hipersonik). Anda mungkin hanya perlu melakukan sedikit kerusakan pada permukaan kontrol mewah ini, untuk memiliki efek," katanya.
Rusia menjadi berita utama dengan klaim bahwa mereka telah mengerahkan rudal hipersonik Avangard. Karako mengatakan bahwa Amerika Serikat harus menanggapi ancaman itu dengan serius."Tetapi kita harus mengajukan pertanyaan; Apa sebenarnya yang dapat mereka lakukan yang tidak dapat mereka lakukan sebelumnya?," ujarnya.
Menurut Karako, Rusia memiliki jauh lebih dari cukup ICBM konvensional untuk tujuan itu. Nilai sebenarnya dari senjata hipersonik adalah serangan cepat dalam konflik yang lebih dekat ke China atau Rusia.
"Jika itu adalah hal yang lebih baik untuk regional, (senjata) taktis, atau lebih, itu lebih mengkhawatirkan. Jika mereka dapat mempersenjatai yang menempatkan pada tumit kita dalam konflik regional, itu lebih cenderung mengarah pada eskalasi," paparnya.(Muhaimin)

Jepang Menyiapkan Kerangka Kerja Kemitraan Kembangkan Pesawat Tempur Masa Depan F-X


Kementerian Pertahanan Jepang (MoD) mengharapkan untuk meresmikan "kerangka kerja" pada akhir tahun ini di mana Jepang akan berkolaborasi dengan mitra asing pada programnya untuk mengembangkan dan membangun pesawat tempur generasi masa depan, Kementerian Pertahanan telah mengindikasikan kepada Jane .
Konsep Jet Tempur FX Jepang
Konsep Jet Tempur FX Jepang 
MoD juga mengkonfirmasi bahwa program tersebut sekarang secara resmi disebut sebagai "FX" dan bahwa Kementrian Pertahanan Jepang telah mengusulkan "citra konseptual" baru dari pesawat baru, yang dimaksudkan untuk menggantikan pesawat tempur Mitsubishi F-2 Angkatan Udara Bela Diri Jepang (JASDF) di tahun 2030-an.
Gambar tersebut adalah penggambaran resmi pertama yang diketahui tentang pesawat tempur Jepang yang diusulkan.
"F-2 JASDF dijadwalkan akan dipensiunkan dari kedinasan sekitar 2035," kata juru bicara Kementerian Pertahanan kepada Jane. "Kami akan mengembangkan F-X sehingga kami dapat memberikan jenis produksi pertama (pesawat baru) sebelum pensiun F-2 dimulai."
Juru bicara itu menambahkan, "Kami akan terus membahas dengan mitra potensial, maka kami ingin menentukan kerangka kerja awal mengenai mitra pembangunan pada Desember tahun ini ketika kami akan menyelesaikan rancangan anggaran kabinet untuk Tahun Anggaran (TA) 2021."
Juru bicara itu tidak merinci apa yang mungkin terkandung dalam kerangka kerja ini. Namun, rencana tersebut kemungkinan akan mengidentifikasi mitra industri asing dan perannya dalam proyek pengembangan F-X.
Juru bicara Departemen Pertahanan juga mengungkapkan bahwa pendanaan untuk program pengembangan FX akan mencapai sekitar 28 miliar Yen (USD256,5 juta) pada TA 2020. Total 16,9 miliar Yen dana ini (60%) akan dihabiskan untuk "proyek penelitian terkait FX ", kata juru bicara itu, dengan sisa 11,1 miliar Yen (40%) dialokasikan untuk kegiatan" desain konseptual dalam pengembangan yang dipimpin Jepang ".
Juru bicara itu juga membenarkan bahwa nama resmi program pengembangan pesawat diubah dari Future Fighter menjadi F-X pada Desember 2019. Perubahan nama itu mendorong Kementerian Pertahanan untuk mengeluarkan gambar konseptual dari pesawat itu. (Jon Grevatt)(Herru Sustiana-TSM)
Sumber janes.com

Sistem Hanud Pantsir-S Rusia Kini Dipersenjatai dengan Rudal Hipersonik


Sistem pertahanan udara meriam-rudal Pantsir-S Rusia tengah dipersenjatai dengan rudal hipersonik berkecepatan Mach 5 baru yang membuatnya jauh lebih mematikan.
Sistem Hanud Pantsir-S Rusia
Sistem Hanud Pantsir-S Rusia 
"Rudal baru akan mampu mendekati sasaran dengan lebih cepat, yang akan meningkatkan rate of fire sistem tersebut karena firing channel (pada radio-command guidance) akan lebih cepat bergilirnya ," kata Valery Slugin Desainer Kepala untuk Sistem Pertahanan Udara di Biro Desain Shipunov.
"Selain itu, tidak perlu memuat sejumlah besar bahan peledak ke dalam hulu ledak rudal untuk menyebarkan fragmen, semakin tinggi kecepatan benturannya, semakin besar efisiensi fragmen," kata desainer kepala dalam sebuah wawancara dengan TASS. 
"Ada dua jenis rudal untuk melawan segala macam sasaran. Satu adalah jenis standar dan yang lainnya yang baru-baru ini dikembangkan adalah jenis hipersonik yang dapat mencapai kecepatan Mach 5 atau lebih," kata desainer kepala.
Sejauh ini, Pantsir-S telah menjatuhkan sekitar 100 drone di seluruh dunia selama operasionalnya, Valery Slugin melanjutkan. Ada dua divisi Pantsir-S yang dikerahkan di Suriah, yang milik Rusia, terletak di pangkalan udara Hmeimim, dan yang milik Suriah. Drone teroris yang dipasangi dengan peledak berulang kali digunakan untuk menyerang markas Hmeimim, beberapa kali cukup memberi masalah pada sistem tersebut," katanya.(Angga Saja-TSM)

Menteri Keuangan Sebut Alokasi Belanja Militer Indonesia Masih Rendah


Pengelolaan anggaran pada TNI dan Kementerian Pertahanan RI memang masih memiliki ruang untuk dilakukan perbaikan. Hal ini dilakukan agar alokasi yang tertuang dalam Minimum Essential Force (MEF) 2010-2024 dapat dibelanjakan dengan baik.
 Sri Mulyani
 Sri Mulyani  
"Tidak hanya dari sisi jumlahnya, tapi cara mengelolanya sangat perlu dilakukan perbaikan agar alokasi anggaran dapat digunakan secara baik," tulis Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapim TNI 2020 seperti dikutip akun instagram resminya @smindrawati, Kamis (30/1/2020).
Dalam postingan ini, Sri Mulyani dikawal dan foto bareng dengan Panglima TNI Hadi Tjahjanto.
Alokasi belanja militer Indonesia sendiri berada pada urutan ke-3 dari sisi nominal mata uang dollar (USD) jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga.
"Namun demikian, alokasi tersebut terendah dari sisi rasio terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan rasio total belanja pemerintah," tambahnya.
Bila dilihat dari komposisi belanja kita, mayoritas adalah untuk personel. Oleh karena itu alutsistanya belum terbangun, karena sebagian besar kenaikan anggaran digunakan untuk personel.
Dalam melalukan pembelian bebagai peralatan militer dari luar negeri, TNI mendapatkan fasilitas perpajakan dalam bentuk pembebasan dari pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk impor atau Penyerahan barang kena pajak (BKP) tertentu sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 38 tahun 2003 serta untuk impor dan penyerahan alat angkutan tertentu sesuai PP 50 Tahun 2019.
"Hal ini tentu saja tidak berlaku bila TNI mengimpor barang-barang yang tidak ada hubungannya dengan TNI," tutupnya.(dni)(Hairunnisa)

Sistem Pertahanan Udara Saudi Gagalkan Serangan Rudal ke Fasilitas Minyak Aramco


Pasukan pertahanan udara Arab Saudi minggu lalu berhasil menembak jatuh roket Houthi yang diluncurkan dengan sasaran fasilitas minyak milik perusahaan minyak Saudi Aramco. Begitu bunyi laporan Wall Street Journal (WSJ) mengutip pejabat Saudi.
Fasilitas Minyak Aramco
Fasilitas Minyak Aramco 
Menurut laporan WSJ, Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS) menyalahkan serangan itu kepada Iran, yang secara aktif mendukung gerakan Houthi di Yaman. Namun Teheran membantah terlibat dalam insiden itu seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (30/1/2020).
Pihak perusahaan minyak milik Arab Saudi, Aramco, menolak mengomentari masalah ini, menurut surat kabar itu.
Houthi sendiri telah mengeluarkan pernyataan yang mengaku bertanggung jawab atas serangan rudal terbaru terhadap fasilitas minyak Arab Saudi ini. Mereka juga mengklaim atas serangan pangkalan militer Arab Saudi dekat Yaman, dua bandara di kota Abha dan Jazan di barat daya Saudi, dan target sensitif lainnya jauh ke dalam wilayah Saudi.
Namun, gerakan itu tidak menyatakan kapan serangan itu terjadi.
Serangan drone ke situs minyak Aramco pada September 2019, di mana Houthi juga mengklaim bertanggung jawab, mengakibatkan kerusakan serius pada fasilitas itu, penurunan produksi minyak dan memicu lonjakan harga minyak global.
Yaman telah dilanda konflik bersenjata antara pasukan pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi dan pemberontak Houthi selama beberapa tahun. Koalisi yang dipimpin Arab Saudi telah melakukan serangan udara terhadap Houthi atas permintaan Hadi sejak Maret 2015.
Terlepas dari kesepakatan damai yang ditandatangani di Stockholm pada tahun 2018, ketegangan meningkat secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir. (Berlianto)

Amerika Serikat Kirim Satu Skuadron Jet Tempur F-15E dan Rudal Patriot ke Arab Saudi


Komandan utama Amerika Serikat (AS) untuk Timur Tengah Jenderal Frank McKenzie, bertemu dengan pasukan Washington di Pangkalan Udara Pince Sultan di Arab Saudi, Rabu. Dia hadir di pangkalan ketika Amerika menambah pasokan jet tempur F-15E, baterai sistem rudal Patriot, dan sistem perlatan launnya.
Jet Tempur F-15E Angkatan Udara Amerika Serikat
Jet Tempur F-15E Angkatan Udara Amerika Serikat 
Di Pangkalan Udara Prince Sultan, Arab Saudi, ratusan tenda bermunculan dan satu skuadron jet tempur Angkatan Udara AS F-15E yang baru tiba berbaris di landasan pacu. Jet-jet tempur itu digunakan Amerika untuk misi harian ke Irak dan Suriah. Di kejauhan, dua baterai sistem rudal Patriot Amerika memindai langit, dan bersiap untuk merobohkan setiap serangan Iran terhadap Kerajaan Saudi.
Kehadiran pasukan AS di di pangkalan itu bertambah menjadi sekitar 2.500 personel sejak musim anas lalu, ketika AS mengumumkan telah mulai mengerahkan pasukan ke tempat yang dulunya merupakan pusat militer utama AS Kembalinya pasukan AS ke Pangkalan Udara Prince Sultan adalah salah satu tanda yang lebih dramatis dari keputusan Amerika untuk meningkatkan pasukan di Timur Tengah sebagai respons terhadap ancaman dari Teheran.
Pada hari Rabu, Jenderal McKenzie menghabiskan beberapa jam bertemu dengan para komandan dan pasukannya di pangkalan itu. Dia menilai apa yang disebutnya "titik manis" dari proyeksi pasukan AS di wilayah tersebut.
Pangkalan Udara Prince Sultan, kata Jenderal McKenzie, menyajikan target rumit bagi Iran untuk menghantam dan menyediakan lokasi terpencil bagi pasukan AS, jet tempur, dan aset lainnya. Ini juga memberikan keamanan yang lebih besar bagi Arab Saudi, yang meminta bantuan AS setelah serangan drone dan serangan rudal terhadap fasilitas minyak Aramnco 14 September lalu. Iran membantah sebagai pelaku serangan.
Saat ini, tenda-tenda putih besar yang mengepakkan angin yang kencang memberikan kesan sementara pada misi. Tetapi menurut Kolonel Angkatan Udara AS, Jason King, seorang wakil komandan Sayap Ekspedisi Udara ke-378, ada "perencanaan yang bijaksana" yang sedang berlangsung yang dapat menyebabkan tenda diganti dengan trailer dan struktur yang lebih permanen lainnya.
Arab Saudi adalah sekutu Amerika selama puluhan tahun, hubungan yang awalnya dibangun di atas ketergantungan Amerika pada minyak Timur Tengah. Koneksi militer telah kuat, bahkan selama masa-masa tekanan dalam hubungan yang lebih luas, termasuk setelah 11 September 2001, serangan di mana sebagian besar pembajak pesawat adalah orang Saudi. Kerajaan itu juga telah dikritik dengan keras di Kongres AS atas pembunuhan terhadap jurnalis pembangkang Saudi, Jamal Khashoggi, karena mengkritik serangan udara Saudi di Yaman.
McKenzie berhati-hati ketika ditanya berapa lama pasukan AS dan peralatannya akan bertahan Pangkalan Udara Prince Sultan.
"Saya pikir ini adalah bagian penting dari arsitektur kami sekarang dan kami akan terus mengevaluasi itu ketika kami maju," katanya. "Itu tempat yang dijaga dengan baik dan kita bisa menempatkan banyak kekuatan tempur di sini."
Masa depan pangkalan itu, katanya, adalah bagian dari diskusi dengan Menteri Pertahanan Mark Esper tentang berapa banyak pasukan yang dibutuhkan di wilayah tersebut. Penghitungan itu dilakukan dengan latar belakang dorongan Presiden Donald Trump untuk mengeluarkan pasukan AS dari Timur Tengah dan mengakhiri apa yang disebutnya "perang tanpa akhir" Amerika.
Berbicara kepada pasukan AS di dalam salah satu tenda besar, McKenzie mengakui kondisi hidup mereka kurang ideal. Namun dia mengatakan kehadiran mereka mengirimkan sinyal kepada Iran bahwa AS serius, dan itu juga memberinya lebih banyak opsi untuk setiap aksi militer di wilayah tersebut.
Pangkalan tersebut adalah representasi nyata dari perjuangan untuk menyeimbangkan ancaman yang meningkat di Timur Tengah terhadap desakan Pentagon bahwa militer AS lebih banyak mengalihkan fokusnya ke Asia dan risiko dari China dan Rusia.
Ketegangan AS dengan Iran telah bergolak selama berbulan-bulan, tetapi melonjak setelah AS melakukan serangan pesawat tak berawak di Irak yang menewaskan Qassem Soleimani, jenderal top Iran. Sebagai tanggapan, Iran pada 8 Januari menembakkan sebanyak dua lusin rudal balistik di dua pangkalan Irak di mana pasukan AS ditempatkan. AS tidak memiliki sistem pertahanan rudal Patriot di pangkalan-pangkalan itu karena menilai lokasi lain, di Arab Saudi dan di tempat lain di Teluk, lebih mungkin menjadi sasaran Iran.
Pejabat AS itu berpendapat bahwa kedua pihak tidak mencari perang dan ekalasi telah berubah meningkat, tetapi ancaman dari milisi yang didukung Iran di Irak dan Suriah masih menimbulkan ancaman yang mengkhawatirkan.
Kunjungan McKenzie di Pangkalan Udara Prince Sultan adalah yang kedua kalinya dalam seminggu. Wartawan untuk pertama kalinya menemani McKenzie ke situs itu dengan syarat mereka tidak mengungkapkan lokasinya karena alasan keamanan.
"Setiap kemungkinan konflik di masa depan dengan Iran, tidak akan menjadi perang manuver darat, itu akan menjadi perang api, itu akan menjadi perang rudal balistik, perang sistem udara tak berawak dan rudal jelajah. Jadi kemampuan negara-negara di kawasan untuk menyediakan pertahanan udara mereka akan menjadi penting," ujarnya, seperti dikutip Stars and Stripes, Kamis (30/1/2020).
Itu sedikit lebih dari setahun yang lalu ketika Menteri Pertahanan saat itu Jim Mattis mengeluarkan empat baterai sistem Patriot dari Yordania, Bahrain dan Kuwait. Itu semua adalah bagian dari strategi pertahanan nasional baru Pentagon yang menunjuk China dan Rusia sebagai musuh utama dan prioritas utama untuk masa depan.
Tetapi ancaman yang meningkat dengan cepat dari Iran—yang mencakup serangan terhadap kapal tanker minyak dan kapal komersial lainnya di kawasan Teluk serta serangan terhadap fasilitas Saudi dan pasukan AS telah memaksa AS untuk membalikkan gerakan itu dan mengirim lebih banyak lagi teknologi tinggi sistem pertahanan ke wilayah tersebut. Selain Patriot, AS juga telah mengirim sistem pertahanan rudal anti-balistik THAAD, yang melengkapi Patriot dengan memberikan pertahanan terhadap rudal balistik yang bepergian di luar atmosfer Bumi.
Menurut Letnan Kolonel Angkatan Darat, Tom Noble, ada empat baterai Patriot di Arab Saudi, termasuk dua di Pangkalan Udara Prince Sultan. Noble, komandan Batalyon Artileri Pertahanan Udara, mengatakan setiap baterai memiliki enam hingga sembilan peluncur rudal berbasis truk yang secara rutin menjelajahi udara untuk mencari ancaman. (Muhaimin)

Vietnam Pesan Jet Latih Tempur Yak-130 dari Rusia


Vietnam telah menandatangani kesepakatan senilai $ 350 juta pada tahun lalu untuk membeli selusin pesawat latih tempur dari Rusia, harian bisnis Vedomosti melaporkan pada hari Rabu (29/01).
Jet Latih Tempur Yak-130
Jet Latih Tempur Yak-130 
Rusia adalah pemasok senjata terbesar ke Vietnam dan Asia Tenggara. Armada Vietnam telah menggunakan jet tempur, kapal permukaan, dan kapal selam buatan Rusia, menurut kantor berita TASS.
Kesepakatan tahun 2019 tersebut mencakup sedikitnya pembelian 12 jet latih tempur Yak-130, Vedomosti mengutip dua eksekutif industri pertahanan Rusia yang tidak disebutkan namanya. Publikasi itu tidak menunjukkan kapan jet tersebut akan dikirim ke Vietnam.
Ditujukan untuk melatih pilot pesawat tempur canggih, Yak-130 juga dapat dilengkapi dengan senjata udara-ke-permukaan termasuk peluru kendali dan bom.
Vietnam akan menjadi negara keenam yang mengimpor Yak-130, menurut Vedomosti. Rusia sebelumnya telah menjual jet itu ke Aljazair, Bangladesh, Myanmar, Laos, dan Belarus.
Baik eksportir senjata Rosoboronexport maupun dinas kerjasama militer federal Rusia tidak mengomentari laporan bahwa Vietnam telah memesan 12 Yak-130 tahun lalu.
Vietnam telah menjadi salah satu importir senjata paling aktif di dunia dalam beberapa tahun terakhir, menurut Reuters. Hanoi meningkatkan impornya di tengah klaim teritorial Tiongkok yang semakin agresif di Laut Cina Selatan, dimana para negara tetangga memiliki persaingan klaim yang sudah lama.(Angga Saja-TSM)

Wapres : Pengerahan Militer ke Papua Hanya Sementara


Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pengerahan militer ke Papua akan bersifat sementara. Ia menuturkan pengerahan pasukan bukan pendekatan utama dalam mengatasi konflik di Papua.
Ia menuturkan pengiriman pasukan militer ke Papua bersifat sementara karena ada kondisi mendesak yang mengharuskan Pemerintah meningkatkan keamanan.
Tentara Nasional Indonesia
Tentara Nasional Indonesia 
“Pendekatan keamanan ini kan bukan dijadikan pilihan untuk menyelesaikan. Hanya, karena ada situasi yang khusus, yakni terganggunya keamanan, maka sementara memang harus dilakukan dengan cara pengamanan, tapi sifatnya sementara,” kata Ma’ruf di Kantor Wapres Jakarta, Rabu, 29 Januari 2020.
Ma'ruf mengatakan pemerintah tetap mengedepankan pendekatan lewat pembangunan fisik berupa jalan dan infrastruktur.
Selain itu, ia menyebut pemerintah melakukan pendekatan pembangunan non-fisik berupa peningkatan pendidikan dan kualitas SDM.
“Jadi militer hanya sementara, itu bukan penyelesaian secara menyeluruh. Maka apabila situasinya kondusif, maka keamanan ini akan ditarik. Jadi, penanganan Papua tetap pendekatannya adalah kesejahteraan,” katanya.
Salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Papua adalah dengan memekarkan daerah otonom baru di beberap provinsi timur Indonesia itu. Pemekaran tersebut menjadi pengecualian di tengah moratorium pemekaran yang dilakukan Pemerintah.
Wapres Ma’ruf Amin, selaku Ketua Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah mengatakan keinginan untuk memekarkan Papua muncul sejak lama. Pemerintah mempertimbangkan pemekaran tersebut sebagai upaya untuk memeratakan kesejahteraan masyarakat di Papua.

Bertemu Jenderal Sergei Shoigu, Menhan Prabowo Subianto Ingin Kerja Sama Militer Indonesia dan Rusia Semakin Erat


Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berharap hubungan kerja sama militer antara Indonesia dengan Rusia dapat terjalin semakin dekat. Hal itu disampaikannya saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Rusia Jenderal Sergei Shoigu.
Sergei Shoigu - Prabowo Subianto
Sergei Shoigu - Prabowo Subianto 
"Indonesia menyadari Rusia merupakan salah satu kekuatan di dunia. Federasi Rusia, dan juga sebelumnya Uni Soviet selalu membantu Indonesia di saat-saat sulit, " ujar Prabowo seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Pertahanan Rusia, Rabu (29/1/2020).
Rusia pun, lanjut Prabowo, selalu berada dalam posisi mendukung Indonesia. "Kami selalu ingin dekat dan menjalin persahabatan dengan Rusia, " tuturnya. Prabowo juga menyampaikan terimakasih kepada Shoigu atas terselenggaranya pertemuan yang digelar di Rusia pada Selasa (28/1/2020) itu.
Sementara itu, Sergei Shoigu mengatakan hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia, termasuk melalui lembaga militer, memiliki semua prasyarat untuk mencapai tingkat strategis.
Menurut Sergei, Rusia menganggap Indonesia sebagai salah satu mitra terpentingnya di kawasan Asia-Pasifik. "Kerja sama dengan Indonesia secara tradisional didasarkan pada persahabatan dan rasa saling percaya.
Kami mencatat bahwa ada prasyarat untuk membawa hubungan bilateral ini ke tingkat kemitraan strategis," kata Sergei.
Ia juga mengharapkan deklarasi terkait kemitraan strategis antara Indonesia dengan Rusia akan ditandatangani tahun ini.
"Kami siap untuk terus mengkoordinasikan tindakan bersama untuk pengembangan progresif hubungan Rusia-Indonesia," lanjut Sergei.
"Termasuk di bidang kerja sama militer dan militer-teknis, serta dalam format multilateral melalui mitra dialog ADMM-plus (pertemuan antara menteri pertahanan negara ASEAN Plus), " tambahnya. (ian Erika Nugraheny)
Sumber : kompas.com

Black Shark, Kapal Selam KRI Alugoro-405 TNI AL Usung Torpedo Generasi Baru


Kapal selam KRI Alugoro-405 tidak lama lagi akan menjadi bagian dari armada pertahanan dan pemukul di lautan yang akan digunakan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).
PT PAL Indonesia (persero) sedianya akan menyerahkan kapal selam itu ke Kementerian Pertahanan untuk selanjutnya digunakan oleh TNI pada Desember 2020.
Torpedo Black Shark
Torpedo Black Shark 
Kapal selam pertama yang dirakit di Indonesia hasil kerjasama PT PAL dan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd (DSME) asal Korea Selatan itu saat ini tengah menjalani tes akhir. Meski belum resmi beroperasi, KRU ALugoro diketahui memiliki kemampuan perang yang mumpuni.
Perwira TNI AL Letnan Kolonel Laut Ahmad Taufiq menuturkan KRI Alugoro dilengkapi dengan senjata torpedo Black Shark generasi terbaru buatan Whitehead Alenia Sistemi Subacquei (WASS), anak perusahaan dari Leonardo-Finmeccanica SpA asal Italia yang beroperasi dalam pembangunan sistem senjata bawah air.
Torpedo itu, kata dia, juga terdapat di kapal selam KRI Nagapasa-403 dan KRI Ardadedali-404, yang juga hasil kerjasama PT PAL dengan DSME.
"Untuk kapal selam Alugoro ini, seperti kapal selam sebelumnya yaitu Nagapasa dan Ardadedali dilengkapi dengan torpedo Black Shark," ujar Ahmad dalam video resmi yang diunggah Sekretariat Presiden di Youtube, Senin (27/1).
Selain torpedo Black Shark, KRI Alugoro juga dilengkapi dengan sonar yang dapat mendeteksi musuh di permukaan dan bawah air.
Dalam keterangan resmi perusahaan Leonardo-Finmeccanica SpA, torpedo Black Shark merupakan generasi terbaru torpedo kelas berat yang dapat dikendalikan. Secara operasional, torpedo multi target itu dirancang agar bisa diluncurkan dari kapal selam atau kapal permukaan.
Torpedo Black Shark memiliki panjang 6 meter dan berdiameter 533 milimeter. Dalam versi terbaru, torpedo yang mampu bertahan hingga 20 tahun itu dilengkapi dengan baterai Lithium-Polimer baru.
Torpedo Black Shark saat ini digunakan oleh banyak angkatan laut di dunia, termasuk Indonesia. Leonardo-Finmeccanica SpA bahkan mengklaim tengah memproduksi 100 torpedo untuk dikirim ke negara-negara pengguna.
Black Hawk yang didukung dengan baterai AL-AgO dapat melucur sejauh 50 kilometer dengan kecepatan 50 knot. Black Shark disebut beroprasi di kapal selam tipe 209, 214, 212, dan Scorpene.
Karakter utama dari torpedo itu adalah tingkat kebisingannya yang sangat rendah sehingga sulit terdeteksi. Dilengkapi juga STANAG 4405; Acoustic Counter-Counter-Measures (ACCM); hingga Advanced Sonar Transmitting and Receiving Architecture (ASTRA).
Sebelumnya, KRI Alugoro berhasil menjalani tahapan Nominal Diving Depth (NDD) di perairan utara Pulau Bali, Selasa (21/1). KRI Alugoro berhasil menyelam hingga kedalaman 250 meter dalam tahapan NDD yang merupakan bagian dari 53 item Sea Acceptance Test (SAT).
Kapal Selam Alugoro merupakan kapal selam ketiga dari batch pertama dalam kerjasama pembangunan kapal selam antara PT PAL dengan DSME. (jps/DAL)
KRI Alugoro-405 Menyelam Hingga 251 Meter
Pagi itu, 20 Januari 2020, di Pelabuhan Banyuwangi Jawa Timur, muncul kesibukan. Tampak kapal selam pertama buatan anak bangsa, KRI Alugoro-405, sandar di pelabuhan. Juga hadir Direktur Utama PT PAL Surabaya, Budiman Saleh, bersama para insinyur PT PAL di sana dan siap melaksanakan uji selam KRI Alugoro-405.
Kapal selam yang diluncurkan pada 29 April 2019 lalu, siap melaksanakan uji-selam perdana. Tidak tanggung-tanggung Sang Dirut PAL sendiri ikut dalam uji-selam ini. Padahal uji-selam perdana dinilai memiliki risiko tinggi. Bagaimana bila setelah menyelam kapal ini tidak bisa timbul ke perairan.
Banyuwangi dipilih karena memiliki kedalaman yang memadai, hingga sekitar 800 meteran.
Bergerak dari dermaga, KRI Alugoro-405 berlayar menuju lokasi yang telah ditentukan dan operasi penyelaman dimulai. Kapal menukik ke dasar laut dan semua awak kapal menjaga keseimbangan dengan memiringkan badan berlawanan arah menukik kapal selam.
Secara perlahan KRI Alugoro-405 terus menyelam, tercatat kedalaman 50 meter, turun lagi ke kedalaman 75 meter, terus turun lagi ke kedalaman 100 meter. Beragam uji-selam dilaksanakan termasuk tightness test, test pump primer 1 dan 2 untuk menaik-turunkan kedalaman kapal, test bilge pump dan kemudian membuang keluar air yang ada di dalam tabung kapal selam sehingga kapal bisa naik ke atas lagi.
Uji-selam dilanjutkan ke kedalaman 150 meter, terus ke kedalaman 200 meter dan berhenti pada kedalaman 251. Tampak di alat ukur kedalaman, echosounder, yang menandakan kedalaman 251 meter dan tampak pula dasar laut perairan laut Banyuwangi yang masih 152 meter lagi dari titik lokasi selam KRI Alugoro-405.
Semua peserta uji-selam bernafas lega, uji-selam berlangsung sukses. Kapal selam adalah kapal paling canggih dari semua jenis kapal perang yang ada di dunia. Hanya segelintir negara di dunia yang mampu membangun kapal selam. Cita-cita Letnan J. Ginagan, seorang perwira muda ALRI, yang pada tahun 1947 berupaya membangun kapal selam buatan dalam negeri akhirnya bisa terwujud. Sejarah mencatat, kala itu Ginagan muda yang lulusan Akademi Angkatan Laut Belanda di Den Helder, membangun sebuah kapal selam mini secara mandiri untuk menghancurkan kapal perusak AL Belanda. Cita-citanya membangun kapal selam, yang benar-benar bisa menyelam, akhirnya diwujudkan oleh generasi penerus Ginagan.
Berita sukses uji-selam KRI Alugoro-405 sampai ke istana. Pada 27 Januari 2020, Presiden Jokowi bersama para menteri bertolak ke PT PAL Surabaya guna meninjau hasil uji-selam kapal selam kita ini. Ini sesuai dengan harapan Presiden bahwa Alutsista TNI semaksimal mungkin harus diproduksi di dalam negeri. "Ini adalah awal kemadirian Alutsista Nasional," tegas Presiden Jokowi.

Bertemu Menhan Rusia, Prabowo Subianto Bahas Kelanjutan Pembelian 11 Jet Tempur Sukhoi Su-35


Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dikabarkan turut membahas kelanjutan pembelian belasan jet tempur Sukhoi Su-35 saat bertemu Menhan Rusia, Jenderal Angkatan Darat Sergei Shoigu, di Moskow pada Selasa (28/1).
Jet Tempur Sukhoi Su-35
Jet Tempur Sukhoi Su-35 
Duta Besar RI untuk Rusia, Wahid Supriyadi, menuturkan kontrak pembelian alat utama sistem pertahanan (alutsista) senilai Rp16,75 triliun itu tinggal menunggu proses.
"Ya tadi disinggung juga (soal pembelian Sukhoi), itu tinggal tunggu proses saja," kata Duta Besar RI di Rusia, Wahid Supriyadi, saat ditanya CNN Indonesia.apakah pertemuan kedua Menhan membahas pembelian jet tempur tersebut melalui pesan singkat pada Rabu (29/1).
Wahid enggan menjelaskan secara detail terkait kapan kesepakatan pembelian Sukhoi itu akan disepakati kedua negara. Ia juga tak menyebutkan kapan belasan jet tempur itu akan dikirim ke Indonesia.
"Iya (kontrak pembelian Sukhoi) masih on. Ya segera setelah persyaratan terpenuhi (kontrak pembelian akan disepakati)," tutur Wahid.
Rencana Indonesia membeli 11 Su-35 ini sudah berlangsung sejak sekitar dua tahun terakhir.
Sejumlah pihak menuturkan jet-jet tersebut akan tiba di Indonesia pada 2019. Namun, hingga kini belum ada kepastian dari pemerintah Indonesia apakah pembelian belasan pesawat itu dilanjutkan.
Rusia tak menampik bahwa salah satu hambatan pembelian Sukhoi ini adalah bayang-bayang sanksi Amerika Serikat. Meski begitu, Prabowo menegaskan Indonesia adalah negara berdaulat sehingga keputusan apa pun tidak bisa bisa diintervensi apalagi diancam negara lain.
Prabowo pada akhir November lalu menuturkan akan mengkaji ulang rencana pembelian Sukhoi tersebut terutama dari sisi efisiensi anggaran dan keuntungan yang diperoleh Indonesia. (rds/evn)

AU Spanyol dan Airbus Lanjutkan Uji Pengisian In Flight Refuelling Pesawat C295


Ala 35 (Wing 35) Angkatan Udara Spanyol, yang berpangkalan di Getafe (Madrid) dan Airbus telah bekerja bersama dalam beberapa minggu terakhir untuk terus menguji pesawat angkut militer C-295 dengan kemampuan pengisian bahan bakar di udara, yang sedang dikembangkan oleh perusahaan Airbus.
In Flight Refuelling Pesawat C295
In Flight Refuelling Pesawat C295 
Untuk ini, beberapa penerbangan uji telah dilakukan pada kecepatan yang berbeda, menguji peralatan baru dan konfigurasi yang berbeda sesuai dengan kecepatan dimana manuver berlangsung.
Setelah penerbangan ini, ditarik kesimpulan sehingga tim teknik Airbus dapat terus mengembangkan sistem. Perlu dicatat bahwa ini adalah pertama kalinya kontak dilakukan dengan transfer bahan bakar yang sebenarnya dari satu pesawat ke yang lain menggunakan peralatan baru.
Tingkat kesulitan dalam tes semacam ini selalu tinggi, karena hal itu melibatkan melakukan manuver yang belum pernah dilakukan orang sebelumnya (dengan pesawat tersebut). Karena perilaku pesawat C295, operasi berjalan cukup baik dan sederhana, selalu dalam batas kesulitan yang melekat dalam penerbangan uji tersebut.
Airbus C295 adalah pesawat angkut taktis generasi baru di segmen ringan dan menengah. Pesawat ini kuat dan dapat diandalkan tetapi juga sangat fleksibel dalam hal jumlah misi yang berbeda yang dapat dilakukan. C295 melakukan operasi multi-peran di seluruh dunia dalam semua kondisi cuaca. Pesawat ini telah sepenuhnya bersertifikat dan secara rutin beroperasi siang dan malam dalam misi tempur di semua cuaca yang ekstrem, dari gurun ke lingkungan maritim, dari suhu yang sangat panas hingga suhu yang sangat dingin.(Angga Saja-TSM)

Rosoboronexport Tandatangani Kontrak Penjualan Internasional Pertama Helikopter Mi-38T


Rosoboronexport telah menandatangani kontrak asing pertama untuk pengadaan helikopter multi-guna jarak menengah Mi-38T yang diproduksi oleh Kazan Helicopter Plant. Pelanggan internasional tersebut masih belum disebutkan.
Helikopter Mi-38T
Helikopter Mi-38T 
“Mi-38T adalah helikopter baru. Penerbangan pertamanya berlangsung pada akhir 2018, dan hari ini, disamping pesawat yang sudah dikontrak, Rosoboronexport sedang memproses beberapa aplikasi lagi untuk pengiriman helikopter tersebut ke mitra asing," kata General Director Rosoboronexport, Alexander Mikheev.
Mi-38T dirancang untuk pengangkutan udara personil hingga 40 orang dengan pendaratan di lokasi yang tidak dipersiapkan, evakuasi personil yang terluka (hingga 12 orang terbaring atau hingga 30 orang yang terluka dalam posisi duduk, disertai dengan 2 tenaga medis), transportasi barang dengan berat hingga 5000 kg di kompartemen kargo atau hingga 5000 kg pada sling eksternal.
Helikopter ini memungkinkan untuk mengangkut formasi taktis pasukan berukuran pleton ke jangkauan hingga 800 km. Palka kargo belakang dilengkapi dengan pintu kargo dengan penggerak hidrolik. Pintu ini diadaptasi untuk pemuatan dan pembongkaran yang cepat, termasuk keluar masuk kendaraan beroda ban dan rantau. Pada sisi kanan helikopter ada palka samping dengan pintu geser lebar.
Kecepatan maksimum tinggi Mi-38T yang hampir 300 km per jam mengurangi waktu respons selama operasi pendaratan, operasi evakuasi personel, dan pengiriman kargo.
Helikopter Mi-38T dapat dipesan dalam konfigurasi VIP untuk mengangkut penumpang dalam kondisi kenyamanan tinggi. Peralatan kabin VIP termasuk kursi yang nyaman, sofa, lemari pakaian, dapur, dan bar. Sistem pendingin udara menyediakan suhu udara yang nyaman, dan kabin dibuat dengan insulasi suara tambahan. (Angga Saja-TSM)
Spesifikasi :
  • Awak : 2 orang
  • Kapasitas : 30-40 orang / 5000 kg kargo internal / 5000 kg kargo eksternal
  • Panjang : 19,95 m (tidak termasuk rotor)
  • Tinggi : 5,2 m hingga puncak rotor head
  • Berat kotor : 14.200 kg
  • Max takeoff weight : 15.600 kg
  • Mesin : 2 × mesin turboshaft Klimov TVA-3000 @ 1,838 kW (2,465 hp)
  • Diameter rotor utama : 21,1 m
  • Kecepatan maksimum : 275 km/j (148 knot)
  • Kecepatan jelajah : 250 km/j (130 knot)

Jangkauan : 
  • 325 km - muatan 5.000 kg dengan cadangan 30 menit
  • 530 km - muatan 4.500 kg (30 orang dengan bagasi) dengan cadangan 30 menit
  • 1.300 km - muatan 1.800 kg dengan cadangan 30 menit dan bahan bakar tambahan

LAPAN Jadi Koordinator Empat Prioritas Riset Nasional


Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjadi koordinator dalam empat prioritas riset nasional (PRN) periode 2020-2024 mulai dari teknologi pengembangan satelit hingga pesawat amfibi.
UAV MALE Elang Hitam
UAV MALE Elang Hitam 
"LAPAN pegang empat koordinator terkait empat PRN teknologi satelit, teknologi roket, pesawat amfibi, kemudian penginderaan jauh," kata Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin dalam konferensi pers di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional Citra Satelit Penginderaan Jauh 2020 di Jakarta, Selasa.
LAPAN juga menjadi anggota untuk pengembangan pesawat tanpa awak jenis medium-altitude long-endurance (MALE) yang memiliki daya tahan menengah-tinggi dan daya jelajah lebih jauh. Pengembangan drone jenis MALE ini dikoordinasikan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.
Thomas menuturkan bahwa LAPAN bertugas untuk pengembangan sistem pemantauan pada pesawat nirawak atau drone (unmanned aerial vehicle) sementara untuk spesifikasi kombatan dikelola oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
Sebelumnya, Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro telah mengarahkan supaya LAPAN fokus pada teknologi keantariksaan pengembangan satelit dan pengembangan pesawat tanpa awak sebagai bagian dari sistem pemantaian yang integral.
Dalam kaitan pengembangan satelit, LAPAN mengoordinasikan pengembangan Satelit Konstelasi Komunikasi Orbit Rendah.
LAPAN juga mengembangkan wahana luncur dengan PRN terkait dengan pengembangan roket bertingkat karena roket tersebut akan menjadi roket peluncur satelit untuk mencapai orbit.
Sementara itu, PRN terkait pengembangan pesawat N219 ampfibi yang dapat mendarat di permukaan air bertujuan untuk memperkuat konektivitas di daratan sekaligus untuk pulau-pulau kecil, terutama destinasi wisata potensial.
Terkait dengan PRN penginderaan jauh, LAPAN menjadi koordinator PRN pemanfaatan teknologi penginderaan jauh oleh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.(Martha Herlinawati S)