Dikirim ke Dekat Iran, Kapal Perang Australia Siap Konfrontasi

KangUsHa 06:00
Loading...

Australia mengirim kapal perang HMAS Toowoomba dengan hampir 200 pelaut ke Selat Hormuz, dekat wilayah Iran. Canberra menyatakan HMAS Toowoomba siap berkonfrontasi dengan kapal-kapal Iran selama menjalankan misi patroli keamanan maritim di salah satu jalur perairan paling berbahaya di dunia tersebut.
 HMAS Toowoomba
 HMAS Toowoomba  
HMAS Toowoomba secara resmi berpisah dari Pangkalan Angkatan Laut Stirling di selatan Perth pada hari Senin (13/1/2020). Kapal itu akan patroli enam bulan di Selat Hormuz dalam misi yang diberi nama "Operation Manitou".
Di Selat Hormuz, kapal fregat kelas ANZAC itu akan bergabung dengan koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat (AS) yang melindungi kapal-kapal tanker minyak dalam melintasi jalur perdagangan penting dunia tersebut. Patroli itu digelar ketika ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran sedang memanas.
Media Australia, ABC.net.au telah diberitahu bahwa kapal perang HMAS Toowoomba dapat dialihkan ke tempat lain di Timur Tengah jika situasi keamanan memburuk.
Menteri Pertahanan Linda Reynolds mengatakan Toowoomba dan 190 pelautnya akan mendukung akses Australia yang aman dan terbuka ke kawasan itu, dan menegaskan kembali komitmen negara itu terhadap kebebasan navigasi.
"Kapal berkemampuan tinggi ini akan fokus pada mempromosikan keamanan laut, stabilitas dan kemakmuran di Timur Tengah dengan mendukung kontra-terorisme, mencegah pembajakan, dan kebebasan navigasi," katanya.
Tahun lalu, Perdana Menteri Scott Morrison mengumumkan Australia akan mengerahkan kapal perang, pesawat pengintai dan personel Pasukan Pertahanan ke Teluk Persia untuk bergabung dengan upaya internasional dalam menghadapi tindakan Teheran di Selat Hormuz.
HMAS Toowoomba adalah rotasi ke-68 dari kapal perang Angkatan Laut Australia ke wilayah tersebut sejak tahun 1990.
Wakil Panglima Angkatan Laut Michael Noonan mengatakan HMAS Toowoomba siap untuk misi Teluk Persia setelah 12 bulan persiapan.
"Komandan Mitchell Livingstone dan krunya telah bekerja tanpa lelah untuk mempersiapkan penempatan ini, dan akan membentuk bagian integral dari Pasukan Maritim Gabungan multi-nasional dan Konstruksi Keamanan Maritim Internasional," kata Wakil Laksamana Noonan.
"Kami meminta banyak pria dan wanita di Toowoomba yang meninggalkan keluarga dan teman-teman mereka untuk penempatan ini," ujarnya.
HMAS Toowoomba dijadwalkan tiba di Timur Tengah dalam dua minggu, sebelum kembali ke Australia pada bulan Juli mendatang. (Muhaimin)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon