Amankan Selat Malaka, TNI AL - Tentara Laut Diraja Malaysia Gelar Patroli

KangUsHa 11:53
Loading...
TNI AL dan Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) melaksanakan Patroli Koordinasi Malaysia-Indonesia (Patkor Malindo 147/20) di sepanjang Selat Malaka.
Dalam patroli itu, kedua negara melibatkan kapal perang untuk meningkatkan keamanan dikawasan Selat Malaka.
Patroli Koordinasi Malaysia-Indonesia
Patroli Koordinasi Malaysia-Indonesia 
Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Muhammad Ali mengatakan, posisi strategis Selat Malaka merupakan salah satu choke point dari 9 choke points di dunia.
"Dimana Selat Malaka merupakan jalur pelayaran, disamping itu juga menjadi jalur perdagangan international yang memiliki lalu lintas terpadat," kata Laksamana Muda TNI Muhammad Ali di Gedung R. Mulyadi Mako Lantamal l Belawan - Sumatera Utara, Rabu (26/02/20)
Dia menyatakan, kerja sama Patroli Koordinasi antara unsur Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut dengan Tentara Laut Diraja Malaysia diharapkan dapat menciptakan keamanan di Selat Malaka.
"Kegiatan Patkor Malindo yang selama ini dilaksanakan selalu mampu mencapai sasaran operasi yakni, menjamin keamanan perairan Selat Malaka", ungkap Muhammad Ali.
Menurutnya, seiring dengan perkembangan lingkungan strategis dan kompleksitas permasalahan di laut, serta arti penting Selat Malaka, diperlukan peningkatan kerjasama dan koordinasi serta manajemen penanganan yang harus semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Maka itu, unsur laut Patkor Malindo akan tetap berpedoman pada protap dan saling berkoordinasi selama pelaksanaan operasi serta mengutamakan keselamatan di dalam melaksanakan tugas.
Sementara, Panglima Armada Barat TLDM Laksamana Madya Dato' Aris Adi Tan Bin Abdullah mengatakan Patkor Malindo yang sudah dilakukan sejak lama dan melibatkan banyak Kapal Perang antara kedua negara. Maka, dengan kerjasama ini diharapkan mampu menangani segala ancaman di Wilayah Selat Malaka.
"Panglima berharap Patkor Malindo Akan mengakrabkan dan meningkatkan hubungan baik antara kedua Negara serta mengakrabkan seluruh personel Kapal Perang yang terlibat langsung pada Patkor Malindo 147/20," tuturnya.
Dia menjelaskan, pelaksanaan Patkor Malindo 147/20 ini pihak TLDM mengirimkan 2 kapal perang antara lain KD Laksamana Tun Abdul Jamil-135 dan KD Handalan-3511 yang saat tiba didermaga Lantamal l Belawan. Pihaknya disambut oleh Pejabat Lantamal l, Komandan KRI Lepu-861, Mayor Laut (P) Dono Istiarto yang juga menjabat sebagai Dansatgas Patkor Malindo 147/20 dengan Upacara Militer.
Patkor Malindo 147/20 akan dilaksanakan selama 15 hari kedepan dan akan ditutup pada 10 Maret 2020 di Mawilla 3 Malaysia. TNI AL melibatkan 2 Kapal Perangnya yakni, KRI Lepu - 861 dan KRI Bubara - 868.(Sartana Nasution)(RM)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon