China Lakukan Pengujian Pesawat Peringatan Dini KJ-500 dan Jet Latih Lanjut L-15

13:00
Loading...
Aviation Industry Corporation of China (AVIC) telah menguji dua pesawat baru. Pesawat tersebut yakni pesawat peringatan dini KJ-500 dan jet tempur latih lanjut L-15. Pengujian tetap dilakukan walaupun industri pertahanan China menghadapi wabah coronavirus (COVID-19) .
KJ-500 AEW&C
KJ-500 AEW&C
“Perusahaan-perusahaan senjata China telah berlomba untuk mengikuti jadwal produksi mereka dan melanjutkan pekerjaan setelah liburan Musim Semi yang diperpanjang karena wabah coronavirus (COVID-19). Pembuat kapal amfibi utama telah berusaha keras untuk menyamarkan sebuah kapal "penting" dan perusahaan penerbangan menjalankan penerbangan uji coba untuk pesawat tempur yang baru dibangun, ”lapor Global Times milik pemerintah.
Pada 10 Februari, Industri Pesawat Terbang Shaanxi di bawah AVIC berhasil melakukan uji terbang untuk pesawat peringatan dini KJ-500 yang baru dibangun. Uji terbang tersebut mundur satu minggu dari rencana semula menurut situs web yang dijalankan oleh AVIC.
L-15 Combat-Trainer
Hongdu L-15 Combat-Trainer 
Hongdu Aviation Industry Group, anak perusahaan lain dari AVIC, melakukan uji terbang untuk jet tempur latih lanjut L-15 pada hari Senin, menurut sebuah pernyataan di akun WeChat perusahaan.
Pesawat KJ-500 AEW&C mampu melacak hampir 100 target secara bersamaan berkat radar array yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Teknologi Elektronik Nanjing. KJ-500 dikatakan telah beroperasi pada 2016-2017 tetapi berita tentang pengujian lanjutannya mengejutkan.
Jet latih lanjut Hongdu L-15 menggunakan mesin ganda. Jet latih modern atau pesawat serang ringan ini dirancang dan diproduksi oleh Hongdu Aviation Industry Group (HAIG) di Tiongkok. Sekitar lima prototipe telah dibangun oleh HAIG. Jet latih L-15 mirip dengan jet latih Yak-130 Rusia. Pakistan adalah pelanggan asing potensial untuk L-15.(paijojr)


Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon