Marinir Amerika Serikat Umumkan RFI Untuk UAV Jarak Menengah dan Jarak Jauh

11:00
Loading...
Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) sedang mencari dua sistem pesawat tak berawak (Unmanned Aircraft Systems - UAS) baru. UAS tersebut akan digunakan untuk misi intelijen, pengawasan, akuisisi target, dan pengintaian (ISTAR). Hal tersebut tertuang dalam permintaan informasi (Requests For Information - RFI) yang dikeluarkan pada 21 Februari 2020.
AeroVironment RQ-11 Raven
UAS AeroVironment RQ-11 Raven 
Dua RFI terpisah yang dipasang oleh Departemen Angkatan Laut menyebutkan untuk UAS Mid-Range/ Medium-Endurance (MR/ ME) dan UAS Long Range/ Long-Endurance (LR/ LE). RFI mensyaratkan kemampuan UAS Mid-Range/ Medium-Endurance dengan jangkauan 10 km dan 2 jam terbang. Sedangkan UAS Long Range/ Long-Endurance dengan jangkauan 20 km dan 4 jam terbang.
Untuk kedua UAV dalam RFI tersebut, Pejabat Angkatan Laut Amerika Serikat mencari sistem UAS yang mampu menyediakan kemampuan misi ISTAR dalam semua kondisi lingkungan baik beroperasi siang maupun malam.
"Sistem UAS harus tangguh dan siap digunakan seperti yang disampaikan dengan persyaratan logistik, pelatihan dan dukungan minimal. Sistem tersebut harus menyediakan video gerakan secara real time melalui sensor elektro-optik [EO] dan / atau inframerah [IR]. Kendaraan udara tanpa awak (UAS) harus mampu diluncurkan secara manual atau aman dengan peralatan pendukung minimum dari area terbatas. Di samping itu harus mampu juga melakukan pemulihan mandiri dalam area yang sama dengan peluncuran. Metode pemulihan harus memadai untuk mencegah kerusakan sistem dan memungkinkan waktu putar-balik pendek antara misi. Stasiun kontrol darat (GCS) harus dapat dibawa secara portable dan terdiri dari peralatan yang diperlukan untuk memantau posisi dan status sensor, mengontrol pergerakannya, dan melihat videonya ", detail RFI.
Baik UAS jarak menengah dan jarak jauh harus mampu operasi lapangan yang pendek dan/ atau mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal (VTOL) serta bertenaga baterai. UAS jarak menengah yang lebih kecil harus memiliki berat lepas landas kurang dari 20 lb atau 9,07 kg. Sedangkan UAS jarak jauh harus kurang dari 55 lb atau 24,95 kg.(paijojr)


Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon