Militer Rusia Bantah Pesawat Bomber Tu-95-nya Dekati Inggris

KangUsHa 18:00
Loading...
Militer Rusia membantah laporan dugaan pesawat pengebom (bomber) Tu-95 miliknya terbang di atas wilayah udara Skotlandia dan di atas perairan netral Nowegia yang kemudian bergerak menuju Inggris pada hari Rabu.
Pesawat Bomber Tu-95 Rusia
Pesawat Bomber Tu-95 Rusia 
Angkatan Udara Kerajaan (RAF) Inggris telah mengerahkan jet-jet tempur Typhoon setelah pesawat tak dikenal yang diduga Tu-95 Rusia mendekat. Belanda dan Norwegia juga ikut mengerahkan pesawat tempur.
Armada Utara Rusia dalam pengumumannya pada Rabu malam menyatakan tidak ikut serta dalam penerbangan pelatihan patroli di atas perairan netral Norwegia dan Laut Barents.
Selanjutnya, militer Moskow menjelaskan bahwa ada dua pesawat jarak jauh anti-kapal selam Tu-142 Rusia yang melakukan penerbangan rutin di atas wilayah itu dalam misi yang memakan waktu lebih dari 12 jam.
"Para kru berlatih menerbangkan pada jalur medan bebas referensi, dan mengoordinasikan tindakan saat uji coba tanpa adanya alat bantu navigasi radio berbasis darat," kata layanan pers Armada Utara Rusia, seperti dikutip Sputniknews, Kamis (27/2/2020).
Armada tersebut menambahkan bahwa misi sepasang pesawat Tu-142 Rusia sesuai dengan Peraturan Internasional untuk Penggunaan Ruang Udara.
Pengumuman Armada Utara Rusia muncul ketika RAF mengonfirmasi adanya pesawat tak dikenal yang diduga milik Rusia mendekati wilayah udara Inggris. Menurut RAF pencegatan pesawat misterius itu sejauh ini tidak diperlukan.
"RAF Quick Reaction Alert Typhoon (Typhoon Peringatan Reaksi Cepat RAF) telah diluncurkan di RAF Lossiemouth setelah pesawat tak dikenal sedang terlacak menuju wilayah udara Inggris," kata pangkalan RAF Lossiemouth melalui seorang juru bicaranya, seperti dikutip BBC.
"Pesawat-pesawat tak dikenal ini tetap berada di luar bidang yang kami minati dan tidak ada intersepsi yang terjadi."
Pangkalan RAF Lossiemouth tidak dapat mengonfirmasi jumlah atau jenis pesawat tak dikenal yang mendekati wilayah udara Inggris. (Muhaimin)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon