Polandia Membeli 32 Unit Jet Tempur Siluman F-35 Amerika Serikat Senilai Rp.63,3 Triliun

KangUsHa 10:19
Loading...

Polandia menandatangani kesepakatan senilai USD4,6 miliar (Rp.63,3 triliun) dengan Amerika Serikat (AS) pada hari Jumat untuk pembelian 32 unit jet tempur siluman F-35A Lightning II Lockheed Martin.
Negara Eropa ini berupaya meningkatkan pertahanan udara di sisi timur NATO pada saat aktivitas militer Rusia meningkat. Kontrak diteken oleh Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak.
 F-35 Amerika Serikat
 F-35 Amerika Serikat 
Berbicara pada upacara penandatanganan resmi pada 31 Januari di Deblin, di mana Angkatan Udara Polandia mengoperasikan Pangkalan Penerbangan Pelatihan ke-41, Blaszczak mengatakan bahwa akuisisi tersebut akan memungkinkan militer negaranya untuk membuat lompatan teknologi.
"Hari ini, melalui penandatanganan perjanjian F-35, Angkatan Udara memasuki fase baru pengembangannya," katanya, seperti dikutip dari Defense News, Sabtu (1/2/2020).
Sejalan dengan pengumuman sebelumnya, kesepakatan itu tidak mencakup perjanjian penggantian kerugian. Para pejabat Kementerian Pertahanan negara Eropa itu mengatakan keputusan tersebut membantu Warsawa mengorting harga terakhir dari pesawat tempur generasi kelima Lockheed Martin.
September 2019 lalu, Departemen Luar Negeri AS menyetujui penjualan 32 pesawat canggih itu dengan harga USD6,5 miliar.
"Perjanjian tersebut memperkirakan pengiriman 32 pesawat multi-peran...bersama dengan paket pelatihan dan logistik," kata Kementerian Pertahanan Polandia dalam sebuah pernyataan.
Dengan pengiriman pesawat, yang dijadwalkan akan dimulai pada 2024, Polandia akan menjadi pengguna pertama F-35 di wilayah Eropa timur, serta menambah kekuatan armada pesawat tempur yang ada saat ini yakni 48 unit F-16C/D Block 52+.
Warsawa berencana untuk mengganti jet tempur Sukhoi Su-22 dan Mikoyan MiG-29 yang sudah ketinggalan zaman dengan jet generasi kelima yang baru. (Muhaimin)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon