Thailand Bentuk Kemitraan untuk Tawarkan OPV Kepada Filipina

KangUsHa 08:00
Loading...
Pembuat kapal perang Bangkok Dock dan Defense Technology Institute (DTI) dari Kementerian Pertahanan Thailand telah menandatangani perjanjian untuk bekerjasama dalam memenuhi persyaratan di Filipina untuk pengadaan kapal patroli lepas pantai (offshore patrol vessel - OPV).
Offshore Patrol Vessel DTI
Offshore Patrol Vessel DTI 
Di bawah nota perjanjian (MOA), yang mencerminkan upaya yang berkembang untuk memperluas kolaborasi industri pertahanan di seluruh Asia Tenggara, kemitraan Thailand tersebut mengincar posisi untuk kebutuhan Angkatan Laut Filipina (PN) dengan menawarkan versi modifikasi dari OPV 90 m yang dibangun Bangkok Dock untuk Angkatan Laut Kerajaan Thailand (RTN).
Kapal ini didasarkan pada OPV 90 m kelas River milik BAE Systems, desain yang diperoleh RTN dari grup pertahanan yang bermarkas di Inggris itu pada tahun 2009.
Menurut pernyataannya, MOA Bangkok Dock-DTI akan mendukung implementasi proyek OPV dengan PN yang bertindak sebagai administrator proyek. MOA ditandatangani di Bangkok pada Januari oleh Air Chief Marshal Preecha Pradabmook, Direktur Jenderal DTI, dan Rear Admiral Ake Sarasas, Direktur Pelaksana Bangkok Dock.
Dengan pekerjaan yang dilakukan di Dermaga RTN Mahidol Adulyadej di Sattahip, Dermaga Bangkok meresmikan OPV 90 m pertama untuk RTN pada 2013, dan yang kedua diluncurkan pada September 2019. Kontrak untuk membangun kapal tambahan untuk RTN diharapkan dalam beberapa tahun ke depan. Versi OPV kelas River juga digunakan oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris dan Angkatan Laut Brasil.
Angkatan Laut Filipina (PN) telah menguraikan persyaratan untuk pengadaan enam OPV, dan pesanan tambahan dapat dilakukan berikutnya. Pengadaan OPV tersebut telah disetujui oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Juni 2018, dengan anggaran sekitar PHP30 miliar (USD577 juta).
Untuk memenuhi persyaratan PN, Bangkok Dock dan DTI menawarkan desain OPV mirip dengan kapal yang diakuisisi oleh RTN.(Angga Saja-TSM)
Sumber :  janes.com
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon