Kendaraan Tempur Infanteri Baru Ukraina Selesaikan Uji Coba Tahap Awal

KangUsHa 07:04
Loading...
radarmiliter.com - Kendaraan tempur infanteri Otaman 6×6 baru Ukraina, yang dikembangkan oleh perusahaan swasta RPA "Practika", menyelesaikan salah satu tahap awal uji coba, menurut media Defense Express.
Ranpur Otaman 6×6 Ukraina
Ranpur Otaman 6×6 Ukraina 
Majalah militer Defense Express yang berkedudukan di Kiev melaporkan bahwa Otaman 6 × 6 merupakan pengembangan yang sama sekali baru yang menggabungkan tren terbaru dalam kendaraan lapis baja, yaitu peningkatan perlindungan lapis baja, ketersediaan perindungan terhadap ranjau, kapasitas muat cadangan yang besar (untuk memasang tambahan armor komposit dan alat berat, seperti modul tempur), modularitas, pengunaan maksimum tingkat digitalisasi.
Kendaraan tempur infanteri baru tersebut dikembangkan oleh Practika untuk Angkatan Bersenjata Ukraina, khususnya untuk Marinir Ukraina, sesuai dengan keputusan bersama Kementerian Pertahanan Ukraina.
Kendaraan amfibi tersebut dapat berjalan pada kecepatan dijalan raya maksimum 110 km/jam dengan jarak jelajah maksimum 800 km dan dapat membawa 10 awak termasuk komandan, pengemudi dan delapan tentara.
Kendaraan ini adalah kendaraan modular multi-wheel configurable dengan tingkat perlindungan balistik dan perlindungan ranjau yang tinggi karena hull baja monocoque dengan tingkat kekerasan yang tinggi.
Otaman memiliki berat kotor 23.000 kg. Volume internal yang luas dibuat dengan menempatkan mesin di bagian depan kendaraan. Tata letak internal ini dapat digunakan secara ergonomis dan efisien.
Kendaraan baru ini menyediakan perlindungan yang tinggi terhadap ranjau (STANAG 4569) dan perlindungan balistik (STANAG level 2 hingga STANAG level 4 dengan modul armor baru) karena hull baja monocoque. Hull juga sepenuhnya terlindungi dari ancaman senjata biologi dan kimia. Tempat duduk semua personil merupakan kursi anti-ranjau. Ground clearance kendaraan sebesar 453mm melindungi awak dari ranjau.(Angga Saja-TSM)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon