Kendaraan Tempur Infanteri UEA Al-Jasoor Rabdan

KangUsHa 03:59
Loading...
radarmiliter.com - Kendaraan tempur infanteri (IFV) 8x8 Rabdan diproduksi oleh Al-Jasoor UEA, dan kini telah masuk kedinasan angkatan bersenjata Uni Emirat Arab. Selama demonstrasi live untuk upacara pembukaan IDEX 2019 lalu di Abu Dhabi, Rabdan diperlihatkan untuk pertama kalinya kepada publik, dilengkapi dengan turret BMP-3 buatan Rusia. Penampilan terbaru kendaraan tersebut adalah pada latihan bersama UEA dan Amerika Serikat, "Native Fury 20" yang baru lalu.
IFV 8x8 Rabdan
IFV 8x8 Rabdan 
Pada tahun 2016, perusahaan patungan Otokar Land Systems Turki dan Al-Jasoor UEA menandatangani kontrak untuk melengkapi Angkatan Bersenjata UEA dengan IFV Abadan. Bertahun-tahun sebelumnya, angkatan bersenjata UEA telah mengajukanpermintaan untuk kendaraan tempur baru untuk menggantikan BMP-3 dengan kendaraan lapis baja 8x8 yang lebih mobile. UEA adalah pengguna internasional terbesar BMP-3, antara tahun 1992 dan 2000, sekitar 600 BMP-3 dikirimkan ke UEA.
Menurut spesifikasi pertama yang dikeluarkan oleh Al-Jasoor Heavy Vehicle Industries, Rabdan memiliki kapasitas untuk membawa total 12 personel militer, termasuk pengemudi dan komandan dan juru tembak. Berat kotor kendaraan bevariasi dari 28.000 kg hingga 30.000 kg. Panjang kendaraan 8 m, lebar 3,25 m dan tinggi 2,3 m. Kendaraan ditenagai dengan mesin diesel Caterpillar 12,5 liter dengan daya 600 hp dengan transmisi otomatis Allison 4500 dengan 6 gear maju dan 1 mundur. Kendaraan dapat mencapai kecepatan 105 km/jam dengan jangkauan jelajah maksimum 700 km.
Rabdan memberikan perlindungan balistik hingga STANAG Level 4 dan perlindungan ranjau hingga STANAG Level 4a/b. Kendaraan ini sepenuhnya berkemampuan amfibi; dapat mencapai kecepatan 10 km/jam di atas air berkat dua propeler yang dipasang di bawah hull belakang.
Turret dua orang BMP-3 dipersenjatai dengan meriam/peluncur rudal semi-otomatis 100mm 2A70, yang distabilkan dalam dua axis dan dapat menembakkan peluru 3UOF HE-FRAG atau rudal anti-tank 3UBK10. Persenjataan sekunder termasuk meriam koaksial 2A72 30mm dan senapan mesin koaksial 7,62mm.(Angga Saja-TSM)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon