Len Industri dan Thales akan Modernisasi KRI Usman Harun

KangUsHa 19:00
Loading...
radarmiliter.com - Pada 10 Maret di Jakarta, Len Industri dan Thales menandatangani kontrak untuk modernisasi lengkap sistem misi multi-role light frigate KRI Usman-Harun, disaksikan oleh Raja Belanda Willem Alexander dan Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto.
KRI Usman Harun - 359
KRI Usman Harun - 359 
Thales telah menjadi mitra utama TNI-AL selama empat puluh tahun terakhir, sebagai pemasok sistem tempur yang ditunjuk untuk semua kapal perang yang beroperasi. Selain itu, Thales memiliki hubungan lama dengan Len Industri, yang merupakan integrator sistem untuk program Mid Life Modernization (MLM) KRI Usman-Harun.
Fregat KRI Usman-Harun telah berumur lebih dari 15 tahun. Membangun kolaborasi panjang yang dimiliki Thales dengan TNI-AL, kontrak akan mencakup kegiatan Len Industri dan Thales menginstal TACTICOS Combat Management System, radar pengawasan udara dan permukaan SMART-S Mk2, radar STIR EO Mk2 dan EO fire control system dan Vigile Mk2 tactical multi-purpose R-ESM system. Sistem ini saat ini juga dipasang pada frigat kelas Raden Eddy Martadinata baru milik TNI-AL, memungkinkan konsistensi dalam operasi untuk TNI-AL, dan memastikan bahwa armada TNI-AL tetap menjadi salah satu yang tercanggih di kawasan ini.
Program modernisasi adalah cara yang hemat biaya untuk memperpanjang siklus hidup setiap armada laut dan meningkatkan sistem misi penting untuk memastikan bahwa perkembangan terbaru dalam manajemen tempur dan sensor terpasang untuk kinerja yang optimal. Pembaruan untuk KRI Usman-Harun ini diharapkan akan selesai pada akhir tahun 2023, dan akan sangat memperpanjang umur kapal fregat tersebut.
Thales telah membangun kepercayaan yang kuat dalam modernisasi angkatan laut di seluruh dunia. Di Indonesia, Thales telah memasok dan mengintegrasikan elektronik tempur laut untuk empat korvet kelas Sigma dan juga pemasok dan integrator sistem misi laut untuk program frigat Raden Eddy Martadinata Indonesia saat ini.
Sejalan dengan visi Indonesia untuk membangun kemampuan dalam negeri di sektor pertahanan, Thales telah bekerja sama dengan Len Industri selama dekade terakhir, termasuk menandatangani Nota Kesepahaman dan penelitian dan transfer teknologi sistem manajemen tempur laut. Modernisasi KRI Usman-Harun adalah modernisasi misi besar pertama Len Industri dan merupakan program integrasi sistem misi pertamanya.
“Kontrak ini menegaskan hubungan yang sangat baik antara Republik Indonesia, Len Industri dan Thales. Program ini akan sangat berkontribusi pada kemandirian industri pertahanan Indonesia dan meletakkan dasar yang kuat untuk kontrak kelautan di masa depan, baik untuk pembangunan kapal baru maupun modernisasi." kata Erik-Jan Raatgerink, Country Director Thales di Indonesia.(Angga Saja-TSM)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon