Presiden Turki Sebut Sikap Amerika Serikat Melunak Soal Rudal Patriot

KangUsHa 09:00
Loading...
radarmiliter.com - Presiden Turki Recep Tayyep Erdogan mengatakan sikap Amerika Serikat (AS) telah melunak terkait potensi penjualan sistem pertahanan rudal Patriot. Ia menambahkan bahwa Washington telah meminta Ankara untuk menjamin tidak akan mengaktifkan sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia.
Sistem Pertahanan Udara Patriot
Sistem Pertahanan Udara Patriot 
AS mengatakan Turki tidak dapat memiliki S-400 dan Patriot. Namun, setelah eskalasi pertempuran di Idlib Suriah barat laut tahun ini, Ankara meminta Washington untuk menyebar sistem rudal Patriot di perbatasannya dengan Suriah untuk perlindungan.
Washington mengatakan pihaknya bersedia memberikan amunisi ke Turki untuk operasi militernya Idlib dan sedang mengevaluasi permintaan Turki untuk sistem rudal Patriot "dalam konteks masalah S-400".
"Kami membuat penawaran ini ke Amerika Serikat dengan Patriot: Jika Anda akan memberi kami Patriot, maka lakukanlah. Kami juga dapat membeli Patriot dari Anda," kata Erdogan kepada wartawan dalam penerbangan kembali dari Brussel.
"Mereka juga melunak secara signifikan pada masalah S-400 ini. Mereka sekarang pada titik 'berjanji kepada kami Anda tidak akan membuat S-400 beroperasional'," tambahnya seperti dikutip dari Arab News, Selasa (10/3/2020).
Dua negara sekutu dalam NATO, Turki dan AS, terlibat perselisihan terkait pembelian sistem rudal S-400 buatan Rusia tahun lalu. Washington menilai sistem rudal tersebut tidak sesuai dengan sistem pertahanan NATO dan akan membahayakan jet tempur siluman F-35 yang tengah dikembangkan oleh AS. Turki sendiri ikut terlibat dalam pengembangan ini dan dijadwalkan akan mendapatkannya. (Berlianto)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon