China Perbanyak Jumlah Pasukan Robot Untuk Misi Berat dan Berbahaya

KangUsHa 16:55
Loading...
radarmiliter.com - China terus menambah jumlah pasukan robot mereka, dengan tambahan terbaru sebuah robot kecil yang dilengkapi dengan senapan mesin. Para pakar meyakini kalau robot akan membebaskan tentara manusia dari pekerjaan fisik yang berat dan berbahaya.
"Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) memiliki robot darat kecil, yang dapat melintasi medan yang rumit, secara akurat mengamati situasi medan perang dan memberikan daya tembak yang ganas," kata Komando Teater Timur PLA, seperti dilansir Sputnik.
Pasukan Robot
Pasukan Robot 
Media China, CCTV melaporkan, bahwa robot setinggi paha itu terlihat seperti kendaraan penyerang kecil. Robot berjalan di trek yang mirip dengan tank, memungkinkannya beradaptasi dengan medan yang rumit dalam pertempuran lapangan terbuka, bergerak cepat, dan naik tangga.
"Dilengkapi dengan senapan mesin dan peralatan observasi dan deteksi, termasuk perangkat night vision, robot dapat menggantikan seorang prajurit manusia dalam misi pengintaian berbahaya. Hasil latihan target menunjukkan robot memiliki akurasi yang dapat diterima, dan penggunaan senjata masih membutuhkan kontrol manusia," bunyi laporan CCTV.
"Prajurit robot baru yang bergabung dengan militer China secara bertahap menjadi norma," sambung laporan tersebut.
CCTV mengabarkan bahwa PLA Rocket Force menerima robot besar seperti crane yang dapat digunakan dalam mengangkat dan memuat rudal ke peluncur erektort, memungkinkan lebih banyak rudal diluncurkan dari peluncur yang sama dalam waktu singkat.
Menurut para pakar, sistem tanpa awak secara bertahap akan membebaskan prajurit manusia dari pekerjaan fisik yang berat dan bahaya ekstrem, serta membiarkan mereka fokus pada pengambilan keputusan pertempuran dan melakukan gerakan teknis dan taktis.
Robot-robot tempur, menurut para pakar, mungkin menarik lebih banyak perhatian publik. Tetapi, robot-robot pendukung seperti yang digunakan oleh Rocket Force juga penting bagi kemampuan tempur militer secara keseluruhan.(Victor Maulana)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon