Sistem Rudal Hanud Cheongung KM-SAM Diserahkan ke AD Korsel

KangUsHa 21:14
Loading...
radarmiliter.com - Sistem rudal pertahanan udara Korea Selatan yang dikembangkan secara lokal Cheongung, atau yang juga disebut KM-SAM telah selesai diserahkan ke Angkatan Darat Korea Selatan, kata badan pengadaan senjata Korea Selatan pada hari Selasa, 28 April 2020. Dijuluki "Patriot Korea," sistem tersebut memiliki telah digunakan sejak 2015, setelah Badan Pengembangan Pertahanan Korea Selatan (ADD) menyelesaikan pengembangannya pada 2011, kata Badan Program Akuisisi Pertahanan Korea Selatan (DAPA).
Sistem Rudal Hanud Cheongung KM-SAM
Sistem Rudal Hanud Cheongung KM-SAM 
Cheongung yang juga dinamai Cheolmae-2 atau KM-SAM adalah sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) Korea Selatan yang dikembangkan oleh Badan Pengembangan Pertahanan Korea Selatan (ADD) dengan dukungan teknis dari perusahaan Almaz-Antey dan Fakel dari Rusia, berdasarkan teknologi dari rudal 9M96 buatan Rusia yang digunakan dengan sistem pertahanan udara S-350E dan S-400.
Pada bulan April 2017, diumumkan bahwa semua pengujian dan evaluasi KM-SAM telah selesai. Pada Juni 2017 Korea Selatan mengumumkan awal produksi massal varian Cheongung Block-2 untuk lebih baik dalam menghadapi ancaman rudal Korea Utara yang semakin meningkat. Rudal Block-2, yang pengiriman yang sedang berlangsung, adalah interseptor rudal hit-to-kill (HTK) yang dirancang untuk menghancurkan sasaran rudal balistik yang datang pada ketinggian sekitar 20 km. Pada November 2017, Korea Selatan telah melakukan latihan live-fire pertama dengan sistem rudal pertahanan udara Cheongung buatan lokal. Dua rudal ditembakkan yang secara akurat mengenai sasaran pada jarak 40 km.
Rudal diluncurkan secara cold-launch memiliki panjang 4,6 m, yang masing-masing harganya sekitar KRW1,5 miliar (USD1,2 juta), mampu mencapai kecepatan tertinggi Mach 4,5 dan ketinggian antara 15 dan 20 km.
Baterai lengkap terdiri dari hingga enam unit transporter erector launchers (TELs) 8-sel, sebuah radar 3D X-band multi-function phased array passive electronically scanned array (PESA), yang didasarkan pada radar yang digunakan pada sistem S-400 Rusia, dan sebuah kendaraan kendali fire command. Radar beroperasi pada x-band dan berputar pada kecepatan 40 rpm, yang mencakup elevasi hingga 80 derajat. Radar dapat mendeteksi sasaran dalam jarak 100 km dan melacak hingga 40 sasaran secara bersamaan. Sistem Cheongung SAM dimaksudkan untuk menggantikan sistem MIM-23 HAWK SAM Korea Selatan yang telah menua, yang secara lokal disebut sebagai Cheolmae.
KM-SAM dapat menghancurkan hingga enam sasaran secara bersamaan, dan rudal memiliki kemampuan perang anti-elektronik untuk tetap berfungsi meskipun mengalami jamming dari pihak lawan. Rudal dapat mencegat sasaran hingga ketinggian lebih dari 15 km (49.000 kaki) pada jarak 40 km (25 mil).(Angga Saja-TSM)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon