Pembangunan Prototipe Bomber Strategis PAK DA Telah Dimulai

KangUsHa 04:34
Loading...
radarmiliter.com - Rusia telah memulai pembangunan prototipe PAK DA pertama, pembom strategis jarak jauh baru Angkatan Dirgantara Rusia.
"Rusia telah memulai pembangunan pembom stealth strategis pertamanya dalam program Perspective Aviation Complex for Long-Range Aviation (Perspektivnyi Aviatsionnyi Kompleks Aal'ney Aviatsii - PAK DA)," kata narasumber dalam industri tersebut sebagaimana dikutip oleh TASS pada tanggal 26 Mei.
Ilustrasi
Ilustrasi 
"United Aircraft Corporation (UAC) akan bertanggung jawab atas produksi elemen badan pesawat. Pengembangan dokumentasi desain kerja selesai, pengiriman bahan telah dimulai," tambah narasumber itu.
Sumber kedua mengatakan kepada TASS bahwa pembangunan kokpit pesawat sudah berlangsung. "Perakitan akhir seluruh mesin akan selesai pada 2021," katanya.
Draft proyek pesawat telah disetujui pada Desember tahun lalu. Biro Desain Tupolev mulai mengembangkan dokumentasi desain kerja, dan mulai membangun bagian dan elemen dari unit uji PAK DA.
Pada awal Februari, kementerian pertahanan Rusia mengumumkan pihaknya menandatangani kontrak dengan pengembang PAK DA untuk memulai produksi untuk kemungkinan pengiriman pada tahun 2027.
"Kementerian Pertahanan Federasi Rusia telah menandatangani semua kontrak yang diperlukan untuk memulai produksi pembom jarak jauh PAK DA. Uji penerbangan pesawat dijadwalkan pada 2027," kata Alexey Krivoruchk, ​​Deputi Menteri Pertahanan Rusia, sebagaimana oleh media Zvezda yang dikelola Kementerian Pertahanan Rusia.
"Karakteristik pesawat telah disepakati, semua dokumen kontrak yang diperlukan untuk produksi prototipe telah ditandatangani, tahap desain persiapan sedang berlangsung," kata Krivoruchko.
Seminggu kemudian, Krivorochko mengatakan prototipe mesin pesawat pembom tersebut akan dikirim untuk pengujian awal pada akhir 2020.
Pesawat PAK DA akan memiliki jangkauan operasional 12.000 km dan kecepatan subsonik. Pesawat akan memiliki kemampuan untuk tetap mengudara hingga 30 jam sambil membawa 30 ton persenjataan nuklir.(Angga Saja-TSM)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon