Tekanan Militer Amerika Serikat Terkait Sengketa LCS Membuat China Kian Agresif

KangUsHa 10:37
Loading...
radarmiliter.com - Pemerintah komunis China kemungkinan bakal menambah anggaran pertahanan 2020 di tengah bertambahnya tekanan militer Amerika Serikat terkait sengketa di Laut China Selatan.
Anggaran militer China, yang akan diumumkan pada saat pembukaan rapat parlemen pada Jumat, menjadi sorotan banyak pihak.
Ini dinilai sebagai barometer mengenai seberapa agresif China dalam meningkatkan kecanggihan dan kemampuan militernya.
Destroyer Type 055 China
Destroyer Type 055 China 
“China menetapkan anggaran militernya naik 7.5 persen pada 2019. Ini lebih tinggi dari pertumbuhan produk domestik bruto saat itu sekitar 6.1 persen,” begitu dilansir Reuters pada Senin, 18 Mei 2020.
Pada kwartal pertama 2020 ini, ekonomi China menyusut 6.8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Ini terkait munculnya wabah virus Corona di Kota Wuhan pada Desember 2019.
Meskipun wabah virus Corona merebak secara global, militer China dan AS terlihat aktif melakukan manuver di Laut China Selatan dan sekitar wilayah Taiwan.
Menurut Profesor Xie Yue, yang mengajar ilmu politik di Shanghai’s Jiao Tong University, anggaran militer akan naik.
Namun belum diketahui apakah naik lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan tahun lalu.
“Dari perspektif keamanan nasional, China perlu menunjukkan sikap kuat kepada Barat khususnya Amerika Serikat, yang telah menekan China di semua front termasuk militer,” kata dia.
Wabah virus Corona ini telah memperburuk hubungan kedua negara, yang telah memburuk sejak munculnya pemerintahan Presiden AS, Donald Trump.
Trump menuding pemerintah China berupaya menutup-nutupi wabah virus Corona sehingga menyebar ke seluruh dunia.
Dokumen kajian internal kementerian Keamanan China juga mengakui adanya gelombang anti-China akibat wabah virus Corona.
Ini bisa membalik hubungan China dan AS menjadi konflik bersenjata terbuka di Laut China Selatan.
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon