Enam S-70i Black Hawk Pertama AU Filipina akan Dikirimkan Tahun Ini - Radar Militer

19 Juni 2020

Enam S-70i Black Hawk Pertama AU Filipina akan Dikirimkan Tahun Ini

radarmiliter.com - Duta Besar Republik Polandia untuk Filipina Jarosław Szczepankiewicz telah mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di Business Mirror 10 Juni lalu bahwa enam dari 16 helikopter S-70i Black Hawk yang dipesan untuk Angkatan Udara Filipina (PAF) akan tiba sebelum tahun ini berakhir.
“Pembelian 16 helikopter combat-utility S-70i yang diproduksi oleh Polish Aviation Works-Mielec (PZL-Mielec) adalah contoh kerja sama yang sangat baik antara kedua negara,” kata Duta Besar Szczepankiewicz.
 S-70i Black Hawk
 S-70i Black Hawk  
"Pada akhir 2020, PZL-Mielec akan menyerahkan enam unit pertama helikopter Black-Hawk S-70i ke AU Filipina berdasarkan kontrak yang ditandatangani pada 2019," tambahnya.
Menteri Pertahanan Nasional Filipina Delfin Lorenzana mengatakan kepada Senat pada Januari 2019 bahwa meskipun dibuat di Polandia, helikopter Black Hawk S-70i akan disertifikasi oleh Lockheed Martin Sikorsky yang berpusat di Amerika Serikat.
"Pelatihan pilot Filipina akan dilakukan di Florida," kata Menteri Lorenzana. "Jadi, semua manual dan semua [dokumen] akan berbahasa Inggris."
Polandia menawarkan varian bersenjata helikopter S-70i Black Hawk ke Angkatan Udara Filipina.
“Versi S-70i yang dipersenjatai sesuai dengan kebutuhan AU Filipina yang dinyatakan dalam programnya,” kata Duta Besar Jarosław Szczepankiewicz.
“Kesamaan antara Black Hawk yang bersenjata dan 16 S-70 yang sudah dikontrak untuk program helikopter tempur AU Filipina akan semakin meningkatkan efisiensi biaya yang berkelanjutan antara kedua armada. S-70i bersenjata sudah bertugas di tiga negara: Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan Kolombia,” kata duta besar Polandia.
Szczepankiewicz menjelaskan bahwa selain sesuai dengan anggaran akuisisi AU Filipina, Black Hawk S-70i bersenjata memiliki biaya terbang dan pemeliharaan yang rendah untuk sesi pelatihan, suku cadang dan dukungan darat, serta kesiapan terbangnya yang tinggi.
"PZL-Mielec dapat memenuhi jadwal AU FIlipina dengan pengiriman Black Hawk Bersenjata pertama dalam initial operating capability pada Juni 2022, dengan sisa pesawat dan full operating capability dalam 2023," tambahnya.
"Selain itu, draft nota kesepahaman yang mencakup perjanjian pelaksanaan Kerjasama Pertahanan antara Kementerian Pertahanan Nasional Polandia dan Departemen Pertahanan Nasional Filipina sedang difinalisasi dan harus segera ditandatangani oleh kedua belah pihak," kata Szczepankiewicz.(Angga Saja-TSM)
Sumber : mintfo.com

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb