Inilah Dua Kapal Perang Perusak Kawal Rudal (PKR) 10514 Martadinata Class Milik TNI AL

KangUsHa 21:30
Loading...
radarmiliter.com - Menjalin kerjasama dengan Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) Belanda, PT PAL Indonesia mampu menghasilkan kapal perang cukup canggih guna menjaga kedaulatan laut Indonesia.
Kapal perang dalam kelas Martadinata, KRI Raden Eddy Martadinata-331 dan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 merupakan kapal perang jenis light frigate PKR 10514 SIGMA (ship integrated geometrical modularity approach) atau dapat disebut sebagai kapal PKR-2 (Perusak Kawal Rudal 10514).
Martadinata Class Milik TNI AL
Martadinata Class Milik TNI AL 
Kedua KRI ini merupakan kapal perang canggih yang dimiliki TNI AL saat ini. Karena telah dilengkapi dengan sistem senjata anti-serangan udara vertical launching system (VLS). Kapal ini dapat melaju hingga mencapai kecepatan 28 knot.
Kapal perag KRI yang dalam kelas Martadinata memang didesain untuk menjalankan berbagai misi tempur. Seperti peperangan anti-kapal permukaan, perang-anti kapal selam, perang anti-serangan udara, perang anti-kapal selam serta perang elektronika.
KRI Raden Eddy Martadinata-331 dan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 juga dilengkapi dengan meriam utama OTO Melara 76mm Super Rapid Gun dan rudal Exocet MM40 Block 3 yang jarak jangkaunya bisa mencapai 180 - 200 kilometer.
Ada juga rudal anti-serangan udara VL Mica yang dirancang efektif dan dapat menyergap sasaran sejauh 20 - 25 kilometer dengan ketinggian 9144 meter. Kemudian dilengkapi pula dengan radar Terma yang mampu mengacaukan sensor radar musuh, hingga mengecoh frekuensi radio yang digunakan rudal permukaan.
Lalu ada pula torpedo A 244S, torpedo jenis ringan ini juga melengkapi persenjataan kedua KRI. Torpedo ini mempunyai kemampuan khusus untuk mengincar sasaran di perairan dangkal baik kapal selam musuh maupun kapal permukaan dan meriam close in weapon system (CIWS) Millenium 35mm buatan Oerlikon untuk menangkis serangan udara serta ancaman permukaan jarak dekat. (Febrika Indirawati)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon