Kongres AS Larang Investasi Industri Senjata Militer di China - Radar Militer

02 Juni 2020

Kongres AS Larang Investasi Industri Senjata Militer di China

radarmiliter.com - Sekelompok anggota Kongres dari Partai Republik Amerika Serikat (AS) menyusun draf rancangan pekan ini untuk melarang perusahaan dan warga berinvestasi di perusahaan senjata asing yang terkait dengan militer China.
Ini merupakan langkah baru Amerika Serikat untuk meredam pendanaan untuk perusahaan berbasis di China.
MRAP Kaijia Buatan Norinco
MRAP Kaijia Buatan Norinco 
Anggota DPR AS, Mike Gallagher, Jim Banks, dan Doug LaMalfa, berencana mengajukan draf legislasi ini.
Salah satu ketentuan dari legislasi ini adalah mewajibkan Menteri Keuangan Steve Mnuchin menyerahkan laporan ke Kongres berisi daftar perusahaan senjata asing.
Laporan termasuk mengenai kontrak besar, hubungan, dan dukungan dari militer China. China memiliki sejumlah BUMN senjata terkenal salah satunya Norinco.
Enam bulan setelah laporan itu diserahkan, semua perusahaan Amerika Serikat dan warga harus menjual kepemilikan saham dari perusahaan-perusahaan senjata asing itu.
Mereka akan dilarang untuk membuat investasi baru di perusahaan senjata terkait.
“Kongres juga meminta para pembayar pajak untuk membantu penguatan militer kita sehingga bisa berkompetisi dengan China,” kata Banks.
Menurut dia, saat ini sejumlah perusahaan investasi besar AS justru menggelontorkan dolar AS ke industri militer di China.
“Kita harus mengakhiri kondisi ini dan menghentikan dana dan kebangkitan pimpinan musuh global kita,” kata dia.
Seperti dilansir Channel News Asia, hubungan AS dan China terus memburuk belakangan ini dan mengarah ke Perang Dingin.
AS baru saja mencopot status khusus Hong Kong sebagai protes atas penerapan undang-undang keamanan negara buatan Beijing di wilayah semiotonomi itu.
AS dan China juga berkonflik terkait dukungan senjata canggih militer bagi Taiwan untuk memodernisasi kekuatan perang negara pulau itu, yang menghadapi ancaman Beijing.
AS dan China juga berkonflik mengenai wabah virus Corona atau Covid-19.
Presiden Amerika, Donald Trump, dan Menlu Mike Pompeo, menuding wabah virus Corona, yang menyebar di seluruh dunia berasal dari laboratorium di Kota Wuhan, China, yang merupakan episentrum awal.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb