Kontrak Pengadaan Baja Program Frigat Kelas Hunter Australia Ditandatangani

KangUsHa 07:04
Loading...
radarmiliter.com - Perusahaan Australia BlueScope Steel AIS telah menandatangani kontrak dengan ASC Pty Ltd Shipbuilding, anak perusahaan BAE Systems Australia, untuk program Frigate kelas Hunter.
Di bawah kontrak senilai $ 2,6 juta, BlueScope akan memasok lebih dari 1500 ton pelat baja yang akan digunakan untuk membangun lima blok kapal dalam fase prototyping program tersebut. Blok-blok itu kemudian akan digunakan untuk menguji proses, sistem, alat, dan fasilitas sebelum pembangunan kapal pertama dari sembilan kapal fregat dimulai pada akhir 2022.
Frigat Kelas Hunter Australia
Frigat Kelas Hunter Australia 
Ini adalah kontrak yang pertama dari sejumlah kontrak yang akan diberikan ASC Shipbuilding kepada kalangan bisnis Australia menjelang fase prototyping program Hunter dan merupakan realisasi dari komitmen perusahaan untuk menggunakan baja Australia untuk Program Frigate Kelas Hunter senilai $ 35 miliar. Selama pembuatan prototipe, lima 'kapal' representatif akan dibangun di galangan kapal kelas dunia Osborne Naval Shipyard di Australia Selatan. Selama fase ini, proses, sistem, alat, fasilitas, dan kompetensi tenaga kerja akan diuji dan disempurnakan secara ekstensif sebelum pembangunan frigat pertama dimulai pada tahun 2022.
ASC Shipbuilding akan merancang dan membangun sembilan kapal kelas Hunter, yang akan menjadi salah satu frigat anti-kapal selam (anti-submarine warfare) paling canggih di dunia, untuk Angkatan laut Australia (Royal Australian Navy). Kelas Hunter akan mulai memasuki kedinasan pada akhir tahun 2020-an menggantikan delapan frigat Kelas Anzac, yang telah beroperasi sejak tahun 1996.
FFG Kelas Hunter akan dibangun di Australia oleh ASC Shipbuilding di Osborne Naval Shipyard di Australia Selatan, berdasarkan desain Global Combat Ship dari BAE System (juga dipilih untuk Type 26 Kelas City Angkatan Laut Inggris dan Canadian Surface Combatant atau CSC untuk Angkatan Laut Kanada).
Menurut pihak Angkatan Laut Australia, Kelas Hunter akan memberi Angkatan Pertahanan Australia tingkat mematikan dan deterens tertinggi yang dibutuhkan kapal-kapal kombatan permukaan utama Australia dalam masa-masa ketidakpastian global. Kapal tersebut akan memiliki kemampuan untuk melakukan berbagai misi secara mandiri, atau sebagai bagian dari task group, dengan jangkauan dan daya tahan yang cukup untuk beroperasi secara efektif di seluruh wilayah. Frigat itu juga akan memiliki fleksibilitas untuk mendukung peran non-perang seperti bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana.
Dengan menggabungkan CEA Phased-Array Radar yang dikembangkan oleh Australia dan sistem manajemen tempur Aegis Angkatan Laut AS, dengan interface buatan Australia yang dikembangkan oleh Saab Australia, Kelas Hunter akan menjadi salah satu kapal perang paling kuat di dunia.(Angga Saja-TSM)
Spesifikasi Frigat kelas Hunter :
  • Tipe : Frigate, Guided Missile (FFG)
  • Peran : Perang Anti-kapal selam, Pertahanan Udara, Perang Permukaan, Pengintaian & Intelijen, Interdiksi, Bantuan Kemanusiaan dan Bantuan Bencana
  • Pembuat : BAE Systems / ASC Shipbuilding
  • Displacement : 8.800 ton (muatan penuh)
  • Panjang : 149,9 meter
  • Lebar : 20,8 meter
  • Penggerak : Combined Diesel Electric or Gas (CODLOG)
  • Kecepatan L 27+ knot (kecepatan tertinggi)
  • Jangkauan : >7000 mil laut(13.000 km) dengan penggerak motor listrik

Persenjataan:
  • 1 x meriam 5-inch Mark 45 Mod 4
  • VLS Mark 41 yang mampu menmbakkan rudal ROM-66 Standard 2 dan RIM-162 ESSM
  • 2 x 4 kanister rudal anti kapal
  • 2 x CIWS Phalanx
  • 2 x kanon 30 mm
  • Torpedo MU90
  • Pesawat udara : 1 x helikopter MH-60 R
  • Flight deck dapat menmfasilitsi helikopter Chinook

Sumber : TSM
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon