Serbia Pamerkan Peluncur Roket-Rudal Multi Kaliber Modular LRSVM M18

KangUsHa 15:53
Loading...
radarmiliter.com  - Dalam demonstrasi live firing yang diadakan pada 18 Juni 2020, Angkatan Darat Serbia memamerkan LRSVM M18 barunya (Lanser Raketa Samohodni Višecevni Modularni - Multi-Kaliber Modular Self-Propelled Rocket Launcher) sistem peluncur roket/rodal multi-kaliber yang mampu menembakkan roket konvensional serta rudal anti-tank ALAS dan rudal permukaan-ke-permukaan Košava 1 dan 2 dengan menggunakan kontainer rudal ALAS.
Menurut informasi dari Perusahaan Pertahanan Serbia Yugoimport, LRSVM M18 dapat juga dilengkapi dengan pod peluncur roket multi-kaliber Morava dan pod peluncur roket M18 Oganj 122mm.
Peluncur Roket-Rudal Multi Kaliber Modular LRSVM M18
Peluncur Roket-Rudal Multi Kaliber Modular LRSVM M18 
LRSVM M18 dibuat berdasarkan pada sasis truk militer FAP 2026 6x6, dengan kabin awak berlapis baja baru yang dikembangkan oleh Zastava yang menawarkan perlindungan terhadap tembakan senjata ringan hingga kaliber 12,7mm dan serpihan pecahan artileri. Kabin awak dapat menampung empat personel militer. Ada dua jendela anti peluru kecil di bagian depan dan dua pintu di setiap sisi dengan satu jendela anti peluru kecil di bagian atasnya. Untuk perlindungan diri, atap kabin awak dilengkapi dengan turret terbuka yang dipersenjatai dengan senapan mesin berat 12,7mm.
Bagian belakang truk dilengkapi dengan peluncur yang dipasang pada turntable yang dioperasikan dengan tenaga listrik yang dapat berputar 360°. Berbagai jenis kontainer dapat digunakan untuk menembakkan roket Oganj 50 km, roket Kosava 1 dan Kosava 2, dan rudal anti-tank ALAS. Oganj yang baru juga dapat menggunakan kontainer roket 107mm/122mm/128mm dari Morava MLRS (Multiple Launch Rocket System).
LRSVM M18 dilengkapi dengan sistem pembidik generasi terbaru termasuk INS, GPS, dan weapon control system. Unit komando baru dipasang pada kendaraan untuk kontrol digital dari servos analog yang ada.
Košava adalah sistem rudal multiguna jarak jauh buatan Serbia berdasarkan versi roket Oganj yang ditingkatkan. Rudal itu dikembangkan terutama untuk digunakan melawan tank, kendaraan lapis baja, kubu pertahanan, pos komando, helikopter yang terbang rendah, kapal pantai, fasilitas industri, dan jembatan dengan jarak tembak maksimum 50 km.
ALAS (Advanced Light Attack System, Serbia) adalah sistem peluru kendali jarak jauh serba guna buatan Serbia yang dikembangkan oleh perusahaan swasta EdePro, sebuah subdivisi dari perusahaan BUMN Serbia Yugoimport SDPR. Sistem panduan didasarkan pada teknologi video/inframerah, dengan rudal terhubung ke peluncur dengan kabel serat optik. ALAS terbang di ketinggian rendah dan memiliki jejak radar dan inframerah (panas) yang rendah karena menggunakan motor turbofan bukan turbojet. Rudal ini mampu menghancurkan sasaran darat dengan jarak tembak 25 hingga 60 km.(Angga Saja-TSM)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon