India akan Beli Enam Pesawat P-8I Poseidon Tambahan

KangUsHa 19:01
Loading...
radarmiliter.com - India sedang mempertimbangkan pembelian enam pesawat patroli maritim P-8I Poseidon tambahan dari Amerika Serikat senilai $ 1,8 miliar.
“Letter of Request untuk enam P-8I tambahan senilai $ 1,8 miliar kini telah disampaikan ke Amerika Serikat untuk kesepakatan government-to-government di bawah skema program foreign military sales Pentagon. AS akan segera mengirim Letter of Acceptance setelah persetujuan kongres. Kontrak akan ditandatangani pada awal tahun depan,” kata narasumber pertahanan India seperti dikutip Times of India pada 25 Juli.
Pesawat P-8I Poseidon
Pesawat P-8I Poseidon  
P-8I adalah versi Poseidon P-8 Boeing yang disesuaikan untuk India. Pesawat P-8I secara khusus menggunakan beberapa perangkat buatan dalam negeri India, seperti sistem komunikasi Data Link II dan sistem IFF buatan Bharat Electronics Limited (BEL). Angkatan Laut India telah memiliki 8 pesawat P-8I yang dipersenjatai dengan sensor, rudal Harpoon Block-II, torpedo ringan Mk 54, roket, dan depth charge (bom laut) untuk mendeteksi dan menghancurkan kapal selam musuh. Kesepakatan 8 pesawat pertama tersebut senilai $ 2,1 miliar, ditandatangani pada Januari 2009. Pada Juli 2016 India menandatangani kontrak empat pesawat P-8I tambahan senilai $ 1,1 miliar yang dijadwalkan akan dikirimkan ke Angkatan Laut India pada 2021-2022. Bila semua pesanan P-8I India telah datang, India akan memiliki total 18 pesawat P-8I Poseideon.
Pada pertengahan April lalu, Departemen Luar Negeri AS menyetujui permintaan India $ 155 juta untuk membeli rudal anti-kapal luncur pesawat Harpoon Block II dan torpedo ringan Mk 54 untuk mempersenjatai pesawat Poseidon milik Angkatan Laut India. Pesawat P-8I dirancang untuk perang anti-kapal selam jarak jauh; perang anti kapal permukaan; dan misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian. Pesawat itu juga mampu melakukan misi maritim di area luas, operasi pesisir pantai, misi kemanusiaan dan search and rescue.(Angga Saja-TSM)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon